Refany, Nazwa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Relasi Elite Politik dan Konstituen dalam Pemilihan Kepala Desa di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara Aritonang, Angel; Purba, Natalia; Refany, Nazwa; Damanik, Putri Yohana; Panggabean, Rahel Smith; Ujung , Urrohmawati; Siregar, Yolanda Ester; Ivanna, Julia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji keterkaitan antara elite politik di tingkat lokal dan masyarakat yang memilih dalam pemilihan kepala desa di Desa sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif melalui wawancara, penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor utama yang mempengaruhi keputusan warga mencakup kepedulian sosial dari calon, janji-janji politik, dukungan ekonomi, serta peran tokoh masyarakat. Praktik Patronase dan Klientelisme masih menunjukkan kekuatan sehingga aktivitas politik lebih bersifat transaksi dan berkontribusi pada masalah akuntabilitas yang rendah, legitimasi yang terbatas, serta tingkat partisipasi politik yang belum maksimal. Meskipun demikian, modal sosial yang dimiliki oleh masyarakat desa dapat menjadi suatu aset untuk memperkuat demokrasi jika dikelola dengan cara yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya Pendidikan politik, pengawasan yang efektif, serta partisipasi masyarakat yang kritis untuk mendorong terbentuknya pemerintahan desa yang demokrastis, responsif, dan mendukung kepentingan masyarakat.
PERLINDUNGAN HAK KEPERDATAAN DALAM PERKAWINAN ANAK PEREMPUAN DI BAWAH UMUR Novira, Disya; Refany, Nazwa; Br Purba, Natalia; Elza Syahri Nst, Nadiyah; Ujung, Urrohmawati; Gabriel Siahaan, Parlaungan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.50385

Abstract

Underage marriage of girls is a serious legal issue in Indonesia that affects the protection of children's civil rights. Although Law Number 16 of 2019 has set the minimum marriage age at 19 years for both men and women, the practice of child marriage remains high through marriage dispensation mechanisms, with 64,211 cases in 2020. This study aims to analyze forms of civil rights protection in underage marriage of girls from the perspective of applicable legislation in Indonesia. The research employs a qualitative approach using library research method, utilizing primary legal materials in the form of legislation and secondary legal materials including books, legal journals, and scientific articles analyzed descriptively- qualitatively. The findings identify three-layered dysfunctions in legal protection: vertical normative dysfunction between Law Number 16 of 2019 and Article 28B paragraph (2) of the 1945 Constitution; horizontal normative dysfunction between the Marriage Law and Law Number 35 of 2014 creating a legal grey zone for children aged 18-19 years; and implementative dysfunction in the form of inconsistent application of Supreme Court Regulation Number 5 of 2019 and weak inter-agency coordination. Protection of girls' civil rights, particularly the rights to maintenance (nafkah) and education, requires synergy between law enforcement, social protection, and changes in community mindset to ensure the best interests of the child.