Sirajuddin, Khusnul Khotimah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Literasi Digital Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka: Scoping Review Sirajuddin, Khusnul Khotimah; Yoenanto , Nono Hery; Andriani , Fitri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8145

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut guru memiliki literasi digital yang memadai untuk merancang pembelajaran adaptif dan memanfaatkan teknologi secara pedagogis. Namun, literasi digital guru di Indonesia masih menunjukkan variasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan faktor-faktor yang memengaruhi literasi digital guru dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka melalui pendekatan scoping review. Kajian ini mengacu pada pedoman PRISMA Extension for Scoping Reviews (PRISMA-ScR) dengan penelusuran literatur pada basis data Google Scholar, Garuda, dan SINTA terhadap artikel jurnal ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2021-2025. Sebanyak 11 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi literasi digital guru dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori utama, yaitu faktor individu, faktor organisasi sekolah, dan faktor sistem pendidikan. Faktor individu meliputi pengalaman profesional, kompetensi digital, dan aspek psikologis guru. Faktor organisasi berkaitan dengan kepemimpinan sekolah, pengelolaan pengembangan profesional, serta dukungan sarana. Faktor sistem mencakup kebijakan Kurikulum Merdeka, ekosistem digital nasional, desain pelatihan guru, dan ketimpangan infrastruktur. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan literasi digital guru memerlukan pendekatan sistemik lintas level agar implementasi Kurikulum Merdeka berjalan efektif dan berkelanjutan.