Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Improving Digital Financial Literacy of Rural MSMEs Actors through Socialization of the Kledo Application Faizah Khaeruddin; Maya Kasmita; Andi Muhammad Rivai; Nurul Aliah; Asmaul Husnah Nasrullah
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2444

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Su'rulangi Village face challenges in financial management caused by low financial literacy and minimal use of technology. The community service program aims to improve the financial literacy of MSME actors through the use of free financial recording applications. The methods used include an initial survey; training planning and preparation; training implementation; and training evaluation. The results of the program in the long and short term show a significant increase in the understanding and use of digital financial applications, which contributes to better financial management. Although there are obstacles such as limited internet access and changes in habits, development opportunities through regular mentoring and improving internet infrastructure are identified as important steps for the sustainability of the program.
Program Inovasi Penerangan Jalan Kampung Berbasis Energi Surya di Desa Mattampae Kabupaten Bone Ahmad Wahidiyat Haedar; Nurul Aliah; Mohammad Junaedy Rahman; Iriandy Iriandy; Ridwan Ridwan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12628

Abstract

Keterbatasan penerangan jalan di wilayah pedesaan masih menjadi permasalahan yang berdampak pada rendahnya visibilitas, keamanan, dan aktivitas masyarakat pada malam hari. Desa Mattampae, Kabupaten Bone, menghadapi kondisi serupa akibat minimnya infrastruktur penerangan jalan. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penerangan jalan kampung melalui penerapan lampu LED berbasis energi surya (solar panel). Metode pelaksanaan dilakukan dalam tiga tahap selama tiga bulan, yaitu observasi lokasi, pemasangan lampu pada titik strategis, dan evaluasi program. Proses implementasi melibatkan partisipasi masyarakat sebagai bentuk pemberdayaan lokal. Evaluasi dilakukan menggunakan survei kuesioner terhadap 23 responden yang tinggal di sekitar lokasi pemasangan. Hasil menunjukkan bahwa program memberikan dampak positif, di mana mayoritas responden mengalami peningkatan tingkat kenyamanan dan rasa aman, serta aktivitas masyarakat pada malam hari. Sekitar 74% responden menyatakan kenyamanan tinggi, 78% merasakan peningkatan rasa aman, dan 83% mengalami peningkatan aktivitas malam. Meskipun demikian, terdapat keterbatasan pada distribusi pencahayaan akibat ketinggian pemasangan lampu yang relatif rendah. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan bahwa pemanfaatan energi surya sebagai sumber penerangan jalan merupakan solusi efektif, ekonomis, dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas lingkungan pedesaan. Ke depan, diperlukan pengembangan lebih lanjut dalam aspek teknis dan pengelolaan agar keberlanjutan program dapat terjaga.