Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

English and Gen Z Slang: A Sosiolinguistic Study of English Students Fauziah Fauziah; Rangga Aditya; Shabrina Shabrina; Nurul Mutmainnah; Sabaruddin Sabaruddin; Indirwan Indirwan
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/pedagogy.v2i2.210

Abstract

Penelitian ini mengangkat fenomena penggunaan slang berbahasa Inggris di kalangan mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai angkatan 2022 dan 2023. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis slang yang sering mereka gunakan, seberapa sering istilah tersebut muncul dalam percakapan, serta alasan sosial dan konteks di balik penggunaannya. Generasi Z, sebagai kelompok yang tumbuh di tengah budaya digital, kerap menyerap berbagai bentuk ekspresi bahasa informal yang berkembang pesat melalui media sosial seperti TikTok, Twitter, dan Instagram. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan sosiolinguistik dan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui studi literatur dan penyebaran angket secara daring kepada mahasiswa yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa slang seperti healing, slay, ghosting, dan delulu bukan hanya sekadar tren, melainkan bagian dari cara mahasiswa mengekspresikan diri, membangun keakraban, dan menunjukkan identitas kelompok. Dalam banyak kasus, slang digunakan untuk membuat komunikasi terasa lebih santai, emosional, dan relevan dengan situasi sosial mereka. Mahasiswa menunjukkan kemampuan beradaptasi dalam berbahasa, berpindah antara ragam formal dan informal sesuai kebutuhan. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa penggunaan slang di kalangan mahasiswa tidak bisa dilepaskan dari realitas sosial dan budaya digital yang mereka hidupi, serta dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan pembelajaran bahasa yang lebih kontekstual dan dekat dengan kehidupan nyata mahasiswa.
Program Bimbingan Belajar Siswa/Siswi SD di Desa Kacung Kecamatan Kelapa (Pengadian Mahasiswa KKN-Mas) Isnaeni; Prima Mytra; Sabaruddin Sabaruddin; Akmal; Takdir
PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/pendimas.v4i1.3304

Abstract

Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiah (KKN-MAs) yang dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung diikuti oleh mahasiswa/i PTMA se-Indonesia secara kemitraan sebagai salah satu perwujudan tridharma perguruan tinggi dan IPTEK. Melalui program KKN-MAs mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah mereka pelajari di kampus dalam situasi nyata di lapangan. Observasi yang dilakukan dengan metode tanya jawab dan pengamatan kondisi yang terjadi di lapangan secara langsung diketahui sebagian besar siswa/siswi SD memiliki kemampuan yang masih sangat rendah erhadap materi dasar pada mata pelajaran bahasa Indonesia, Agama Islam, dan Matematika. Kegiatan bimbingan belajar bagi siswa merupakan salah satu program kerja individu yang dilaksanakan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi siswa/siswi SD desa Kacung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa/siswi SD desa Kacung pada mata pelajaran bahasa Indonesia, Agama Islam, dan Matematika. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus – 30 Agustus 2023 setiap hari Rabu dan Sabtu pukul 19.30 – 20.00 WIB dengan menggunakan posko mahasiswa peserta KKN-MAs di desa Kacung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program bimbingan belajar dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa/siswi SD di desa Kacung terhadap materi-materi dasar pada mata pelajaran bahasa Indonesia, Agama Islam, dan Matematika. Hal ini dilihat dari kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal yang dilakukan pada evaluasi hari terakhir bimbingan belajar.