Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Program Bimbingan Belajar Siswa/Siswi SD di Desa Kacung Kecamatan Kelapa (Pengadian Mahasiswa KKN-Mas) Isnaeni; Prima Mytra; Sabaruddin Sabaruddin; Akmal; Takdir
PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/pendimas.v4i1.3304

Abstract

Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiah (KKN-MAs) yang dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung diikuti oleh mahasiswa/i PTMA se-Indonesia secara kemitraan sebagai salah satu perwujudan tridharma perguruan tinggi dan IPTEK. Melalui program KKN-MAs mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah mereka pelajari di kampus dalam situasi nyata di lapangan. Observasi yang dilakukan dengan metode tanya jawab dan pengamatan kondisi yang terjadi di lapangan secara langsung diketahui sebagian besar siswa/siswi SD memiliki kemampuan yang masih sangat rendah erhadap materi dasar pada mata pelajaran bahasa Indonesia, Agama Islam, dan Matematika. Kegiatan bimbingan belajar bagi siswa merupakan salah satu program kerja individu yang dilaksanakan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi siswa/siswi SD desa Kacung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa/siswi SD desa Kacung pada mata pelajaran bahasa Indonesia, Agama Islam, dan Matematika. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus – 30 Agustus 2023 setiap hari Rabu dan Sabtu pukul 19.30 – 20.00 WIB dengan menggunakan posko mahasiswa peserta KKN-MAs di desa Kacung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program bimbingan belajar dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa/siswi SD di desa Kacung terhadap materi-materi dasar pada mata pelajaran bahasa Indonesia, Agama Islam, dan Matematika. Hal ini dilihat dari kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal yang dilakukan pada evaluasi hari terakhir bimbingan belajar.
Implementasi Ice Breaking Sebagai Pemantik Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran PAI Di SD Inpres 12/79 Matajang Mirna Ulandari Mirna; Sulfikar; Sudirman; Takdir
PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/pendimas.v4i2.4122

Abstract

Para peserta didik Di SD Inpres 12/79 Matajang sering kali mengalami kejenuhan selama proses belajar mengajar. Ini adalah hal yang biasa terjadi, terutama karena mereka masih dalam usia bermain. Oleh karena itu, guru perlu mempelajari metode Ice breaking. Ice breaking adalah strategi yang digunakan untuk menghangatkan suasana agar tercipta kondisi yang lebih kondusif dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami implementasi Ice breaking, manfaatnya, dan hubungannya dengan minat peserta didik. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), dengan tiga tahap utama: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap perencanaan melibatkan observasi awal dan diskusi dengan guru, tahap pelaksanaan dilakukan dengan membagi siswa ke dalam kelompok diskusi kecil, sedangkan tahap evaluasi dilakukan melalui observasi langsung terhadap aktivitas siswa selama pembelajaran Ice breaking dapat digabungkan dengan model pembelajaran cooperative script dan model pembelajaran lainnya, penerapan Ice breaking dapat meningkatkan minat belajar dan motivasi siswa. manfaat dari penerapan Ice breaking adalah menghilangkan kejenuhan, kebosanan, dan rasa mengantuk. Selain itu, Ice breaking dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa perlu memiliki keterampilan khusus
Pelatihan Public Speaking dan Literasi Media Sosial Untuk Membangun Kepercayaan Diri Siswa SMP SATAP 2 Pationgi, Kader-kader Pustu dan Posyandu Desa Pationgi Asriadi; Fikra Fikra; Muhammad IKbal; Musliadi; Takdir
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 4 No 1 (2025): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v4i1.3664

Abstract

Keterampilan Public Speaking atau berbicara di depan sangat umum bermanfaat bagi Siswa-siswa dalam proses pengembangan diri. Namun, banyak siswa yang merasa kurang bahkan tidak mampu berbicara di depan umum karena kurang percaya diri, tidak menguasai materi, atau tidak paham bagaimana melakukannya. Keterampilan Publik Speaking pada anak harus dibina, dilatih dan dikembangkan secara terus-menerus, begitupula pada Kader-kader Pustu dan Posyandu Desa Pationgi. Kondisi tersebut menjadi dasar dilaksanakannya program kerja Pelatihan Publik Speaking yang diikuti oleh siswa kelas 9 SMP SATAP 2 PATIONGI yang berjumlah 18 siswa, dan pelatihan Publik Speaking pada Kader-kader Pustu dan Posyandu Desa Pationgi yang diikuti 15 kader. Pelatihan Public Speaking ini dikemas dengan tujuan membangun kepercayaan diri berbicara di depan umum, memahami materi yang akan disampaikan, serta mampu menerapkan teknik Public Speaking. Pelatihan Public Speaking ini dilakukan dua kali, pertama dilakukan di sekolah dan yang kedua dilakukan di balai Desa Pationgi. Pesatnya perkembangan teknologi dan luasnya jangkauan internet diberbagai kalangan di Indonesia mengakibatkan potensi positif dan negatif di lapisan masyarakat dengan tingkat literasi yang rendah. Konten yang beredar di media sosial juga kian beragam dan kreativitas diperlukan untuk mendapatkan perhatian atau interaksi yang baik dari audiens. Tentunya perkembangan ini membawa dampak dan risiko tersediri bagi remaja pada khususnya sebagai pengguna internet dan teknologi. Untuk mencegah atau mengurangi risiko penggunaan media sosial yang membahayakan penggunanya secara moral dan fisik, maka diperlukan pemahaman literasi media sosial yang memadai. Pelatihan ini dilakukan di balai Desa Pationgi yang diikuti oleh kader-kader Desa Pationgi dengan jumlah peserta 15 Kader. Literasi media sosial ini bertujuan agar kader-kader dapat lebih bijak, kreatif dan seimbang terhadap penggunaan media sosial mereka. Adapun hasil dari pelatihan Publik Speaking yang dilaksanakan di sekolah SMP SATAP 2 PATIONGI beberapa siswa sudah ada yang mampu memberanikan diri untuk tampil di depan teman-temannya, dan pada pelatihan literasi media sosial pada kader,kader-kader dalam aktif proses tanya jawab bagaimana teknik dan bagaimana seorang pengguna media sosial yang bijak.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Madrasah Terhadap Kinerja Guru Madrasah Aliyah Negeri di Sulsel Sampara Halik; Rudhi; Asriadi; Musliadi; Takdir
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 4 No 2 (2025): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v4i2.4237

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja guru. Menggunakan pendekatan kuantitatif, yang datanya berupa angka-angka. Penelitian ini juga menggunakan jenis penelitian korelasional karena hubungan antara variabel. Untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara variabel yang diamati, data yang digunakan yakni angket atau kuesioner sebanyak 391 responden guru sebagai sampel dari populasi 1.790 orang guru tersebar di seluruh Madrasah Aliyah Negeri di Sulawesi Selatan. Data dianalisis dengan menggunakan program Excel SPSS versi 21.0. Hasil penelitian menunjukkan kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, dibuktikan oleh besarnya sumbangannya melalui nilai kontribusi (3₁) = 0,469 atau 46,90% dan diperlihatkan melalui hasil signifikansinya, yakni thitung = 8.609 dengan probabilitas = 0,000 < 0,05. Memberikan indikasi bahwa kepemimpinan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru (Y), yang dapat ditunjukkan melalui nilai Fhitung = 30.872 dan Probability (sig) = 0.000 < α = 0.05, dan kontribusi pengaruh terhadap variabel bebas relatif besar terhadap kinerja guru Madrasah Aliyah Negeri di Sulawesi Selatan ditunjukkan melalui nilai indeks determinasi (R2) = 0.637 atau 63.70% variasi kinerja guru, dan terdapat 0.363 atau 36.30% kinerja guru yang ditentukan oleh faktor lain yang belum termasuk dalam penelitian ini