Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PENGEMBANGAN USAHA KECIL MENENGAH (UKM) (STUDI KASUS: UKM ROTI MANIS DI KOTA PANGKALAN BUN) Hasaruddin, Hasaruddin; Apriyasni Melati
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 5: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data yang di rilis oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UMKM) sepanjang 2022 UMKM di Tanah Air tercatat tumbuh begitu baik, angkanya sudah mencapai 8,71 juta unit. UMKM tersebut didominasi oleh pelaku usaha mikro yang berjumlah 98,68% dengan daya serap tenaga kerja sekitar 89%. Sementara itu sumbangan usaha mikro terhadap PDB hanya sekitar 37,8%. Salah satu UMKM yang berkembang diantaranya adalah Roti Manis pangkalan bun, sebuah UMKM yang bergerak di bidang perdagangan, dengan fokus bisnis pada usaha penjualan jajanan yang dititipkan oleh produsen roti manis atau produksi sendiri. Para pelaku usaha UMKM menghadapi tantangan yang cukup berat terkait dengan pengembangan usahanya, diantaranya masih kecil dalam pemanfaatan teknologi informasi, padahal pemanfaatan TI dapat meningkatkan transformasi bisnis melalui kecepatan, ketepatan dan efisiensi pertukaran informasi dalam jumlah yang besar. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi informasi berbasis web yang dapat digunakan sebagai media komunikasi pemasaran modern. Pemanfaatan media sosial yang tersedia dalam berbagai platform telah dimanfaat oleh para pemilik atau pengelola roti manis. Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti mengungkapkan suatu keadaan maupun suatu objek dalam konteksnya, menemukan makna (meaning) atau pemahaman yang mendalam tentang suatu masalah yang sedang dihadapi baik berupa gambar, kata dan kejadian.Setelah melakukan analisis internal dapat diambil beberapa jawaban yang menyangkut tentang pengunaan media sosial terhadap usaha roti manis tersebut. Berdasarkan hasil observasi terhadap UKM dan media sosial yang digunakan, UKM yang berhasil meningkatkan penjualan hingga lebih dari 100% karena menggunakan media sosial sebagai ujung tombak pemasaran dan komunikasi informasi UKM, selalu melakukan update informasi produk dan perusahaan setiap hari. Sedangkan UKM dengan peningkatan penjualan kurang dari 50%, sebagian besar karena relatif jarang untuk melakukan update informasi dengan frekuensi update mingguan bahkan bulanan instagram, dan whatshapp sedangkan pemanfaatan website oleh produsen roti manis pangkalan bun masih sangat kecil, hal ini dikarenakan membutuhkan biaya yang besar, fungsi penggunaan internet sebagai media teknologi informasi sangat menunjang proses bisnis roti manis khususnya berkaitan dengan pemasaran, media sosial sebagai sarana komunikasi antara pelaku usaha dengan pelanggannya dan dari media sosial dapat mengetahui perkembangan atau strategi dari kompetitor. Saran untuk para pemilik atau pengelola roti manis untuk lebih meningkatkan pemanfaatan media sosial yang telah ada karena tidak memerlukan biaya yang besar, konten-konten dari media sosial yang disampaikan lewat media sosial untuk lebih interaktif agar memudahkan para konsumen memahami produk yang dimiliki oleh pengusaha roti manis dan memanfaatkan mediamedia sosial lainnya
A Critical Review Of The Effectiveness Of Economic Policies During The Pandemic In Developing Countries Apriyasni Melati; Sri Umiatun Andayani; Adisti Maharani Krisna; Ni Wayan Septia Wini; Faty Rahmarisa
Economics And Business Management Journal ( EBMJ ) Vol. 2 No. 02 (2025): Economics And Business Management Journal (EBMJ)
Publisher : Rey Media Grafika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66084/ebmj.v2i02.469

Abstract

This study examines the effectiveness of economic policies in addressing global economic challenges and their impact on various sectors, including SMEs and the informal sector. The primary focus is on analyzing how fiscal and monetary policies can mitigate economic instability and enhance public welfare. The study also explores the role of digital technology in supporting transparency and efficiency in economic policymaking. The research employs both qualitative and quantitative approaches, utilizing secondary data analysis from reliable sources. The findings indicate that strong coordination between central and local governments, along with responsive and inclusive economic policies, can enhance the effectiveness of economic strategies. This research is expected to serve as a foundation for more adaptive economic policies in the future.
Financial Literacy and Digital Marketing Assistance Program for Rattan Handicraft MSMEs in Tempayung Village Apriyasni Melati; Fifit S. Ni'mah; Ria Septiani
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/fn1hq431

Abstract

Rattan handicraft Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Tempayung Village, Kotawaringin Barat Regency, possess considerable potential to support local economic development. However, many business owners continue to face challenges in financial management and digital marketing, limiting business sustainability and market expansion. This community service program aimed to enhance the financial literacy and digital marketing capabilities of rattan handicraft MSMEs through an integrated approach involving training, hands-on practice, and mentoring. The program targeted all 10 identified rattan handicraft MSMEs in Tempayung Village. The implementation consisted of four stages: preliminary observation and needs assessment, preparation of training materials, financial literacy and digital marketing training, and mentoring followed by program evaluation. The results demonstrated that participants improved their understanding of simple bookkeeping, financial statement preparation, and the importance of separating personal and business finances. Furthermore, participants acquired practical skills in utilizing social media and online marketplaces as digital marketing platforms to promote their products. The integration of financial literacy and digital marketing proved effective in strengthening the managerial and marketing capacities of MSMEs, thereby supporting business competitiveness and sustainability. The program also demonstrated that collaboration among higher education institutions, local government, and MSMEs can effectively contribute to strengthening local economic development through community empowerment.