Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KOPI ROBUSTA DAN ARABIKA TERHADAP KENAIKAN TEKANAN DARAH Dhea Novakinanda Regar; Nadira Alvi Syahrina; Fitri Nurul Ramadhani; Ahmad Azrul Zuniarto; Aman Budi Santoso; Siti Pandanwangi; Dede Willy
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 9 No 2 (2026): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/7q5www60

Abstract

Kopi merupakan minuman yang banyak dikonsumsi dan mengandung kafein, yang dapat memengaruhi tekanan darah. Kafein bekerja dengan merangsang sistem saraf simpatik, meningkatkan denyut jantung, dan menyebabkan vasokonstriksi sehingga dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah sementara. Jenis kopi yang umum dikonsumsi adalah robusta dan arabika, yang memiliki kadar kafein berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi kopi robusta dan arabika terhadap kenaikan tekanan darah, serta melihat apakah terdapat perbedaan pengaruh konsumsiopi Robusta dan Arabika berdasarkan jenis kopi dan dosis yang diberikan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yaitu dengan teknik purposive sampling, partisipan berjumlah 24 orang dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan. Masing-masing mengonsumsi kopi robusta atau arabika dengan dosis 10 gram dan 15 gram per 200 mL air. Setiap partisipan menjalani proses pengukuran tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum dan 30 menit setelah konsumsi kopi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi secara keseluruhan memberikan pengaruh signifikan terhadap kenaikan tekanan darah (p < 0,05). Namun, tidak terdapat perbedaan signifikan antara jenis kopi robusta dan arabika (p > 0,05). Sebaliknya, perbedaan dosis memberikan pengaruh yang signifikan, di mana konsumsi 15 gram menghasilkan peningkatan tekanan darah yang lebih tinggi dibandingkan 10 gram (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa dosis kopi lebih memengaruhi tekanan darah dibandingkan jenis kopi. Oleh karena itu, pengaturan dosis konsumsi kopi perlu diperhatikan, terutama bagi individu dengan sensitivitas terhadap kafein.
Home Pharmacy Care Meningkatkan Kepuasan Pelayanan Kefarmasian Rizki Rahmah Fauzia; Ahmad Azrul Dzuniarto; Cut Diva Rachma Alya Putri; Fitri Nurul Ramadhani
Jurnal Kesehatan Mahardika Vol. 13 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan Mahardika
Publisher : LPPM ITEKES Mahardika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54867/jkm.v13i1.307

Abstract

Background: Home Pharmacy Care (HPC), a home visit service by pharmacists to provide education, counseling, and monitoring of safe, effective, and rational drug use, has not yet become part of the routine service program at Pharmacies. Objective: This study aims to determine the effect of Home Pharmacy Care on the level of satisfaction with pharmaceutical services at Pharmacy S in Sukamandi Jaya, Subang Regency. Method: The research method used is descriptive quantitative with a pre-experimental design approach. The research sample consisted of 30 respondents who had a history of cholesterol and met the inclusion criteria. Data were collected using a questionnaire based on five dimensions of SERVQUAL and leaflet as a medium used for HPC. Data analysis was carried out using the McNemar test. Results: The test results showed a significant effect of Home Pharmacy Care on increasing satisfaction with pharmaceutical services at Syiara Pharmacy (p < 0.05). Conclusion: Home Pharmacy Care has a positive effect on increasing patient satisfaction with pharmaceutical services, so it can be used as a routine strategy in pharmacy services, especially for strengthening the role of pharmacists as drug consultants and part of the primary health team in the community.