Asor Yual
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tindakan Preventif Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Menangani Kekerasan Seksual di Sekolah Kristen Metha Putri Paraswati; Cristian Seldjatem; Nelson Hasibuan; Asor Yual; Celinedian Giroth
Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi Vol. 2 No. 3 (2024): September : Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jpat-widyakarya.v2i3.3889

Abstract

Actions to prevent sexual violence in Christian schools are an important topic in efforts to create a safe and comfortable learning environment for students. This research aims to explore various prevention strategies that can be implemented in Christian school environments, especially, to reduce incidents of violence. The research method used is qualitative methods, or library studies, where the researcher provides solutions to the problems raised by collecting various theories and information from library materials, such as books, dictionaries, journals, the Bible, and online media. Then, these sources is an academically accountable source, including literature studies and observations in schools through journal articles. The research results show that implementing violence prevention measures in schools can be effective in reducing levels of violence and creating a conducive learning climate. The practical implication of this research is the need for collaboration between schools, parents and the community in implementing holistic and sustainable preventive strategies. Further research is needed to identify factors that influence the successful implementation of violence prevention measures in schools.
REINTERPRETASI FILSAFAT MATERIALISME DALAM 1TIMOTIUS 6: 10 PADA GENERASI Z DI ERA DIGITAL Titi Tiana; Jonathan Wee Christian; Sulistiwati Cintia; Asor Yual; Rupina Elsi
KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi Vol 11 No 1 (2025): KENOSIS: JOURNAL KAJIAN TEOLOGI
Publisher : IAKN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37196/n7qp7n48

Abstract

Materi dan harta menunjukan penghargaan terhadap diri sendiri bagi sebagian manusia. Karena itulah, manusia yang hidup pada masa kini memilih untuk mencari banyak harta agar siap mempertahankan keberlanjutan hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk menginterpretasi kembali filsafat materialisme yang seringkali dianggap buruk oleh orang Kristen, yang secara harafiah dianggap sebagai berhala. Fenomena ini ditegaskan dalam anggapan terhadap upaya untuk memenuhi materi dalam 1 Timotius 6:10- yang dianggap sebagai dosa karena merupakan akar kejahatan. Dengan menggunakan pendekatan interpretasi teks, dan analisa konten terhadap tujuh sumber berita, yang mengacu pada teori materialisme historis dari Karl Marx, maka tulisan ini menghasilkan tiga pembahasan utama yakni (1) materialisme dalam Alkitab, secara khusus 1 Timotius 6: 10 dianggap sebagai dosa. (2) Kenyataannya, komunitas Kristen (gereja) masa kini membutuhkan materi untuk dinamika komunitasnya. (3) Teori materialisme historis yang digaungkan oleh Karl Marx membuka mata bahwa upaya memenuhi materialisme dapat diwujudkan dengan mengacu pada prinsip-prinsip yang sesuai, khususnya pada generasi Z di tengah kemajuan zaman digital. Dengan demikian, tulisan ini akan berpotensi sebagai refleksi bagi generasi Z di era digitalisasi ini.