Almu'min, Almu'min
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kritik Wacana Tafsir Dakwah Kontemporer di Media Sosial: Urgensi Pendidikan Epistemologi Dakwah Digital Almu'min, Almu'min; Hariyadi, Muhammad
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i2.8953

Abstract

Dakwah kontemporer di media sosial mengalami tekanan algoritma, viralitas, dan fragmentasi pesan yang berpotensi menggeser substansi nilai Qurani menuju sensasionalisme dan simplifikasi. Penelitian ini menganalisis wacana tafsir Alquran dalam merespons fenomena tersebut menggunakan metode kualitatif berbasis kritik wacana dan analisis teks tafsir klasik-kontemporer. Penelitian mengidentifikasi paradoks epistemologis antara prinsip hikmah, mauizhah hasanah, dan mujadalah billati hiya ahsan dalam QS An-Nahl: 125 dengan praktik dakwah digital yang cenderung mengutamakan metrik keterlibatan daripada transformasi spiritual. Studi ini mengembangkan kerangka hermeneutis kritis untuk mengungkap kesenjangan antara idealitas normatif dakwah Qurani dan realitas performativitasnya di media sosial. Temuan menunjukkan urgensi revitalisasi epistemologi tafsir kontemporer, dengan implikasi edukatif bagi pengembangan kurikulum pendidikan epistemologi dakwah di lembaga-lembaga pendidikan Islam.
Nikah Beda Agama Perspektif Al-Razi dalam Kitab Al-Mahsul sebagai Bagian Pendidikan Hukum Keluarga Islam Almu'min, Almu'min; Muqsith, Abdul
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i2.8956

Abstract

Penelitian ini mengkaji metodologi usul fikih Al-Fakhr Al-Din Al-Razi (544–606 H) dalam Al-Mahsul fi 'Ilm Usul al-Fiqh, khususnya kaidah bina' al-'amm 'ala al-khass sebagai instrumen ijtihad dalam menyelesaikan kasus nikah beda agama. Dengan pendekatan kualitatif-deskriptif berbasis kajian kepustakaan, penelitian ini menganalisis argumentasi Al-Razi bahwa dalil khass memiliki implikasi normatif yang lebih kuat (awla dalalatan) dibanding dalil 'amm, sehingga berfungsi sebagai mukhassish yang determinatif dalam penetapan hukum. Penerapan kaidah ini menghasilkan temuan bahwa QS Al-Maidah: 5 yang membolehkan pria Muslim menikahi wanita Ahlul Kitab merupakan takhsis dari larangan umum QS Al-Baqarah: 221. Kebaruan penelitian ini terletak pada rekonstruksi sistematis kaidah Al-Razi sebagai kerangka metodologis yang belum dieksplisitkan dalam kajian usul fikih kontemporer tentang nikah beda agama. Temuan ini relevan bagi pengembangan pendidikan hukum keluarga Islam yang berbasis metodologi usul fikih klasik secara kritis dan kontekstual.