Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Uji Aktivitas Sediaan Gel Berbasis Ekstrak Daun Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) sebagai Agen Antiinflamasi pada Model Tikus Putih Jantan dengan Induksi Karagenan Kasmadi, Fathnur Sani; Putri, Azelia; Pratiwi, Puspa Dwi; Humaryanto, Humaryanto; Ekaputri, Tia Wida
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v13i1.917

Abstract

Inflamasi merupakan mekanisme pertahanan fisiologis tubuh yang berperan dalam membatasi perluasan kerusakan jaringan, menekan pertumbuhan mikroorganisme patogen, serta memfasilitasi proses perbaikan jaringan yang mengalami cedera akibat suatu kondisi patologis. Proses ini tergolong respon biologis normal sebagai bagian dari sistem proteksi tubuh. Salah satu tanaman yang diketahui memiliki aktivitas dalam penyembuhan luka adalah daun kayu manis, yang dilaporkan mengandung berbagai metabolit sekunder yaitu fenolik, flavonoid, saponin, steroid, dan tanin yang berkontribusi dalam modulasi proses inflamasi. Formulasi ekstrak daun kayu manis dalam bentuk gel bertujuan untuk meningkatkan penetrasi zat aktif kejaringan target serta memberikan efek pendingin (cooling effect) yang mendukung proses penyembuhan inflamasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi aktivitas antiinflamasi sediaan gel ekstrak daun kayu manis serta menentukan konsentrasi yang paling optimal dalam menghasilkan efek terapeutik. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimental dengan desain post test only control group. Kelompok perlakuan dibagi menjadi 5 yaitu kontrol positif, kontrol negatif, formula I (ekstrak 2,5%), formula II (ekstrak 5%, dan formula III (ekstrak 10%) yang diaplikasikan secara topikal pada area punggung tikus yang telah diinduksi dengan karagenan 1%. Perlakuan dilakukan selama 4 hari parameter yang diamati berupa volume eksudat dan profil diferensiasi leukosit dalam darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi gel ekstrak daun kayu manis dengan konsentrasi 10% memberikan aktivitas antiinflamasi paling optimal yang dibuktikan dengan mampu menurunkan volume eksudat. Efektivitas terbaik di tunjukkan dengan nilai persen inhibisi inflamasi pada kosentrasi 10% adalah sebesar 89,47%.