Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Slide Epidermis Daun Pisang dengan Teknik Replika Cyanoacrylate untuk Siswa SMA 8 Kota Ternate Suparman, Suparman; Nurhasanah, Nurhasanah; Papuangan, Nurmaya; Talib, Murni; Khasanah, Miftakhul; Turuy, Rosihan
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma (in Progress)
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1116

Abstract

Pelatihan praktikum biologi memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa SMA terkait struktur sel tumbuhan. Kegiatan ini bertujuan melatihkan pembuatan preparat epidermis daun pisang dengan teknik replika cyanoacrylate sebagai alternatif metode pengamatan stomata yang sederhana, murah, dan mudah diaplikasikan. Pelatihan dilaksanakan pada 19 Mei 2025 di SMAN 8 Kota Ternate dengan melibatkan 42 siswa kelas XI dan guru pendamping biologi. Proses pelatihan terbagi atas tiga tahap utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, yang mencakup kegiatan pengenalan konsep, demonstrasi, praktik berkelompok, pengamatan mikroskopis, dokumentasi hasil, serta diskusi reflektif. Hasil evaluasi keterampilan menunjukkan bahwa mayoritas peserta memperoleh nilai dalam rentang menengah hingga tinggi (70–95), dengan variasi capaian antarindividu yang dipengaruhi oleh perbedaan keterampilan praktis dan pengalaman awal. Evaluasi kepuasan peserta juga menunjukkan skor rata-rata di atas 84, dengan aspek tertinggi pada pemahaman epidermis daun dan kesempatan bertanya kepada fasilitator. Temuan ini menegaskan bahwa metode replika cyanoacrylate dapat diterapkan secara efektif di tingkat SMA untuk meningkatkan keterampilan praktikum siswa, memperkuat pemahaman biologi sel, serta menciptakan pengalaman belajar sains yang interaktif dan menyenangkan.
EFEKTIVITAS PELATIHAN PENGGUNAAN MIKROSKOP UNTUK PENGUATAN PRAKTIKUM BIOLOGI SISWA SMA NEGERI 8 KOTA TERNATE Nurhasanah, Nurhasanah; Suparman, Suparman; Papuangan, Nurmaya; Turuy, Rosihan; Khasanah, Miftakhul; Higoro, Hamida; Talib, Murni
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i1.3332

Abstract

Microscope skills are fundamental in biology education as they connect theoretical concepts with direct observation of cells and tissues. However, many students still struggle to operate microscopes properly, resulting in suboptimal practical sessions. This activity aimed to enhance students’ understanding and practical skills through structured microscope training. The training was conducted on May 18, 2025, at SMA Negeri 8 Ternate, involving 42 eleventh-grade students (20 males and 22 females) and three biology teachers. The program included theoretical explanation, demonstration, and hands-on practice using the cyanoacrylate-based leaf epidermis replica technique. Training effectiveness was evaluated through pre-test and post-test scores, practical skill rubrics, and participant satisfaction questionnaires. The training significantly improved students’ learning outcomes. The average knowledge score increased by 24.5% (from 59.8 to 84.3), while practical skills reached an average of 81.5% (“good” category). Participant satisfaction averaged 88%, with the highest ratings on clarity of instruction (3.6) and opportunity for discussion (3.7). Attendance (92%) and engagement in practice (91%) reflected high enthusiasm and active participation. These findings indicate that structured, hands-on training supported by repeated practice and interactive facilitation effectively enhances both conceptual and procedural competencies in microscopy. The model also promotes collaboration and strengthens students’ scientific skills. Microscope training at SMA Negeri 8 Ternate proved effective in improving students’ knowledge, skills, and motivation. This training model is recommended for broader application to strengthen biology practicum competencies and can be adapted for other school laboratory topics.