Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Inovasi Teknologi Pharmacy Home Care Masyarakat Cerdas Obat Berbasis Mobile-App di Jorong Aie Sanam, Kabupaten Solok Afriani, Tika; Kirana Efmisa, Ariesta; Harsep Rosi, Devahimer; Farnandi, Rido; Prima Putra, Allans
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i1.1680

Abstract

Keterbatasan jangkauan layanan Puskesmas dalam memantau pengobatan pasien di daerah terpencil menjadi hambatan utama kepatuhan terapi. Kegiatan Home Pharmacy Care sangat diperlukan oleh masyarakat karena keterbatasan layanan puskesmas setempat untuk menjangkau semua pasien. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas intervensi Home Pharmacy Care berbasis aplikasi mobile dalam meningkatkan pengetahuan DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) dan pemahaman penyakit kronis pada masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui sosialisasi terintegrasi, demonstrasi penggunaan aplikasi, dan diskusi interaktif. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-post test untuk mengukur pergeseran tingkat pengetahuan, serta kuesioner tervalidasi untuk mengukur tingkat kepatuhan. Analisis data menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan pasca-intervensi. Pengetahuan tentang cara penggunaan obat meningkat sebesar 11,76%, sementara cara penyimpanan obat meningkat 16,34%. Terjadi peningkatan pemahaman yang lebih substansial pada materi penyakit, yaitu hipertensi (32,8%) dan diabetes mellitus (27,2%). Uji statistik (Wilcoxon) menunjukkan nilai p < 0,05, yang mengonfirmasi bahwa intervensi aplikasi efektif meningkatkan literasi kesehatan. Meskipun demikian, tingkat kepatuhan pengobatan masyarakat masih berada pada kategori sedang (61,44%). Intervensi teknologi Home Pharmacy Care terbukti efektif meningkatkan aspek kognitif masyarakat, namun diperlukan pendampingan berkelanjutan melalui fitur pengingat (reminder) pada aplikasi untuk mengonversi pengetahuan menjadi kepatuhan jangka panjang.