Desa Tridana Mulya terletak di Kabupaten Konawe Selatan, menunjukkan potensi ekonomi lokal yang prospektif melalui aktivitas usaha mikro di berbagai sektor produktif. Pada sektor pertanian, kegiatan utama meliputi budidaya tanaman hortikultura seperti kopi, cabai, tomat, dan kacang panjang. Sektor Kerajinan dan Industri Rumah Tangga seperti anyaman bamboo dan kerajinan dari sabut kelapa. Sementara itu, sektor kuliner tradisional memperlihatkan dinamika ekonomi melalui keberadaan warung kopi yang menyajikan produk kopi lokal khas Tolaki serta produksi dan distribusi makanan tradisional seperti onde-onde, bagea, barongko, cucur, kue lapis, keripik pisang, dan keripik singkong, yang memiliki nilai budaya sekaligus ekonomi. Namun, keterbatasan akses terhadap teknologi informasi dan rendahnya tingkat literasi digital masih menjadi faktor penghambat utama dalam upaya peningkatan daya saing produk-produk lokal. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro di desa melalui integrasi teknologi digital dalam aktivitas usaha. Strategi pemberdayaan yang diterapkan mencakup pelatihan praktis pemasaran digital, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, serta pengenalan terhadap platform e-commerce sebagai alternatif saluran distribusi. Metode yang digunakan meliputi pendampingan, pelatihan berbasis praktik, serta evaluasi berbasis indikator peningkatan produktivitas dan pemasaran. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan digital pelaku usaha, peningkatan jangkauan pasar, serta pertumbuhan pendapatan usaha mikro. Dengan demikian, program ini dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis digital di wilayah pedesaan menuju ekonomi lokal yang tangguh dan berdaya saing.