Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Kinerja Panel Bulu Ayam Sebagai Material Dinding Ruang Interior Ansarullah, Ansarullah; Musda, Gusti Hardyanti; Yudhistira, Adhitya; Lawani, Gito Adhitya
Forum Cendekia: Jurnal Ilmiah Multidisipliner Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : DPW FORSILADI SULSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah bulu ayam merupakan limbah organik industri unggas yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dimanfaatkan secara optimal. Struktur serat keratin berongga pada bulu ayam memiliki karakteristik ringan, berpori, dan bersifat insulatif sehingga berpotensi digunakan sebagai material bangunan alternatif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja panel berbahan limbah bulu ayam sebagai material dinding ruang interior. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif melalui proses pembersihan, pengeringan, pencacahan, pencampuran dengan perekat, pengepresan, dan aplikasi pada ruang uji berukuran 2 m × 3,5 m × 2 m. Pengujian dilakukan terhadap kinerja termal dan akustik sebelum dan sesudah pemasangan panel. Hasil menunjukkan penurunan temperatur rata-rata sebesar 2,4°C pada periode pengujian siang hari dan reduksi kebisingan rata-rata sebesar 6,8 dB. Temuan ini menunjukkan bahwa panel bulu ayam memiliki potensi sebagai material dinding ramah lingkungan yang mendukung kenyamanan ruang dan prinsip bangunan berkelanjutan.
Pemanfaatan Serat Batang Eceng Gondok (Eichornia crassipes) sebagai Penguat Material Komposit Ahiruddin Ahiruddin; Amrullah Amrullah; Gito Adhitiya Lawani
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 12, No 1 (2026): April
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jmkn.v12i1.13403

Abstract

Material komposit berbasis serat alami semakin banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang karena sifatnya yang ramah lingkungan dan berpotensi menggantikan material sintetis. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh perlakuan perendaman serat batang eceng gondok menggunakan larutan NaOH (5%, 10%, 15%) dan aquades dengan variasi waktu 1, 2, dan 3 jam terhadap sifat mekanik komposit, khususnya kekuatan bending dan impak. Metode penelitian meliputi pembersihan batang eceng gondok, pemisahan serat, pemotongan, penimbangan, pencampuran dengan resin dan katalis, penuangan ke cetakan, dan pengujian mekanik. Hasil menunjukkan bahwa kekuatan bending tertinggi (2,8016 kgf/mm²) diperoleh pada perendaman NaOH 5%–aquades 95% selama 1 jam, sedangkan terendah (1,608 kgf/mm²) pada perendaman NaOH 15%–aquades 85% selama 3 jam. Komposit dengan serat normal memiliki kekuatan bending terendah kedua (1,593 kgf/mm²). Untuk uji impak, kekuatan tertinggi (608,128 Joule/mm²) terdapat pada serat normal tanpa perendaman, sedangkan terendah (585,700 Joule/mm²) pada perendaman NaOH 5%–aquades 85% selama 1 jam.