Limbah bulu ayam merupakan limbah organik industri unggas yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dimanfaatkan secara optimal. Struktur serat keratin berongga pada bulu ayam memiliki karakteristik ringan, berpori, dan bersifat insulatif sehingga berpotensi digunakan sebagai material bangunan alternatif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja panel berbahan limbah bulu ayam sebagai material dinding ruang interior. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif melalui proses pembersihan, pengeringan, pencacahan, pencampuran dengan perekat, pengepresan, dan aplikasi pada ruang uji berukuran 2 m × 3,5 m × 2 m. Pengujian dilakukan terhadap kinerja termal dan akustik sebelum dan sesudah pemasangan panel. Hasil menunjukkan penurunan temperatur rata-rata sebesar 2,4°C pada periode pengujian siang hari dan reduksi kebisingan rata-rata sebesar 6,8 dB. Temuan ini menunjukkan bahwa panel bulu ayam memiliki potensi sebagai material dinding ramah lingkungan yang mendukung kenyamanan ruang dan prinsip bangunan berkelanjutan.
Copyrights © 2026