Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nutrition care for chronic disease-related malnutrition in patients with abdominal tumor comorbidities Deri Andika Putra; ‘Ainil Mardhiyah
Indonesian Journal of Health Science Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v6i2.2134

Abstract

Abdominal tumor is a serious medical condition that can impair food intake and lead to severe malnutrition. Inadequate oral intake due to abdominal pain, nausea, and pre- and post-operative conditions significantly contributes to nutritional status deterioration. To report the implementation of standardized nutrition care process in a patient with abdominal tumor presenting with inadequate oral intake and severe malnutrition due to chronic disease. A case study was conducted over 4 days of observation (August 6–9, 2024) at the Teratai Ward, Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital, Purwokerto. Data were collected through comprehensive nutritional assessment including anthropometric, biochemical, physical/clinical, and dietary history using SQ-FFQ and 24-hour recall. Nutritional interventions included stepwise diet progression (liquid, strained, soft), education, counseling, and team coordination. Daily monitoring of food intake, clinical/physical findings, and anthropometry was performed. Mrs. S (63 years old) had severely underweight nutritional status (BMI 16.6 kg/m²) with 11.1% weight loss over 3 months. Initial recall showed only 35.8% of energy requirements were met. Following 4 days of nutritional intervention, intake improved significantly to 80.9% energy and 98.5% protein on day 4. Body weight was maintained at 40 kg with no further loss. A comprehensive standardized nutrition care process was effective in progressively improving food intake and preventing further weight loss in a post-laparotomy abdominal tumor patient.
Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Sanitasi Lingkungan untuk Pencegahan Stunting pada Masyarakat Vebby Amellia Edwin; Riyana Husna; Welly; Deri Andika Putra; Nurlelasari Harahap
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v5i1.2796

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang tidak hanya berkaitan dengan asupan gizi, tetapi juga dengan air, sanitasi, higiene, dan perilaku kesehatan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan dengan sikap sanitasi lingkungan untuk pencegahan stunting serta menggambarkan keterkaitannya dengan praktik pada masyarakat. Penelitian menggunakan desain observasional analitik potong lintang melalui analisis data kuesioner satu kali pada 32 responden di wilayah kerja Puskesmas Parak Karakah, Kota Padang. Skor pengetahuan dan sikap yang berdistribusi normal dianalisis dengan korelasi Pearson, sedangkan hubungan yang melibatkan skor praktik dianalisis menggunakan korelasi Spearman. Hubungan pengetahuan dengan sikap diuji lebih lanjut menggunakan regresi linear dengan bootstrap 5.000 replikasi. Pengetahuan berkorelasi positif sedang dengan sikap (r=0,512; p=0,003), sedangkan pengetahuan tidak berkorelasi dengan praktik (ρ=0,151; p=0,409) dan sikap tidak berkorelasi dengan praktik (ρ=-0,025; p=0,894). Setiap peningkatan satu poin skor pengetahuan berhubungan dengan peningkatan 1,05 poin skor sikap (B=1,047; β=0,512; 95% CI: 0,421-1,674; p=0,001), dengan R²=0,262. Pengetahuan yang lebih tinggi berhubungan dengan sikap sanitasi lingkungan yang lebih positif, tetapi hubungan tersebut tidak terlihat pada praktik yang dilaporkan.