Fadli Suardhana Eka Putra
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kajian Kondisi Fisik Pemain Futsal Amatir di Lingkungan Lahan Basah Tingkat Suhu Lingkungan dan Kelembapan Udara pada Performa Kuncoro Darumoyo; Arie Rakhman; Fadli Suardhana Eka Putra; Muhammad Ridho Illahi; Reno Saputra Ramadani
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v6i2.44823

Abstract

Lingkungan lahan basah, yang seringkali memiliki suhu dan kelembapan tinggi dapat memberikan tantangan tersendiri bagi kondisi fisik pemain futsal. Pada suhu ruangan tinggi, tubuh mengalami peningkatan suhu tubuh lebih tinggi dan dan tekanan terhadap kardiovaskuler lebih tinggi sehingga mengakibatkan proses dehidrasi lebih tinggi sebagai bentuk perlawanan terhadap peningkatan suhu tersebut. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel penelitaian sejumlah 30 pemain futsal, melibatkan serangkaian tes fisik yang dirancang untuk mengukur daya tahan, kekuatan, kecepatan, kelincahan, fleksibilitas, dan keseimbangan pada kondisi suhu dan kelembapan yang berbeda. Terdapat perbedaan performa kondisi fisik pemain futsal pada saat pagi dan siang hari, dengan nilai Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,031 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata nilai kelompok pagi dan kelompok siang. Nilai rata-rata kelompok pagi adalah sebesar 3,5 dan kelompok siang sebesar 3,333. Perbedaan selisih nilai rata-rata adalah 0,166667. Hal ini disebabkan oleh kondisi suhu dan kelembapan tempat yang digunakan untuk penelitian. Mengabaikan faktor ini sama saja dengan membiarkan performa kondisi fisik tim futsal menurun drastis dan menempatkan pemain pada risiko kesehatan. Abstract Wetland environments, which often have high temperatures and humidity, can present unique challenges to the physical condition of futsal players. This study will use a quantitative approach with a research sample of 30 futsal players, involving a series of physical tests designed to measure endurance, strength, speed, agility, flexibility, and balance at different temperature and humidity conditions. There is a difference in the performance of the physical condition of futsal players in the morning and afternoon, with a Sig. (2-tailed) value of 0.031 < 0.05, so it can be concluded that there is a significant difference between the average values ​​​​of the morning group and the afternoon group. The average value of the morning group is 3.5 and the afternoon group is 3.333. The difference in the average value is 0.166667. This is caused by the temperature and humidity conditions of the place used for the study. Ignoring this factor is tantamount to allowing the physical condition of the futsal team to decline drastically and putting the players at health risk.
Potensi Olahraga Dayung Stand Up Paddle Sebagai Alternatif Wisata Olahraga Di Kalimantan Selatan Januar Inggar Yadi; Rizal Ardiansyah; Fadli Suardhana Eka Putra; Achmad Maulana
Borneo Physical Education Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Borneo Physical Education Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bpej.v6i1.5100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pengembangan wisata olahraga Stand Up Paddle (SUP) sebagai daya tarik wisata olahraga di Kalimantan Selatan dengan mempertimbangkan aspek geospasial, sosial-budaya, dan keberlanjutan lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif terhadap faktor pendukung dan tantangan yang dihadapi dalam pengembangan wisata SUP di kawasan pesisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kalimantan Selatan memiliki potensi besar untuk pengembangan wisata SUP, didukung oleh kekayaan alam maritim dan meningkatnya minat terhadap olahraga luar ruang pasca-pandemi. Namun, beberapa tantangan muncul, antara lain kurangnya infrastruktur pendukung, keterbatasan pelatihan instruktur bersertifikat, dan kurangnya promosi digital. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya sinergi antara komunitas lokal, pemerintah, dan sektor swasta untuk menciptakan ekosistem wisata olahraga yang berkelanjutan. Kesimpulannya, pengembangan SUP di Kalimantan Selatan membutuhkan kebijakan yang mendukung, pelatihan instruktur yang berkualitas, serta strategi pemasaran digital yang efektif.
Menjelajahi Pengalaman dalam Mengevaluasi Pembelajaran Pendidikan Jasmani di Kelas Inklusif Rizal Ardiansyah; Januar Inggar Yadi; Fadli Suardhana Eka Putra; Achmad Maulana
Borneo Physical Education Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Borneo Physical Education Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bpej.v6i1.5128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kesulitan yang dihadapi oleh guru saat mengevaluasi pendidikan jasmani di kelas inklusif. Metode yang digunakan yaitu dengan pendekatakan kualitatif melalui desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui observasi kelas dan wawancara mendalam dengan guru pendidikan jasmani yang bekerja di lingkungan pendidikan inklusif. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa mayoritas guru belum memiliki kompetensi dan kesiapan yang memadai dalam melakukan evaluasi yang adil dan inklusif. Kendala utama meliputi pengalaman langsung yang terbatas dengan peserta didik berkebutuhan khusus selama masa perkuliahan, kurangnya pelatihan profesional, serta ketiadaan pedoman evaluasi khusus. Guru juga sering kali mengandalkan metode evaluasi konvensional yang tidak memperhitungkan berbagai kemampuan peserta didik mereka. Selain itu, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) belum sepenuhnya disesuaikan secara memadai untuk memenuhi kebutuhan peserta didik dengan disabilitas.
Analisis Tingkat Keterampilan Teknik Dasar Pada Atlet Futsal Putra JPOK Fadli Suardhana Eka Putra; Rizal Ardiansyah; Januar Inggar Yadi; Achmad Maulana; Antonius Tuan Tana Ruron
Borneo Physical Education Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Borneo Physical Education Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bpej.v6i1.5130

Abstract

Tujuan penelitian yaitu adalah untuk melihat sejauh mana kecakapan teknik dasar permainan futsal pada atlet futsal JPOK men. Penelitian ini berfokus pada kemampuan pada permainan futsal yang meliputi kemampuan teknik dasar passing, controlling, dribbling, dan shooting. Berdasarkan penjabaran tersebut, penulis mengimplementasikan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui pendekatan survei dalam sebuah variabel yang tidak menghubungkan dengan variabel lain serta tanpa adanya perbandingan. Subyek penelitian ini terdiri dari atlet futsal JPOK men yang berjumlah 18 orang. Teknik pengumpulan data yang diterapkan oleh penulis dalam penelitian ini adalah dengan memanfaatkan instrument tes dan pengukuran. Penerapan instrumen pada penelitian ini adalah instrument “Tes Futsal FIK Jogja” yang telah diadopsi dan divalidasi isi dengan menerapkan validitas logis kepada para ahli dan validitas muka. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa atlet futsal JPOK men yang termasuk kedalam klasifikasi “sangat kurang baik” adalah sejumlah 1 orang (6%), klasifikasi “kurang baik” sejumlah 0 orang (0%), klasifikasi “cukup baik” sejumlah 2 (11%), klasifikasi “baik” sejumlah 8 orang (44%), dan klasifikasi “sangat baik” sejumlah 7 orang (39%). Berdasarkan hasil yang telah diuraikan, penulis menyimpulkan bahwa tingkat kemampuan keterampilan teknik dasar permainan futsal atlet JPOK men yang mencakup kemampuan dribbling, passing controlling, dan shooting.