Degradasi budaya merujuk pada kemerosotan nilai-nilai, norma, tradisi, dan praktik budaya dalam suatu masyarakat. Persepsi masyarakat sangat penting dalam upaya pelesatarian budaya lokal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui:1) Persepsi masyarakat terhadap degradasi nilai-nilai budaya tarian Dero di Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso. 2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya degradasi nilai- nilai budaya tarian. 3) Untuk mengetahui dampak dari degradasi budaya tarian Dero terhadap identitas budaya. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisi data dengan reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Informan penelitian ini yaitu Tokoh Adat, Masyarakat, dan Pemerintah setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa degradasi nilai-nilai budaya pada tarian dero itu menghasilkan persepsi negatif di kalangan masyarakat. Faktor yang menyebabkan adalah modernisasi, kurangnya partisipasi masyarakat, berkurangnya komunitas dero dan kurangnnya perhatian dari pemerintah setempat. Dampak yang ditimbulkan yaitu munculnya perilaku menyimpang. Hilangnya keaslian budaya juga menjadi dampak dari degradasi nilai budaya ini terlihat dari perubahan makna nilai, perubahan gerakan serta musik yang dipakai. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk pelestarian agar budaya lokal tetap dipertahankan dengan nilai yang terkandung didalamnya.