Lilik Serli Fandani
Institut Agama Islam Negeri Sorong

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN MANAJEMEN STRATEGIK DALAM MENINGKATKAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS DI INSTANSI PEMERINTAH Putri Aulia Thamrin; Hartinah; Lilik Serli Fandani; Nurul Maulidiyah; Wulan Ramadhani Usman
Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/al-mumtaz.v2i2.2276

Abstract

Persoalan keterbukaan dan pertanggungjawaban pada institusi pemerintahan tetap menjadi fokus krusial dalam merealisasikan pemerintahan yang baik. Aksesibilitas informasi publik dan responsibilitas aparatur birokrasi kerap belum terimplementasi secara maksimal sehingga memunculkan skeptisisme masyarakat terhadap institusi pemerintahan. Studi ini memiliki tujuan untuk mengkaji fungsi manajemen strategik dalam mengoptimalkan keterbukaan dan pertanggungjawaban pada institusi pemerintahan. Metode penelitian menerapkan pendekatan kualitatif dengan teknik kajian literatur yang mengeksplorasi berbagai referensi akademik relevan, mencakup jurnal, laporan, dan buku ilmiah. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa implementasi manajemen strategik melalui fase perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dapat mengonsolidasikan mekanisme kontrol, mengoptimalkan efektivitas regulasi, dan mengekspansi keterlibatan publik dalam mekanisme formulasi keputusan. Internalisasi prinsip keterbukaan ke dalam setiap fase strategi turut meningkatkan performansi organisasi publik dan mendorong pertanggungjawaban yang berkesinambungan. Manajemen strategik memegang peranan vital dalam membangun pemerintahan yang adaptif, terbuka, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
Quality Assurance Policy in Marginalized Higher Education: Educator and Staff Perspectives on Ministerial Regulation No. 39/2025 Miki Keliata; Lilik Serli Fandani; Ulfa Amaliya; Siti Hodijah; Nurul Maulidiyah; Tri Utami
Journal of Quality Assurance in Islamic Education (JQAIE) Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Quality Assurance in Islamic Education (JQAIE)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/jqaie.v6i1.2611

Abstract

The issuance of the Regulation of the Minister of Higher Education, Science, and Technology No. 39 of 2025 marks a strategic shift in Indonesia's higher education toward an information-based and continuous quality assurance system. This qualitative case study synthesizes the perspectives of lecturers and administrative staff at the State Islamic Institute (IAIN) Sorong, an Islamic higher education institution in a frontier, outermost, and underdeveloped (3T) region, regarding policy implementation. Data were gathered through in-depth interviews, observations, and document analysis. Findings reveal that stakeholders view the policy as a vital step to strengthen internal and external quality assurance, optimize cost-effectiveness, and enhance educational standards. Specifically, lecturers emphasized learning outcome enhancements and curriculum development, whereas administrative staff focused on operational standardization and assessment improvement. However, implementation faces severe contextual challenges, including limited human resources, low digital literacy, tight funding, and geographical barriers inherent to 3T regions. This study concludes that successful policy adoption requires robust governance, adaptive leadership, capacity building, and context-specific support mechanisms to strengthen quality assurance in marginalized higher education contexts.