Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Gaya Kepemimpinan dan Beban Kerja Terhadap Produktivitas Dengan Budaya Kerja Sebagai Moderasi Pada Karyawan PT. Rantau Kasai Grup Dela Puspita Sari; Seprini Seprini; Hendry Kurniawan
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v4i3.686

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan beban kerja terhadap produktivitas kerja karyawan dengan budaya kerja sebagai variabel moderasi di PT. Rantau Kasai Grup. Indikator yang digunakan pada variabel gaya kepemimpinan meliputi kemampuan menjadi panutan, kemampuan mengambil keputusan yang adil, dan kemampuan melakukan pengawasan serta evaluasi kerja. Indikator beban kerja meliputi volume pekerjaan, kompleksitas tugas, dan kemampuan fisik serta mental dalam menyelesaikan pekerjaan. Indikator budaya kerja meliputi disiplin, keterbukaan, dan saling menghargai, sedangkan indikator produktivitas kerja meliputi ketepatan pelaksanaan kerja, ketepatan hasil kerja, dan ketelitian dalam bekerja. Penelitian ini dilakukan pada karyawan PT. Rantau Kasai Grup dengan sampel 62 responden menggunakan teknik sampling jenuh. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner sebagai data primer. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, dan analisis Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan, sedangkan beban kerja berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap produktivitas kerja. Selain itu, budaya kerja telah terbukti memoderasi hubungan antara gaya kepemimpinan dan produktivitas kerja dengan melemahkan pengaruhnya dan memperkuat hubungan antara beban kerja dan produktivitas kerja. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa produktivitas kerja karyawan dipengaruhi tidak hanya oleh gaya kepemimpinan dan beban kerja, tetapi juga oleh budaya kerja yang berkembang di dalam organisasi.