Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan beban kerja terhadap produktivitas kerja karyawan dengan budaya kerja sebagai variabel moderasi di PT. Rantau Kasai Grup. Indikator yang digunakan pada variabel gaya kepemimpinan meliputi kemampuan menjadi panutan, kemampuan mengambil keputusan yang adil, dan kemampuan melakukan pengawasan serta evaluasi kerja. Indikator beban kerja meliputi volume pekerjaan, kompleksitas tugas, dan kemampuan fisik serta mental dalam menyelesaikan pekerjaan. Indikator budaya kerja meliputi disiplin, keterbukaan, dan saling menghargai, sedangkan indikator produktivitas kerja meliputi ketepatan pelaksanaan kerja, ketepatan hasil kerja, dan ketelitian dalam bekerja. Penelitian ini dilakukan pada karyawan PT. Rantau Kasai Grup dengan sampel 62 responden menggunakan teknik sampling jenuh. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner sebagai data primer. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, dan analisis Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan, sedangkan beban kerja berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap produktivitas kerja. Selain itu, budaya kerja telah terbukti memoderasi hubungan antara gaya kepemimpinan dan produktivitas kerja dengan melemahkan pengaruhnya dan memperkuat hubungan antara beban kerja dan produktivitas kerja. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa produktivitas kerja karyawan dipengaruhi tidak hanya oleh gaya kepemimpinan dan beban kerja, tetapi juga oleh budaya kerja yang berkembang di dalam organisasi.
Copyrights © 2026