Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Depot Cek Nin Banjarmasin Nico Kosasih
eCo-Buss Vol. 7 No. 3 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v7i3.2259

Abstract

Riset ini ditujukan  untuk mengkaji keterkaitan kualitas pelayanan dan harga pada keputusan pembelian konsumen pada Depot Cek Nin di Kota Banjarmasin. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dengan desain asosiatif. Pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 96 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan regresi linear berganda melalui bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan dan harga memberikan kontribusi yang positif dan signifikan pada keputusan pembelian, baik secara parsial maupun simultan. Nilai signifikansi untuk kedua variabel berada di bawah ambang batas 0,05, dengan nilai t-hitung masing-masing 5,563 untuk kualitas pelayanan dan 5,983 untuk harga. Sementara itu, nilai F-hitung sebesar 36,016 memperkuat adanya pengaruh simultan. Di antara kedua faktor, harga terbukti paling dominan dengan koefisien beta tertinggi (0,467). Hal ini menegaskan pentingnya strategi penetapan harga yang tepat dan pelayanan konsumen yang baik dalam sektor kuliner, khususnya rumah makan non-halal di wilayah mayoritas Muslim.
Pengaruh Literasi Digital, Promosi, Citra Merek, dan Kepercayaan Terhadap Keputusan Mahasiswa STIE Pancasetia Menggunakan Bank Digital Nico Kosasih; Rika Yuliyanti; Aulia Helmina Putri
eCo-Fin Vol. 7 No. 2 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i2.2557

Abstract

According to a report by Bank Indonesia, in the third quarter of 2023, e-money usage increased by 10.34% year-on-year, reaching IDR 116.54 trillion. Meanwhile, digital banking transactions grew by 12.83% year-on-year, amounting to IDR 15,148.71 trillion. One of the key factors driving the rise of digital banking is the behavior of millennials, who are accustomed to the ease and convenience of mobile transactions. This study aims to investigate the influence of digital literacy, promotion, brand image, and trust on the decision of STIE Pancasetia students to use digital banking services. This quantitative research involved a sample of 100 STIE Pancasetia students. The sampling technique applied was non-probability purposive sampling, requiring participants to be students of STIE Pancasetia who are also users of digital banking services. Data analysis was conducted using multiple linear regression, with hypothesis testing performed through F-tests and t-tests. The results indicated that promotion, trust, and brand image each have a significant partial effect on the decision to use digital banking.
Keputusan Pembelian Produk Skincare di Era Digital: Apakah Kualitas Produk, Harga, dan Influencer Marketing Masih Relevan? Vania Anargya; Firda Nosita; Sutrisno; Nico Kosasih
UPY Business and Management Journal (UMBJ) Vol. 5 No. 2 (2026): UBMJ (UPY Business and Management Journal)
Publisher : Department of Management, Universitas PGRI Yogyakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ubmj.v5i2.9790

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk, harga, dan influencer marketing terhadap keputusan pembelian produk skincare merek Skintific. Metodologi: Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan sampel sebanyak 100 responden dengan teknik purposive sampling. Analisis regresi linear berganda digunakan untuk menguji pengaruh ketiga variabel independen terhadap keputusan pembelian. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas produk, harga, dan influencer marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk skincare Skintific. Implikasi: Influencer marketing menjadi salah satu referensi pencarian alternatif dalam proses keputusan pembelian oleh konsumen di era digital saat ini. Namun kualitas produk dan harga juga masih menjadi pertimbangan penting bagi konsumen dalam keputusan pembelian produk skincare seperti Skintific. Perusahaan tidak hanya fokus pada kegiatan pemasaran digital tetapi juga tetap memperhatikan kualitas produk dan harga ditengah semakin kompetitifnya persaingan produk skincare saat ini. Penguatan pada pemasaran melalui influencer dapat menjadi salah satu strategi yang dapat dilanjutkan dengan melakukan evaluasi secara berkala terhadap efektivitasnya. Originalitas: Penelitian ini mengintegrasikan tiga faktor dalam Theory of Planned Behavior yang merefleksikan variabel kualitas produk sebagai sikap, influencer marketing sebagai norma subjektif dan harga sebagai sikap dan kontrol perilaku persepsian
Green Empowerment: Edukasi Pemilahan Sampah Rumah Tangga Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Adista Anjar Diany; Kristin Mariyani; Nico Kosasih
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i2.8672

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga yang tidak terkelola dengan baik seringkali dianggap sebagai beban lingkungan, padahal memiliki potensi ekonomi jika dikelola secara tepat dari sumbernya. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus memberdayakan ekonomi perempuan melalui edukasi pemilahan sampah rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan di RT 20 Kelurahan Sungai Jingah, Kota Banjarmasin, dengan jumlah peserta sebanyak 18 orang. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan agenda pertemuan rutin bulanan ibu-ibu PKK setempat. Metode yang digunakan bersifat sederhana, berupa penyampaian materi melalui ceramah, diskusi interaktif dengan warga, serta pendampingan langsung. Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan perilaku nyata pada partisipan dalam memisahkan limbah organik dan anorganik secara mandiri. Selain dampak ekologis berupa berkurangnya volume sampah yang dibuang ke TPA, kegiatan ini berhasil memberikan nilai tambah ekonomi bagi keluarga melalui penjualan sampah terpilah ke bank sampah dan pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk mandiri. Testimoni partisipan mengonfirmasi peningkatan literasi keuangan berbasis lingkungan, di mana sampah kini dipandang sebagai sumber daya produktif. Simpulan dari pengabdian ini adalah edukasi pemilahan sampah yang terintegrasi dengan aspek ekonomi efektif dalam mendorong partisipasi aktif perempuan dalam pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan rumah tangga
LITERASI DAN DIGITALISASI KEUANGAN DI GALERI INVESTASI EDUKASI BEI SMA NEGERI 1 PELAIHARI Tina Lestari; Nico Kosasih; Melania; Marzuki; Ragiel pangestu
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v9i2.7012

Abstract

The issue of financial literacy and inclusion in Indonesia remains significant, with Sharia financial literacy still at 39.11% (OJK, 2024), contrasting with the rapid 31.21% annual growth of digital economic transactions (Bank Indonesia, 2025). This community service focuses on enhancing financial and digital literacy among students of SMAN 1 Pelaihari, Tanah Laut, South Kalimantan, through the Galeri Investasi Edukasi BEI. The program aims to bridge the gap between theoretical understanding and practical financial skills in the digital era. The method applied involves four stages: interactive seminars, training on financial concepts and digital investment platforms (E-learning LMS, KOINS Syariah, and RDIS), technology implementation, and mentoring with pre-test and post-test evaluation. Results show a 30% average improvement in financial understanding, increased active GI members from 17 to 50 students, and 70% of participants proficient in using digital investment platforms, fostering sustainable financial literacy and inclusion in schools.