Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Pengetahuan Keluarga tentang Penanganan Kegawatdaruratan Hipertensi melalui Edukasi dan Demonstrasi Insana Maria; Annalia Wardhani; Fir'ad Setya Nugraha
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i2.289

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit degeneratif dengan angka morbiditas dan mortalitas tinggi yang memerlukan penatalaksanaan tepat, termasuk dalam kondisi kegawatdaruratan. Peran keluarga sangat penting dalam mendukung perawatan diri dan deteksi dini komplikasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan anggota keluarga mengenai manajemen keperawatan kegawatdaruratan hipertensi melalui edukasi, demonstrasi, dan pemberdayaan keluarga. Desain yang digunakan adalah pre-post test dengan melibatkan 60 anggota keluarga penderita hipertensi di Kelurahan Syamsudin Noor, Banjarbaru. Intervensi meliputi edukasi kesehatan dan demonstrasi praktik perawatan, dengan pengukuran pengetahuan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Hasil pre-test menunjukkan mayoritas peserta berada pada kategori pengetahuan cukup (70%), diikuti baik (21.7%) dan kurang (8.3%). Setelah intervensi, kategori pengetahuan baik meningkat menjadi 36.7%. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis edukasi dan demonstrasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan keluarga terkait penanganan hipertensi. Pendekatan yang berkelanjutan dan lebih personal direkomendasikan untuk mempertahankan dan mengoptimalkan peningkatan pengetahuan tersebut.
Penguatan Pengetahuan Anggota Keluarga dalam Manajemen Keperawatan Kegawatdaruratan Hipertensi Insana Maria; Annalia Wardhani; Fir'ad Setya Nugraha
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v3i2.112

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit degeneratif dengan angka morbiditas dan mortalitas tinggi yang memerlukan penatalaksanaan tepat, termasuk dalam kondisi kegawatdaruratan. Peran keluarga sangat penting dalam mendukung perawatan diri dan deteksi dini komplikasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan anggota keluarga mengenai manajemen keperawatan kegawatdaruratan hipertensi melalui edukasi, demonstrasi, dan pemberdayaan keluarga. Desain yang digunakan adalah pre-post test dengan melibatkan 60 anggota keluarga penderita hipertensi di Kelurahan Syamsudin Noor, Banjarbaru. Intervensi meliputi edukasi kesehatan dan demonstrasi praktik perawatan, dengan pengukuran pengetahuan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Hasil pre-test menunjukkan mayoritas peserta berada pada kategori pengetahuan cukup (70,0%), diikuti baik (21,7%) dan kurang (8,3%). Setelah intervensi, kategori pengetahuan baik meningkat menjadi 36,7%. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis edukasi dan demonstrasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan keluarga terkait penanganan hipertensi. Pendekatan yang berkelanjutan dan lebih personal direkomendasikan untuk mempertahankan dan mengoptimalkan peningkatan pengetahuan tersebut.
Perbandingan Penggunaan dan Waktu Pelaksanaan Metode Triage Emergency Severity Index (ESI) dan Simple Triage and Rapid Treatment (START) di Instalasi Gawat Darurat Annalia Wardhani; Insana Maria; Rusdi Rusdi; Fir'ad Setya Nugraha; Winda Sari; Zahara Noor Fadhila
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.668

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan unit pelayanan kesehatan yang memberikan penanganan segera kepada pasien dengan kondisi kegawatdaruratan. Ketepatan dalam menentukan prioritas pasien melalui sistem triage sangat penting untuk mencegah keterlambatan penanganan pada pasien kritis. Beberapa metode triage yang umum digunakan adalah Emergency Severity Index (ESI) dan Simple Triage and Rapid Treatment (START). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan penggunaan serta waktu pelaksanaan metode triage ESI dan START dalam menentukan prioritas pasien di instalasi gawat darurat. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan komparatif yang dilaksanakan di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura. Sampel penelitian berjumlah 25 perawat yang dipilih menggunakan teknik nonprobability sampling dengan metode accidental sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi waktu pelaksanaan triage, kuesioner penggunaan metode triage, serta rekam medis pasien sebagai data pendukung. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan uji Mann-Whitney dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat menggunakan metode ESI sebanyak 18 orang (72%), sedangkan metode START digunakan oleh 7 orang (28%) dengan perbedaan yang signifikan (χ² = 4,840; p = 0,028). Rata-rata waktu pelaksanaan triage metode ESI adalah 18,39 ± 2,45 detik, sedangkan metode START adalah 11,29 ± 1,11 detik. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua metode (Z = -3,786; p < 0,001) dengan effect size besar (r = 0,76). Dapat disimpulkan bahwa metode START lebih cepat dalam pelaksanaan triage, sedangkan metode ESI memberikan klasifikasi kegawatan pasien yang lebih komprehensif.