Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUH ROKOK TERHADAP JUMLAH SEL SPERMATOZOA MENCIT JANTAN (Mus Musculus, Strain Jepang) Putra, Yuhendri
Sainstek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.966 KB) | DOI: 10.31958/js.v6i1.101

Abstract

The purpose of this research is to know more about the influence of cigarette?s smoke to the quantity,  mouse?s spermatozoa during one cycle of spermatogenesis. This research used the method of  Post Test Only Control Group Design. The sample is about 24 male mice which criteria 2-3 month old, male, 25-35 gr weight. The result of the research to quantity of spermatozoa by Anova test showed the significant connection (?> 0.05) between control group with behavior, average the spermatozoa motility decrease if compare with control. Preferable if we want to know more about the influence of cigarette to the quality of sperm, we will need a test to the other quality suvh pH, velocity, viscosity and DNA of spermatoza.Key words : quality of spermatozoa, cigarettes, male mouse
Pemberdayaan “Tungku Tigo Sajarangan, Tali Tigo Sapilin” melalui Program Remaja Bersih Narkoba Fransiska, Mellia; Hidayati, Hidayati; Susanti, Evi; Zoni, Henri; Putra, Yuhendri; Ashra, Fauzi; Kustanto, Debby Ratno; Ramadanti, Indah Putri; Masnarivan, Yoko
Jurnal Abdidas Vol. 5 No. 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v5i6.1078

Abstract

Diperlukan upaya sinergis antara pemerintah, kepolisian, perguruan tinggi, lembaga adat, dan masyarakat dalam penanggulangan narkoba di Kota Bukittinggi mengingat meningkatnya penyalahgunaan narkoba dari 67 kasus tahun 2022 menjadi 100 kasus di 2023. Tujuan PkM ini adalah meningkatkan partisipasi "Tungku nan tigo sajarangan, tali nan tigo sapilin" dalam penanggulangan narkoba melalui Program Remaja Bersih Narkoba (Raja Benar). Metode: Sosialisasi melalui analisis situasi dan advokasi mitra (LKAAM dan Satresenarkoba Kota Bukittinggi), edukasi melalui pelaksanaan kegiatan workshop, penerapan teknologi yaitu pembentukan manajemen dan desain Raja Benar, pendampingan dan evaluasi melalui pengukuran pengetahuan pre dan post kegiatan, pembentukan manajemen Raja Benar, dan desain Raja Benar. Hasil: Tahap Persiapan, koordinasi dan advokasi tim dengan Mitra untuk menentukan jadwal kegiatan dan peserta. Tahap Pelaksanaan, Lokakarya. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 21 September 2024 di Aula UPN Bukittinggi. Workshop dihadiri oleh 25 peserta dari LKAAM, Satgas Narkoba Bukittinggi, LKAAM se-Kota Bukittinggi, KAN Kurai 5 Jorong, Kepala TrantibHumas se-Kota Bukittinggi, Alim Ulama, Parik Paga Nagari Kurai dan pers koran Singgalang. Narasumber Ketua LKAAM, Satgas Narkotika, dan Dosen UPN Bukittinggi. Sebelum kegiatan dimulai, dilakukan pretest pengetahuan peserta. Kegiatan dibuka oleh MC, pemaparan materi oleh ketiga narasumber yang dipimpin oleh moderator dan dilanjutkan dengan diskusi panel, pembentukan pengurus Raja Benar, yang akan ditetapkan oleh Rektor UPN, menyepakati desain Raja Benar, dan setelah itu dilakukan post-test pengetahuan peserta dan diakhiri dengan pencatatan testimoni para peserta aktivitas. Evaluasi dilakukan untuk menilai efektivitas kegiatan berupa peningkatan pengetahuan peserta worskshop sebelum dan sesudah kegiatan, pembentukan pengurus Raja Benar, disepakatinya prototipe Raja Benar di Kota Bukittinggi, dan adanya testimoni positif dari peserta kegiatan
Pengaruh latihan fonasi vokal “a” berdasarkan lee silverman voice treatment loud terhadap kejelasan bicara pasien stroke iskemik Rahayu, Sisri; Sujianto, Untung; Husna, Elfira; Ashra, Fauzi; Putra, Yuhendri; Liza, Fera
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 6 (2025): Volume 19 Nomor 6
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i6.1186

Abstract

Background: Speech nerve disorders due to stroke cause slurred speech. Lee Silverman Loud Voice Therapy can be applied using the Swanson technique to help stimulate the speech muscles. Purpose: To determine the effect of "a" vowel phonation training based on Lee Silverman Loud Voice Therapy on speech intelligibility in ischemic stroke patients. Method: This quasi-experimental study used a pretest-posttest non-equivalent control group approach, conducted from September to November 2024 at Dr. Achmad Mochtar Regional General Hospital, Bukittinggi. A purposive sampling method was used to select 22 participants, who were divided into intervention and control groups. Data were analyzed using a paired t-test with α ≤ 0.05. Results: In the intervention group, the average pretest score was 15 and the posttest score was 4.82. In the control group, the average pretest score was 16.91 and the posttest score was 16.45. A decrease in the average score indicates an improvement. The analysis showed an effect of "a" vowel phonation training with p = 0.001 (p ≤ 0.05). Conclusion: There is an effect of "a" vowel phonation training based on the Lee Silverman Voice Treatment Loud on speech intelligibility in ischemic stroke patients. A decrease in the mean speech intelligibility score indicates an increase in speech intelligibility. A lower score indicates better speech intelligibility. Suggestion: Future researchers should conduct further research with a larger sample size and implement the full training procedure, as well as considering other variables, such as severity, initial treatment time, stroke phase, other rehabilitation provided by healthcare facilities, comorbidities, family and friend support, and motivation.   Keywords: Ischemic Stroke; Lee Silverman Voice Treatment Loud; Speech Clarity; Vocal Phonation.   Pendahuluan: Gangguan saraf bicara akibat stroke menyebabkan ketidakjelasan bicara. lee silverman voice treatment loud dapat diterapkan dengan caring Swanson untuk membantu menstimulasi otot bicara. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh latihan fonasi vokal “a” berdasarkan lee silverman voice treatment loud terhadap kejelasan bicara pasien stroke iskemik. Metode: Penelitian quasi-eksperimen menggunakan pendekatan pretest posttest nonequivalent control group, dilakukan pada September-November 2024 di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Sampel diambil menggunakan purposive sampling dengan jumlah 22 partisipan yang terbagi dalam kelompok intervensi dan kontrol. Data dianalisis dengan T-Test (Paired-Test) α≤ 0.05. Hasil: Pada kelompok intervensi rata-rata ketika pre-test 15 dan post-test yaitu 4.82. Pada kelompok kontrol ketika pre-test yaitu 16.91 dan post-test yaitu 16.45. Nilai rata-rata yang menurun, menunjukkan perubahan yang membaik. Analisis menunjukkan terdapat pengaruh latihan fonasi vokal “a” dengan p = 0.001 (p ≤ 0.05). Simpulan: Terdapat pengaruh latihan fonasi vokal “a” berdasarkan Lee Silverman Voice Treatment Loud terhadap kejelasan bicara pasien stroke iskemik. Penurunan rata-rata menunjukkan nilai kejelasan yang membaik. Semakin turun nilai, maka semakin baik kejelasan bicara yang dialami. Saran: Bagi peneliti selanjutnya, dapat melakukan penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar dan melakukan seluruh prosedur latihan serta memperhatikan variabel lain, seperti tingkat keparahan, waktu penanganan awal, fase stroke, rehabilitasi lain yang didapat dari faskes, penyakit komorbid, dukungan keluarga dan teman serta motivasi.   Kata Kunci: Fonasi Vokal; Kejelasan Bicara; Lee Silverman Voice Treatment Loud; Stroke Iskemik.
Pemberdayaan Komunitas Raja Benar dalam Roadshow Edukasi dan Pembentukan Duta Gen-Berani sebagai Strategi Inovatif Pencegahan Penggunaan Zat Adiktif pada Remaja Fransiska, Mellia; Husna, Elfira; Masnarivan, Yoko; Susanti, Evi; Ashra, Fauzi; Putra, Yuhendri; Fatria, Erian; Soasa, Cindy; Salsabila, Salsabila
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i5.1199

Abstract

Penggunaan zat adiktif seperti rokok, tembakau, dan alkohol masih menjadi masalah kesehatan di Sumatera Barat. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, dari 28.384 responden tercatat 24,8% merupakan perokok aktif, dengan 21,3% merokok setiap hari. Sementara itu, perilaku mengunyah tembakau hanya ditemukan pada 0,5% responden setiap hari, dan 97,4% tidak pernah melakukannya. Konsumsi alkohol tercatat sangat rendah, hanya 0,6% yang pernah mengonsumsi, sedangkan 99,4% tidak pernah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan kelanjutan dari program tahun 2024 “Tungku Nan Tigo Sajarangan, Tali Nan Tigo Sapilin” yang berfokus pada pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui komunitas RAJA BENAR di Bukittinggi. Tujuan kegiatan ini adalah memberdayakan komunitas RAJA BENAR yang telah terbentuk melalui pelaksanaan roadshow edukasi dan pembentukan Duta Gen-Berani sebagai upaya pencegahan penggunaan zat adiktif pada remaja di SMAN 4 Bukittinggi. Metode pelaksanaan meliputi analisis situasi dan advokasi mitra, edukasi melalui roadshow, penerapan teknologi dengan pembentukan Duta Gen-Berani serta posko Gen-Berani, pendampingan dan evaluasi menggunakan pengukuran pengetahuan pretest dan posttest. Tahapan kegiatan terdiri dari persiapan (koordinasi dan advokasi mitra), pelaksanaan roadshow pada 3 September 2025, diikuti 51 peserta yang terdiri dari siswa, kepala sekolah, guru, perwakilan Dinas Kesehatan, Polresta Bukittinggi, LKAAM, serta tim PkM UPN Bukittinggi. Rangkaian kegiatan mencakup pretest, pemaparan materi, diskusi panel, pelantikan Duta Gen-Berani yang disahkan melalui SK kepala sekolah, post-test, serta pendokumentasian testimoni. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dan testimoni positif dari siswa maupun pemangku kepentingan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya pemberdayaan komunitas dan peran duta remaja dalam pencegahan penggunaan zat adiktif.
Effect of finger-holding technique on pain and anxiety in patients after Transurethral Resection of the Prostate (TURP): A quasi-experimental study Yanti S, Novi; Ashra, Fauzi; Apriadi, Dwi; Junios, Junios; Putra, Yuhendri; Liza, Fera
Lentera Perawat Vol. 7 No. 1 (2026): January - March
Publisher : School of Health Sciences Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v7i1.719

Abstract

Background: Patients undergoing Transurethral Resection of the Prostate frequently experience postoperative pain and anxiety during the early recovery phase. Non-pharmacological nursing interventions may help improve patient comfort and psychological stability during this period. Objective: This study aimed to examine the effect of the finger-holding technique on pain and anxiety among patients after Transurethral Resection of the Prostate. Methods: A quantitative quasi-experimental study with a nonequivalent control group design was conducted at Siti Fatimah Hospital Palembang from July to September 2025. Thirty-four postoperative patients were recruited using purposive sampling and divided into an intervention group (n=17) and a control group (n=17). The intervention group received the finger-holding relaxation technique twice daily for three days in addition to standard postoperative care, while the control group received standard care only. Pain intensity was measured using the Numeric Rating Scale, and anxiety levels were assessed using the Generalized Anxiety Disorder-7 scale. Data were analyzed using descriptive statistics and comparative tests with a significance level of p<0.05. Results: Both groups experienced reductions in pain and anxiety after the treatment period. The intervention group demonstrated a greater reduction in mean pain score from 6.47 to 2.06 compared with the control group, which decreased from 7.00 to 4.76. Anxiety scores in the intervention group decreased from 11.88 to 4.24, whereas the control group decreased from 11.53 to 7.18. Statistical analysis showed significant improvements in both groups, with a stronger effect observed in the intervention group. Conclusion: The finger-holding technique effectively reduces pain and anxiety in patients after Transurethral Resection of the Prostate and may serve as a simple complementary nursing intervention to improve postoperative comfort.  
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Saturasi Oksigen dan Lama Hari Rawat Pada Pasien PPOK yang Mendapatkan Posisi Semifowler di RS Hermina Ciputat: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Saturasi Oksigen dan Lama Hari Rawat Pada Pasien PPOK yang Mendapatkan Posisi Semifowler di RS Hermina Ciputat Desy Rasmiyani; Khodijah Alkaff; Surwaningsih; Mega Hasanul Huda; Muhammad Fauzi Rahman; Yuhendri Putra; Intan Asri Nurani
Jurnal Kesehatan dr. Soebandi Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan dr. Soebandi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas dr. Soebandi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36858/jkds.v10i2.380

Abstract

Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is a lung disease which has a chronic obstruction in airway that can interefere normal respiration led to death. Patients with COPD usually show symptoms such as dyspnea that are most frustrating in patients with COPD that can trigger the appearance of tightness and decreased saturation. The semi-fowler position is a position that can be chosen by patients who have difficulty breathing and in COPD patients is expected to optimize lung development so that oxygen saturation becomes increased. Given the many factors that contribute to oxygen saturation in patients, it is important to control the factors that affect oxygen saturation in patients who get a semi-fowler position. In addition, given the high prevalence of COPD, it is important for hospitals to identify factors that affect the length of day of treatment of patients with COPD. Identification of these factors can help health workers to plan treatment programs to plan the length of the day of treatment of patients who enter the hospital. The study aimed to identify factors that influence oxygen saturation and the length of days of treatment in COPD patients who get semi-fowler positions at Hermina Ciputat Hospital. Data collection was carried out from January 2020 to October 2021 using the cross-sectional method, namely by taking data at once at the same time through medical record data on 84 inpatients. The analysis test used in this study is the T-test and subsequently multivariate analysis is carried out using linear regression tests. Based on the analysis test, the factors that affect oxygen saturation are gender, smoking history, and initial saturation value. While the factors that affect the length of treatment are the history of smokers and the history of comorbid. Respondents who had a history of smoking would experience a decrease in oxygen saturation by 0.3888. Preventive interventions through smoking-related health education need to be done to reduce the severity in patients with COPD who are hospitalized.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN FLEBITIS DI RUANG RAWAT INAP INTERNE RSUD PROF. DR. MA. HANAFIAH SM BATUSANGKAR TAHUN 2013 Kasrin, Rinawati; Putra, Yuhendri
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.185

Abstract

Flebitis merupakan komplikasi akibat pemasangan infus yang masih banyak terjadi di rumah sakit dengan tanda dan gejala adanya daerah yang memerah dan hangat, nyeri atau rasa lunak dan pembengkakan didaerah penusukan atau sepanjang vena. Hasil survei awal di Ruang Rawat Interne RSUD Prof. Dr. Ma. Hanafiah, SM Batusangakar ditemukan masih ada pasien yang terpasang infus mengalami flebitis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lama terpasang infus, lokasi pemasangan dan penggantian balutan terhadap kejadian flebitis pada pasien pemasangan infus. Penelitian ini dilakukan mulai bulan Januari sampai Mei tahun 2013 dengan jenis penelitian kwantitaif yang menggunakan metode analitik observasional dan penelitian ini menggunakan disain crossectional. Sampel adalah pasien yang terpasang infus yang berjumlah 46 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan data uji chi-square kemudian diolah dengan komputerisasi. Hasil penelitian didapatkan faktor pada lama terpasang nilai p value =0,007 < 0,05, maka terdapat pengaruh lama terpasang infus dengan kejadian flebitis. Pada faktor lokasi pemasangan didapatkan nilai p value=0,025 < 0,05, maka terdapat pengaruh lokasi pemasangan dengan kejadian flebitis. Pada penggantian balutan didapatkan nilai p value=0,025 < 0,05, maka terdapat pengaruh penggantian balutan terhadap kejadian flebitis. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ada pengaruh lama terpasang, lokasi pemasangan dan penggantian balutan terhadap kejadian flebitis pada pasien pemasangan infus. Diharapkan pada perawat pelaksana agar lebih meningkatkan perawatan pada pasien yang terpasang infus.
Pengaruh Terapi Musik Mozart Terhadap Intensitas Nyeri Pada Pasien Fraktur Di Ruang Bedah Rsud Dr.Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2012. Husna, Elfira; Putra, Yuhendri Putra
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.199

Abstract

Fraktur telah menjadi masalah yang paling sering dijumpai di pusat-pusat pelayanan kesehatan diseluruh dunia. Menurut WHO 2010 Penyebab dari fraktur yang paling banyak yaitu karena kecelakaan lalu lintas. Fraktur adalah kondisi dimana terjadi patahan pada tulang yang bisa menimbulkan nyeri, nyeri merupakan masalah yang paling sering dijumpai pada penderita fraktur. Musik mozart adalah musik klasik yang paling banyak digunakan untuk mengurangi nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh terapi musik mozart terhadap intensitas nyeri pada pasien fraktur di ruang bedah RSUD Dr.Achmad Mochtar Bukittinggi tahun 2012. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan metode preexperimen dengan rancangan one group pretest –posttest. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien yang mengalami fraktur yang ada di ruang bedah RSUD Dr.Achmad Mochtar Bukittinggi, dengan menggunakan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Jumlah respondan yang dijadikan sampel sebanyak 10 orang. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data paired sample t- test. Hasil uji statistik menyeluruh nilai p = 0,000 (p < 0,05). Berdasarkan hasil besarnya nilai p yang diperolah maka disimpulkan terdapat pengruh yang signifikan antara terapi musik mozart terhadap intensitas nyeri pada pasien yang mengalami fraktur. Setelah penelitian ini di harapkan pasien mampu menerapkan terapi musik mozart sehingga dapat mengurangi nyeri.
HUBUNGAN TINGKAT EKONOMI KELUARGA DAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STATUS GIZI BALITA DENGAN STATUS GIZI BALITA DI POSYANDU SUBUR KELURAHAN PULAI ANAK AIR WILAYAH KERJA PUSKESMAS NILAM SARI KOTA BUKITTINGGI Yuhendri Putra, Yuhendri Putra; Junios, Junios
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 2 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i2.203

Abstract

Berdasarkan data Riskesdas tahun 2010 prevalensi status gizi balita berat kurang pada tahun 2010 adalah 17.9%. Bila dibandingkan dengan sasaran MDG’s tahun 2015 yaitu 15.5% maka prevalensi berat kurang secara nasional masih harus diturunkan. Kelurahan Pulai Anak Air merupakan kelurahan terbesar dari empat kelurahan di Wilayah Kerja Puskesmas Nilam Sari Bukittinggi. Dari survey awal didapatkan 4 balita dengan gizi sangat kurang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan tingkat ekonomi keluarga dan pengetahuan ibu dengan status gizi balita. Penelitian ini bersifat survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 434 balita, sampel 81 responden dengan metode accidental sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada 17 Juni 2014 di Posyandu Subur Kelurahan Pulai Anak Air. Data tingkat ekonomi keluarga dan pengetahuan ibu dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner secara wawancara dan data status gizi balita dikumpulkan dengan menimbang berat badan di Posyandu. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan chi-square test (CI =95%). Hasil penelitian didapatkan 60.5% responden dengan tingkat ekonomi rendah, 58.0% responden dengan pengetahuan tinggi, dan 93.8% responden mempunyai status gizi baik. Hasil uji statistik hubungan tingkat ekonomi keluarga dengan status gizi balita didapatkan nilai p=0.379 dan hubungan pengetahuan ibu dengan status gizi balita didapatkan nilai p=0.392. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat ekonomi keluarga dan pengetahuan ibu tentang status gizi dengan status gizi balita. Diharapkan kepada tenaga kesehatan dan orang tua untuk dapat memperhatikan status gizi balitanya agar kejadian gizi kurang di Kelurahan Pulai Anak Air dapat diatasi.
Pengaruh Terapi Jus Sirsak Terhadap Kadar Asam Urat penderita Gout Di Wilayah Kerja Puskesmas Guguak Panjang Kota Bukittinggi Tahun 2014 Kasrin, Rinawati; Putra, Yuhendri
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 2 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i2.209

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang umumnya terjadi di negara berkembang dan merupakan penyebab kematian nomor tiga di Indonesia. Hipertensi dapat terjadi seiring dengan bertambahnya usia terutama pada lansia wanita karena penurunan hormon estrogen. Pengobatan hipertensi secara garis besar dibagi menjadi dua jenis yaitu pengobatan dengan farmakologi dan nonfarmakologi diantaranya adalah pengobatan herbal, salah satu pengobatan herbal hipertensi yaitu seledri. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian jus sissak terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di Posyandu Anyelir Puskesmas Perkotaan Rasimah Ahmad Kota Bukittinggi Tahun 2014. Penelitian ini dilakukan dari maret – september 2014 di Posyandu Anyelir. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode praeksperimen (pre experimental designs) dengan disain penelitiannya one group Pretest Posttest. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 16 orang. Teknik pengumpulan sampel dengan metode purposive sampling. Analisa yang dilakukan adalah analisa univariat dan bivariat. Berdasarkan uji paired T – test menunjukkan tekanan darah sistolik p=0,000 dan tekanan darah diastolik p=0,000. Dari hasil uji statistik terdapat perbedaan yang bermakna rata – rata penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita hipertensi sebelum dan sesudah diberikan jus sissak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa mengkonsumsi jus sissak pada umumnya efektif menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi derajat I dan II. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan bagi profesi keperawatan hendaknya dapat melakukan pengembangan terapi herbal dalam upaya penurunan tekanan darah pada pasien terutama lansia.