Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Profil Ekstrak Rimpang Lengkuas (Alpinia galanga (L.) Willd.) dari Lokasi Tanam dengan perbedaan Letak Ketinggian Geografis Missya Putri Kurnia Pradani; Mamik Ponco Rahayu; Reslely Harjanti; Perdana Priya Haresmita
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 21 No. 01 Juli 2024
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v0i0.18646

Abstract

Rimpang lengkuas (Alpinia galanga (L.) Willd.) merupakan bahan tanaman obat sebagai bahan baku obat bahan alam yang harus berkualitas sehingga menjamin keamanan, dan manfaatnya. Lokasi geografis tanam menjadi salah satu faktor eksternal yang dapat mempengaruhi kualitas mutu simplisia, ekstrak dan kandungan metabolit sekunder yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perbedaan ketinggian lokasi tanam berpengaruh terhadap kualitas dan profil metabolit sekunder pada rimpang lengkuas. Sampel diperoleh dari Kecamatan Jaten, Jumantono dan Jenawi sebagai lokasi dengan perbedaan ketinggian geografis, yaitu dataran tinggi, sedang, dan rendah. Karakter mutu serta profil metabolit sekunder yang dari simplisia tersebut diidentifikasi menggunakan metode High Performance Thin Layer Chromatography (HPTLC) menggunakan pembanding eugenol selanjutnya dianalisis menggunakan hierarchical cluster analysis (HCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketinggian letak geografis tanam lengkuas yang berbeda menunjukkan profil susut pengeringan, kadar air, kadar sari larut air, dan kadar sari larut etanol yang berbeda. Profil HPTLC menunjukkan bahwa metabolit sekunder rimpang lengkuas dari Jenawi berbeda dengan sampel dari Jaten dan Jumantono dengan nilai similarity 61,49% pada analisis HCA.
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI AVICEL PH 101 DAN LAKTOSA SEBAGAI HOST DALAM PEMBUATAN TABLET CAMPURAN INTERAKTIF GLIMEPIRID MENGGUNAKAN METODE KEMPA LANGSUNG Muhammad Agung Nugroho; Ilham Kuncahyo; Reslely Harjanti
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52216/jfsi.vol8no2p80-91

Abstract

Glimepirid is an antidiabetic drug from the sulfonylurea class with low solubility, thus requiring a formulation approach to improve its bioavailability. This study aimed to examine the effect of varying concentrations of avicel pH 101 and lactose as carrier (host) materials on the physical properties and dissolution profile of glimepirid tablets prepared using the direct compression method. Three formulas were developed with avicel pH 101:lactose ratios: F1 (1:0.5), F2 (1:1), and F3 (1.5:1). Quality evaluation included tests of granule flow properties (angle of repose and flow time) and physical tablet tests (content uniformity, hardness, friability, disintegration time, and dissolution) based on the Indonesian Pharmacopoeia. ANOVA statistical analysis showed significant differences between formulas (p < 0.05). The results indicated that variations in avicel pH 101 and lactose concentrations affected the physical quality and dissolution profile of the tablets. Formula 1 had the fastest disintegration time and the highest drug release. Formula 2 demonstrated the best content uniformity, good powder flow, and stable dissolution. Formula 3 produced the hardest tablets with the lowest friability but required longer disintegration time. Formula 2 was considered the most optimal and is recommended for further development of glimepirid tablets.