Sri Wahyuni
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FUTSAL EXTRACURRICULAR COUNSELING STRATEGY IN IMPROVING STUDENTS' NON-ACADEMIC ACHIEVEMENTS AT SDN 081 PANYABUNGAN Sri Wahyuni; Muhammad Ismail Marzuki; Riski Padilah; Inri Atikah Rahmadani Lubis
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): MARET
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v10i1.3279

Abstract

This study aims to describe the futsal extracurricular coaching strategy in improving students' non-academic achievements at SDN 081 Panyabungan. The study used a descriptive qualitative approach with futsal extracurricular coaches and students as research subjects. Data collection techniques were carried out through interviews, observation, and documentation, while data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions, with data validity guaranteed through triangulation of sources and techniques. The results of the study indicate that the futsal extracurricular coaching strategy is implemented through short-term and long-term training planning, structured and sustainable coaching implementation, and systematic evaluation. This coaching strategy is able to improve students' non-academic achievements, both in the form of championship achievements and character development such as discipline, self-confidence, teamwork, and sportsmanship. Thus, futsal extracurricular coaching plays a strategic role in developing students' non-academic potential optimally and sustainably.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR Ali Yusron; Sri Wahyuni; Imelda Sari; Aisyah Harahap; Aspa Ariani
Joyful Learning Journal Vol. 15 No. 1 (2026): Joyful Learning Journal: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v15i1.45682

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar menuntut transformasi peran guru dari instruktur menjadi fasilitator guna mengatasi krisis motivasi pascapandemi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran strategis guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada konteks implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, studi dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan informan utama, Bapak Hasim Saleh, S.Pd. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan simpulan menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru bertransformasi menjadi arsitek pengalaman belajar melalui tiga dimensi utama: fasilitator pembelajaran berdiferensiasi, inovator digital melalui pemanfaatan media interaktif seperti e-comic, dan katalisator karakter dalam proyek P5. Temuan menunjukkan bahwa asesmen diagnostik dan pemenuhan kebutuhan otonomi siswa terbukti efektif mengubah motivasi eksternal menjadi motivasi intrinsik. Meskipun dihadapkan pada tantangan administratif, resiliensi dan pendekatan humanis guru menjadi kunci keberhasilan adaptasi kurikulum. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kolaborasi dalam komunitas belajar untuk mengoptimalkan strategi motivasi yang adaptif di era Merdeka Belajar