Annisa Purwanggi
Universitas Muhammadiyah Lampung

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SURVEI PRATIK MICROTEACHING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGAJAR CALON PENDIDIK SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS Muhammad Auliya Rahman; Dela Devita; Annisa Purwanggi
Walada: Journal of Primary Education Vol. 4 No. 2 (2025): WALADA: JOURNAL OF PRIMARY EDUCATION
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v4i2.381

Abstract

Pendidikan inklusif yang mengupayakan akses dan partisipasi penuh bagi semua anak termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) menjadi paradigma yang semakin relevan secara global dan nasional. Keberagaman jenis ABK seperti tunanetra, tunagrahita, tunarungu, tunadaksa, tunalaras, kesulitan belajar, cerebral palsy, autisme, anak berbakat, gangguan Rett, Asperger, lamban belajar, hingga ADHD, menuntut kemampuan mengajar yang sangat spesifik dan adaptif dari para pendidik. Mengingat karakteristik siswa berkebutuhan khusus yang unik dan beragam, tujuan penelitian ini yaitu untuk menggambarkan praktik microteaching dalam meningkatkan kemampuan mengajar calon pendidik siswa berkebutuhan khusus. Metode dalam penelitian ini merupakan kuantitatif deskriptif yang dilaksanakan pada 31 Mei-28 Juni 2025. Jenis penelitian ini adalah survei dengan subjek penelitian calon pendidik siswa berkebutuhan khusus berjumlah 18 orang. Analisis data disajikan dalam tabel dan diagram, lalu dijabarkan secara deskriptif untuk menggambarkan kemampuan mengajar calon pendidik dalam melakukan praktik microteaching. Hasil penelitian didapatkan bahwa praktik microteaching berhasil meningkatkan berbagai dimensi keterampilan mengajar calon pendidik siswa berkebutuhan khusus. Peningkatan ini meliputi pemahaman akan karakteristik siswa berkebutuhan khusus, kemampuan mengelola kelas, penyampaian materi dan tujuan pembelajaran, penggunaan media, komunikasi, manajemen waktu, hingga keterampilan evaluasi dan penutupan sesi pembelajaran. Ini mengindikasikan bahwa program microteaching efektif dalam mempersiapkan calon pendidik untuk menghadapi kompleksitas pengajaran bagi siswa berkebutuhan khusus.
Survei Implementasi Strategi Pembelajaran dalam Keterlibatan Belajar Anak Autis di PKBM Mata Hati Bandar Lampung Angella Cecilia; Ratna Tri Utami; Annisa Purwanggi
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 10 No. 1 (2026): JPKK
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v10i1.1530

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran dan keterlibatan belajar anak autis di PKBM Mata Hati Bandar Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Subjek penelitian adalah seluruh guru yang mengajar anak autis di PKBM Mata Hati Bandar Lampung berjumlah 10 orang dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert yang terdiri atas 30 butir pernyataan mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan strategi pembelajaran, keterlibatan belajar anak, serta evaluasi dan refleksi guru. Validitas instrumen dilakukan melalui expert judgement, sedangkan reliabilitas diuji menggunakan Alpha Cronbach dan menunjukkan kategori reliabel. Analisis data menggunakan statistik deskriptif berupa persentase. Hasil penelitian menunjukkan temuan utama bahwa penggunaan media visual dan contoh konkret merupakan strategi paling dominan dalam meningkatkan keterlibatan belajar anak autis (80%), diikuti penguatan positif dan pengelolaan lingkungan belajar yang terstruktur. Namun, penerapan strategi pembelajaran secara terpadu belum dilakukan secara konsisten. Keterlibatan belajar anak autis berada pada kategori cukup baik, terutama pada aspek pemahaman materi melalui dukungan visual. Evaluasi dan refleksi guru telah dilakukan, tetapi pencatatan perkembangan anak serta evaluasi berbasis data masih terbatas. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan integrasi strategi pembelajaran dan dokumentasi perkembangan anak secara sistematis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran anak autis.
Penggunaan Metode Four Step Steinberg dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa dengan Gangguan Spektrum Autis Eny Priana; Yulvia Sani; Annisa Purwanggi
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 10 No. 2 (2026): In Progress
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v10i2.1562

Abstract

This study aimed to improve the early reading skills of a student with autism spectrum disorder through the Four Step Steinberg method. The study employed a Single Subject Research (SSR) approach with an A-B-A design consisting of baseline phase 1 (A1), intervention phase (B), and baseline phase 2 (A2). The participant was a fourth-grade student at SLB Sinar Hafizah. Data were collected through reading performance tests and systematic observations, then analyzed using visual analysis within and across conditions. The findings showed that the student’s early reading skills improved after the intervention. During phase A1, reading performance remained at 0%, then gradually increased from 12.5% to 93.75% at the end of the intervention phase. In phase A2, the performance remained stable at 93.75%, indicating a maintenance effect after the intervention was withdrawn. No overlap data were found between phases A1 and B (0%), indicating a functional relationship between the intervention and changes in reading behavior. These findings indicate that the Four Step Steinberg method is effective in improving and maintaining early reading skills in students with autism spectrum disorder.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Dua Arah Anak dengan Gangguan Spektrum Autis melalui Media Flip Chart Iin Yulita; Yulvia Sani; Annisa Purwanggi
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 10 No. 2 (2026): In Progress
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v10i2.1563

Abstract

This study was motivated by the low level of two-way communication skills among children with Autism Spectrum Disorder (ASD), particularly in the aspects of eye contact, responsiveness, and turn-taking during conversations. The study aimed to describe two-way communication skills before intervention, analyze the implementation of flip chart media, and determine its effectiveness in improving two-way communication skills. A Single Subject Research (SSR) approach with an A–B–A design consisting of baseline-1, intervention, and baseline-2 phases was employed. The participant was a first-grade child with Autism Spectrum Disorder at SLB Negeri Sidomulyo. Data were collected through observation and performance tests and analyzed using visual analysis within and across conditions. The results showed that communication skills in the baseline-1 phase were at a moderate level (44.4%–50%), increased to a high level during the intervention phase (66.6%–83.3%), and remained at a high level during the baseline-2 phase (77.7%–83.3%). The findings indicate that flip chart media can be used as an alternative visual learning medium to improve two-way communication skills in children with Autism Spectrum Disorder and serve as a reference for special education practitioners.