Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementation of an Entrepreneurship-Based Sement Pot Making Training Program at SMK Negeri 03 Bombana Asdar Asdar; Muhammad Rahwam; Nur Asriani; Alvina Dwi Damayanti; Ocha Ocha; Neyla Adinda Muhtar; Kadaruddin Kadaruddin; Andi Sudirman
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.1141

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis dan jiwa kewirausahaan siswa SMK Negeri 03 Bombana melalui pelatihan pembuatan pot semen menggunakan ember sebagai media cetak pasir. Program ini dilatarbelakangi oleh perlunya penguatan pembelajaran vokasi berbasis praktik yang kontekstual dan sesuai potensi lokal. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif berbasis praktik (learning by doing) yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap proses produksi, kemampuan bekerja sama, serta keterampilan menghasilkan produk yang layak guna dan berpotensi jual. Keunggulan program terletak pada penggunaan teknologi sederhana, biaya rendah, dan kemudahan bahan baku. Program ini berpotensi dikembangkan sebagai unit produksi sekolah untuk mendukung pembelajaran kewirausahaan dan peningkatan nilai ekonomi siswa.  
Literasi Golongan Obat dan Pencegahan Resistensi Antibiotik Berbasis Prinsip DAGUSIBU: Pengalaman Pengabdian Masyarakat di Desa Andeposandu Tekla Devisa Oktadinata; Supriadi Supriadi; Sindy Apriani; Jusnydar J.; Nur Annisa; Neyla Adinda Muhtar; Muh Wisnu Hadi Pratama; Annisa Annisa; Aulia Desliani Akbar; Arieladit Tia Permana; Gugun Gugun; Nur Ainun Mardiyah Ilman; Nichen Nichen
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Vol. 5 No. 3 (2026): September: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/jpmis.v5i3.3421

Abstract

Praktik penggunaan antibiotik tanpa indikasi medis yang jelas masih umum terjadi di banyak daerah pedesaan di Indonesia, termasuk desa Andeposandu, dan menjadi pintu gerbang bagi perkembangan resistensi antimikroba. Artikel ini melaporkan implementasi program pendidikan kesehatan yang mencakup tiga topik utama klasifikasi obat, prinsip DAGUSIBU (cara memperoleh, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar), dan bahaya resistensi antibiotik yang diselenggarakan oleh Kelompok 47 Program Pengabdian Masyarakat (KKN) Universitas Sembilan bulan November untuk warga Desa Andeposandu. Kegiatan ini dirancang sebagai sesi pendidikan tatap muka yang didukung oleh slide presentasi dan dikombinasikan dengan sesi tanya jawab dua arah, mengikuti model yang telah terbukti efektif dalam berbagai program pengabdian masyarakat serupa. Partisipasi warga tinggi, sebagaimana tercermin dari banyaknya pertanyaan mengenai cara membedakan antara obat bebas dan obat resep, batas aman penggunaan antibiotik, dan cara membuang sisa obat. Setelah sesi edukasi, terjadi perubahan pemahaman peserta ke arah pemahaman yang lebih akurat tentang kapan antibiotik dapat digunakan dan kapan antibiotik harus dihindari.