Tama Anugrah
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Pembelajaran Pendidikan Jasmani Dan Olahraga Berbasis Inklusi Bagi Anak Disabilitas Di Kota Medan Agung Nugroho; Filli Azandi; Nadhira Yasmine Ahmad; Tama Anugrah; Afwa Raufi
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i1.5654

Abstract

Permasalahan utama dalam manajemen pembelajaran pendidikan jasmani dan olahraga berbasis inklusi bagi anak disabilitas di Kota Medan adalah keterbatasan sarana prasarana ramah disabilitas, kurangnya kompetensi guru PJOK dalam pembelajaran adaptif, minimnya kurikulum dan modul inklusi, adanya stigma sosial di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pembelajaran Pendidikan Jasmani dan Olahraga berbasis inklusi bagi anak disabilitas di Kota Medan, yang meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi pada sekolah penyelenggara pendidikan inklusi. Informan penelitian terdiri atas guru Pendidikan Jasmani dan Olahraga, guru pendamping khusus, serta pihak manajemen sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran disusun dengan mengacu pada kurikulum nasional dan disesuaikan dengan karakteristik anak disabilitas, meskipun belum seluruhnya didukung oleh panduan pembelajaran adaptif yang sistematis. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan melalui strategi dan metode yang fleksibel dengan modifikasi aktivitas gerak, alat, serta aturan permainan agar seluruh peserta didik dapat berpartisipasi aktif. Evaluasi pembelajaran menekankan pada proses, partisipasi, dan perkembangan individu peserta didik, namun belum didukung oleh instrumen penilaian inklusif yang baku. Kendala utama yang ditemukan meliputi keterbatasan kompetensi guru dalam pendidikan jasmani adaptif, keterbatasan sarana dan prasarana ramah disabilitas, serta minimnya referensi pembelajaran inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen pembelajaran Pendidikan Jasmani dan Olahraga berbasis inklusi telah berjalan, namun memerlukan penguatan kompetensi guru, fasilitas pendukung, dan kebijakan pembelajaran adaptif agar pelaksanaannya lebih optimal
Peran Program Latihan Terstruktur terhadap Pengendalian Berat Badan Jangka Panjang dan Kesehatan Metabolik Pinton Setya Mustafa; Luthfie Lufthansa; Reza Aofal; Tama Anugrah; Zanzabil Adwa Fitrian; Dewi Nurhidayah
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2026): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/wzt6xz76

Abstract

Pengendalian obesitas memerlukan pendekatan berkelanjutan yang tidak hanya menurunkan berat badan, tetapi juga menjaga stabilitas metabolik dalam jangka panjang. Kajian ini bertujuan menyintesis bukti ilmiah mengenai kontribusi program latihan terstruktur dalam mendukung keberlanjutan manajemen berat badan dan optimalisasi fungsi metabolik. Penelitian menggunakan metode integrative literature review dengan menelaah artikel dari berbagai basis data ilmiah melalui proses seleksi sistematis dan analisis tematik kualitatif. Hasil telaah menunjukkan bahwa latihan terstruktur berfungsi sebagai intervensi inti melalui mekanisme ganda, yaitu regulasi keseimbangan energi dan adaptasi metabolik independen dari penurunan berat badan semata. Keberhasilan implementasi sangat dipengaruhi oleh prinsip progresivitas, individualisasi program, serta dukungan perilaku dan lingkungan. Temuan ini memperkuat model konseptual bahwa latihan fisik bukan hanya alat reduksi berat badan, melainkan determinan utama stabilitas metabolik jangka panjang. Dengan demikian, integrasi latihan terstruktur dalam pendekatan multidisipliner berbasis bukti menjadi esensial dalam pengendalian obesitas berkelanjutan.