Burhaan Shodiq
Institut Teknologi Sumatera

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Profil VO2 Max Mahasiswa TPB pada Awal Perkuliahan di Institut Teknologi Sumatera Bagus Aryatama; Burhaan Shodiq; Imam Safei; Boy Tarigan
Performa Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil tingkat VO2 Max pada mahasiswa Tahap Persiapan Bersama (TPB) di Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Pengambilan data dilakukan melalui tes lari multi tahap (Bleep Test). Subjek penelitian terdiri dari 200 mahasiswa TPB ITERA berusia 19 tahun. Analisis data dilakukan dengan teknik persentase untuk menggambarkan distribusi tingkat VO2 Max.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa TPB ITERA putri tidak ada yang masuk dalam kategori "Sangat Baik Sekali", "Baik Sekali", maupun "Baik". Hanya 1% yang berada dalam kategori "Sedang", sedangkan 22% tergolong "Kurang" dan mayoritas, yaitu 77%, masuk dalam kategori "Kurang Sekali". Sementara itu, mahasiswa TPB ITERA putra juga menunjukkan pola yang serupa, dengan 0% pada kategori "Sangat Baik Sekali", "Baik Sekali", dan "Baik". Sebanyak 10% berada dalam kategori "Sedang", 9% dalam kategori "Kurang", dan mayoritas, yaitu 81%, masuk dalam kategori "Kurang Sekali". Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa secara umum, baik mahasiswa TPB putra maupun putri memiliki tingkat VO2 Max yang tergolong rendah, dengan mayoritas berada dalam kategori "Kurang" dan "Kurang Sekali". Oleh karena itu, diperlukan program pembinaan lebih lanjut guna meningkatkan kebugaran mahasiswa sehingga mereka dapat mencapai tingkat VO2 Max yang lebih baik, minimal dalam kategori "Sedang".
A 2d kinematic analysis of front kick speed in pencak silat athletes from south lampung regency Inosen Lingsir Maghribi; Bagus Aryatama; Burhaan Shodiq; Boy Sembaba Tarigan; Imam Safei; Inosen Lingsir Maghribi; Bagus Aryatama; Burhaan Shodiq; Boy Sembaba Tarigan; Imam Safei
Citius : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2026): CITIUS : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
Publisher : Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/citius.v6i1.6339

Abstract

This study aimed to describe the kinematic characteristics of front kick speed in regional level Pencak Silat athletes from South Lampung Regency preparing for the 10th Lampung Provincial Sports Week (PORPROV X) in 2026. A quantitative descriptive approach was employed involving ten athletes (six males and four females) who were actively participating in a centralized training program. Front kick performance was recorded using a high-speed Fujifilm X-T4 camera at 240 frames per second with a 50 mm focal length lens to minimize perspective distortion. The recorded videos were analyzed using Kinovea 2025.1.1 software through two-dimensional kinematic analysis. The measured variables included kick displacement, execution time, and average kick speed. The results showed that male athletes achieved higher average front kick speeds (2.75 m/s) than female athletes (2.33 m/s), primarily due to shorter execution times rather than greater displacement. Overall, performance was characterized by adequate movement range but lower temporal efficiency compared to values reported in elite athletes, indicating that execution time is a key determinant of front kick speed at the regional level. This study contributes to the biomechanics of Pencak Silat by providing empirical kinematic data at the provincial level and identifying execution time as a primary performance-limiting factor. These findings offer a biomechanical basis for targeted training interventions focusing on neuromuscular coordination, explosive strength, and movement acceleration. It can be concluded that improving temporal efficiency is critical to enhancing front kick performance. Future studies should incorporate larger samples and three-dimensional analysis for a more comprehensive understanding.