Nurul Azizah
STAI Ma'arif Magetan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Pendidikan Karakter Kemandirian Pada Anak Usia Dini 3-4 Tahun Di KB As Salam Bendo Tahun 2024 Wida Nuryanti; Nurul Azizah
Child Kingdom : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3 No 1 (2025): May
Publisher : LP3M STAI MA'ARIF MAGETAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53961/childom.v3i1.163

Abstract

Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dicanangkan pemerintah sebagai upaya mewujudkan generasi emas yang berakal cerdas, berkarakter, berdaya saing, serta berjiwa Pancasila. Penguatan Pendidikan Karakter (PKK) memiliki nilai-nilai utama yang dikembangkan dalam satuan Pendidikan. Diantara kelima nilai-nilai karakter yang dikembangkan, salah sati nilai terpenting untuk anak usia dini adalah nilai kemandirian. Karena Pendidikan karakter harus diterapkan sejak dini. Penerapan karakter kemandirian dimulai pada masa fondasi awal untuk pertumbuhan dan perkembangan seseorang dimasa depan kelak. Dalam melakukan pembentukan karakter pada anak usia dini dapat dilakukan melalui metode pembiasaan. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penguatan pendidikan karakter melalui metode pembiasaan guna melatih kemandirian pada anak usia dini 3-4 tahun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjuukan bahwa kegiatan rutin, dan keteladanan yang sudah baik yang dilakukan selama ini dapat menghasilkan suatu pembiasaan dapat meningkatkan pembentukan karakter kemandirian pada anak usia dini. Kata Kunci : Pendidikan Karakter, Metode Pembiasaan, Kemandirian Anak Usia Dini
Pengaruh Kegiatan Eksplorasi Alam terhadap Kemampuan Observasi Anak PAUD Wafiq Azizah Sujatmiko; Nurul Azizah
Child Kingdom : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3 No 2 (2025): October
Publisher : LP3M STAI MA'ARIF MAGETAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53961/childom.v3i2.400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kegiatan eksplorasi alam terhadap kemampuan observasi anak usia dini. Kemampuan observasi merupakan salah satu aspek kognitif penting yang berkembang melalui interaksi langsung dengan lingkungan, terutama pada tahap sensorimotor dan praoperasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen. Subjek penelitian dibagi ke dalam kelompok eksperimen yang mengikuti kegiatan eksplorasi alam dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen observasi terstruktur yang diberikan pada tahap pretest dan posttest. Data dianalisis secara statistik untuk melihat perbedaan dan peningkatan kemampuan observasi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak pada kelompok eksperimen mengalami peningkatan kemampuan observasi yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Kegiatan eksplorasi alam terbukti mampu meningkatkan kemampuan anak dalam memperhatikan, mengidentifikasi, dan mengungkapkan hasil pengamatan secara sederhana. Temuan ini menegaskan bahwa eksplorasi alam merupakan strategi pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini.
Implementasi Pembelajaran Antre sebagai Upaya Penguatan Regulasi Emosi Anak Usia Dini Khoirun Nisa; Nurul Azizah; Ariq Nurjannah Irbah; Desika Putri Mardiani
Child Kingdom : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3 No 2 (2025): October
Publisher : LP3M STAI MA'ARIF MAGETAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53961/childom.v3i2.478

Abstract

This study aims to describe the implementation of queue-based learning as an effort to strengthenemotional regulation in early childhood. The study employed a qualitative approach with a descriptivedesign. The subjects were children aged 4–6 years in an early childhood education setting, with teachersserving as supporting informants. Data were collected through observation, interviews, anddocumentation. Data analysis used an interactive model consisting of data reduction, data display, andconclusion drawing, with data validity ensured through source and technique triangulation. The resultsshowed that initially, children demonstrated limited emotional regulation skills, characterized byimpatience, emotional outbursts, and difficulty waiting for their turn. After consistent implementation ofqueuing activities, there was a noticeable improvement in children’s emotional regulation, includingincreased ability to wait calmly, follow rules, and reduce impulsive behavior. Queuing activities alsofacilitated the internalization of social values such as discipline, patience, and respect for others. Thesefindings indicate that queue-based learning can serve as an effective strategy to develop emotionalregulation in early childhood through direct social experiences. This study implies that simple dailyactivities can be optimized as meaningful tools for social-emotional learning in early childhood education.