Diva Andre Syahreza
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Digitalisasi Manajemen Kewirausahaan Melalui  Google Maps pada Usaha Donat dan Kue Bawang Fatir Khoirunnisa Lubis; Romaito Batubara; Larasati; Diva Andre Syahreza; Ahmad Fauzi Pulungan; Siti Suaibah Lubis; Salwah; Amelia Dewita; Isti Rahma; Ayu Meita Puteri Siregar
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2025): September-Desember "Community Empowerment Through Digital Literacy Programs to
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/8wjsr856

Abstract

This community service program was carried out with the aim of strengthening entrepreneurial management capacity while supporting the digitalization process of the home-based business “Donat and Kue Bawang Fatir,” located in Roburan Lombang Village. The business has been operating for approximately ten years; however, throughout its development, it has faced several challenges, including limited promotion, declining consumer numbers, and a marketing reach that remains confined to the local area. To address these issues, the KKN 24 Roburan Lombang community service team designed several strategies, including mentoring in simple business management, training in measurable financial management, and the application of digital technology through the registration and optimization of the business profile on Google Maps. These efforts are expected to provide added value for the business, particularly in improving accessibility and visibility in the digital sphere. The results of the program indicate an increased understanding of digital literacy among business owners, greater convenience for consumers in locating the business, and an expansion of the market reach beyond the village. These findings affirm that digitalization through the use of Google Maps can serve as a strategic step in ensuring the sustainability and competitiveness of small rural businesses while also creating opportunities for more inclusive and sustainable local economic development.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di UPTD SD Negeri 080 Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal Diva Andre Syahreza; Junita Irawati; Ali Zul Fikri; Pirdaus Siregar; Rahmat Nasution
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan hasil belajar siswa di UPTD SD Negeri 080 Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru dan siswa yang terlibat dalam proses pembelajaran di kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan model pembelajaran kooperatif, proses pembelajaran masih didominasi oleh metode ceramah sehingga siswa cenderung pasif dan kurang terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Setelah penerapan model pembelajaran kooperatif, aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan yang ditunjukkan dengan meningkatnya partisipasi siswa dalam kegiatan diskusi kelompok, interaksi antar siswa, serta keberanian siswa dalam menyampaikan pendapat. Selain itu, hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan karena siswa dapat saling membantu dalam memahami materi melalui kerja sama kelompok. Meskipun terdapat beberapa kendala seperti perbedaan kemampuan siswa dan keterbatasan waktu pembelajaran, penerapan model pembelajaran kooperatif secara umum mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran serta hasil belajar siswa. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif dapat menjadi salah satu alternatif model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah dasar.