Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Integrasi Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Siti Zuraidah; Mutia Malmar; Nadila
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 3 No. 3 (2025): Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 3 Nom
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v3i3.246

Abstract

Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) merupakan upaya strategis untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan karakter peserta didik secara kontekstual. Kearifan lokal mengandung nilai moral, sosial, dan budaya yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong, toleransi, musyawarah, dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran PKn serta peran pendidik dalam mengimplementasikannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur dan analisis deskriptif terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap konsep kewarganegaraan, memperkuat identitas budaya, serta membentuk karakter warga negara yang beretika dan berkepribadian Indonesia. Selain itu, pembelajaran PKn berbasis kearifan lokal menjadikan proses pembelajaran lebih bermakna, partisipatif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan perlu terus dikembangkan sebagai bagian dari strategi pendidikan karakter dan pelestarian budaya bangsa di tengah tantangan globalisasi.
Keprofesionalan Guru dalam Praktik Pendidikan di SMAK Monte Carmelo: Penelitian Siti Zuraidah; Kartini Rahman Nisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6013

Abstract

Keprofesionalan guru merupakan salah satu faktor kunci dalam menentukan kualitas pendidikan di satuan pendidikan. Guru profesional tidak hanya dituntut menguasai materi pembelajaran, tetapi juga memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional sebagaimana diamanatkan dalam regulasi pendidikan di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis keprofesionalan guru berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan di SMAK Monte Carmelo. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara sebagai sumber data utama. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa guru-guru di SMAK Monte Carmelo telah menunjukkan sikap profesional melalui perencanaan pembelajaran yang sistematis, pelaksanaan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, serta evaluasi yang berkelanjutan. Selain itu, komitmen moral, kedisiplinan, dan tanggung jawab guru menjadi cerminan profesionalisme dalam konteks pendidikan berbasis nilai. Artikel ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata tentang implementasi keprofesionalan guru di lingkungan sekolah menengah atas.
Pemanfaatan Sampah Plastik Melalui Kolase untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa SD: Penelitian Siti Zuraidah; Rindiyani; Hanisang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5938

Abstract

Permasalahan sampah plastik yang sulit terurai menjadi tantangan serius bagi lingkungan, termasuk di Indonesia yang tercatat sebagai salah satu penghasil limbah plastik terbesar di dunia. Salah satu upaya edukatif yang dapat dilakukan adalah melalui pemanfaatan sampah plastik menjadi karya seni. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan motorik halus peserta didik SD Inpres Nuanaga melalui kegiatan kolase berbahan dasar sampah plastik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu pembukaan (diskusi mengenai sampah plastik), inti (pembuatan kolase menggunakan sampah plastik, gunting, dan lem), serta penutup (presentasi hasil karya). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kolase mampu mendorong kreativitas, imajinasi, serta koordinasi mata-tangan peserta didik. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran peduli lingkungan sejak dini melalui pemanfaatan sampah plastik secara kreatif. Dengan demikian, pembelajaran kolase berbasis daur ulang tidak hanya bermanfaat dalam aspek pendidikan seni, tetapi juga menjadi sarana edukasi lingkungan yang inovatif.