Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital untuk mengurangi dampak negatif teknoligi digital pada kualitas pembelajaran siswa khusunya di kota Palu Sulawesi Tengah. Adapun permasalah pokok penelitian ini adalah 1) Bagaimana tingkat pemahaman literasi digital siswa SMAN di Kota Palu sebelum dan sesudah diberikan pelatihan didgital. 2) Bagaimana dampak negatif teknologi digital pada pembelajaran siswa SMA di kota Palu sebelum dan sesudah diberikan pelatihan literasi digital. 3) Apakah pelatihan literasi digital dapat meningkatkan pemahaman literasi digital pada siswa SMAN 1 Palu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitaf kuasi-eksperimental dengan desain pre-test dan post-test. Partisipan penelitian adalah siswa SMA yang terlibat dalam sebuah program pelatihan literasi digital selama dua hari yaitu SMAN 1 Palu, SMAN 4 Palu dan SMAN 5 yang berjumlah 58 orang di pilih secara random sebagai perwakilan dari sekolah SMA yang ada di kota yang dipilih secara purporsif berdasarkan letak geografis. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan angket literasi digital dan angket dampak negatif teknologi digital pada kualitas pembelajaran. Analisis data menggunakan uji-t Paired Samples Test dan Regresi Linier Sederhana dengan bantuan statistik SPS versi 26. Hasil analisis data menunjukkan bahwa 1) Tidak ada perbedaan literasi digital siswa sebelum dan sesuadah diberikan pelatihan digital. 2) Berdasarkan Tabel Model Summary ditemukan bahwa ada pengaruh pelatihan literasi digital terhadap dampak negatif teknologi digital pada siswa SMA di kota Palu dengan nilai R sebesar 0, 025 < 0,05. 3). Pelatihan literasi digital tidak meningkatkan pemahaman literasi digital pada siswa SMA di kota Palu.