Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Ability to Re Create Anecdotal Texts with Structure and Language Attention Students of Class X SMA Negeri 6 Mataram Adiprasetio Prabowo; David
Jurnal Multidisiplin Madani Vol. 2 No. 2 (2022): February 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.139 KB)

Abstract

Based on obtained reality researcher during do observation beginning on during the learning process Indonesian at SMA Negeri 6 Mataram is ability student in create return text anecdote still low. That thing seen when the teacher tells student make text anecdote , student not enough understand method compile or produce text anecdote with good and right. The research design used in this research is quantitative research. The population in this study were all students of class X SMA Negeri 6 Mataram totaling 376 students. Sample is a class X student odd semester SMA Negeri 6 Mataram for the academic year totaling 31 people. Method data collection is observation, task and documentation. The data analysis method in this study is a quantitative descriptive method. The results of this study found that the ability to recreate anecdotal texts by paying attention to structure and language was classified as cumulative performance index (IPK) 70 on normal category. This thing caused because part big student capable explain the structure of anecdotal text, explain language anecdotal text, and write return text anecdote with pay attention structure and his language.
Analisis Pengaruh Penggunaan Campur Kode Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Pada Siswa Kelas VII SMPN 7 Woja Dompu Tahun 2016/2017 Adiprasetio Prabowo
P-2623-0291
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Lembaga Penelitian Dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.221 KB) | DOI: 10.1234/.v0i0.379

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh penggunaan campur kode dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMPN 7 Woja Dompu. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini yaitu Pendeskripsian bentuk penggunaan campur kode dan pengaruh penggunaan campur kode dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VII SMPN 7 Woja Dompu tahun pelajaran 2016/2017. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif. Subjek penelitian dengan menetapkan populasi (guru dan seluruh siswa kelas VII berjumlah 4 kelas sebanyak 109 siswa ) dan sampel (guru bahasa Indonesia berjumlah 1 orang dan siswa kelas VII.A dan VII.B berjumlah 54 siswa). Metode pengumpulan data yaitu simak, dokumentasi, wawancara dan terjemahan. Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil simpulan: bahwa dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VII SMPN 7 Woja Dompu tahun pelajaran 2016/2017 ditemukan campur kode berbentuk kata, frase, dan klausa. Campur kode berbentuk kata berjumlah 95 kata, campur kode berbentuk frase berjumlah 107 frase, campur kode berbentuk klausa berjumlah 43 klausa. Penggunaan campur kode yang mendominasi dalam penelitian ini adalah campur kode berbentuk frase. Pengaruh penggunaan campur kode dalam pembelajaran yaitu bagi guru penggunaan campur kode memberikan pengaruh yang signifikan dan dapat memperlancar pembelajaran, sedangkan bagi siswa penggunaan campur kode tidak berpengaruh dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VII SMPN 7 Woja Dompu tahun pelajaran 2016/2017.
PENGARUH PENGGUNAAN CAMPUR KODE DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA SMPN 7 WOJA DOMPU Adiprasetio Prabowo
LINGUA : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 16 No. 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Center of Language and Cultural Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30957/lingua.v16i1.577

Abstract

  This study explores the use of code-mixing in Indonesian language learning used in the classroom of SMPN 7 Woja Dompu. The design of the study is a descriptive qualitative method that assigned students and teachers in SMPN 7 Woja.  Data were collected using documentation, interviews, and translations. This results of this study show Indonesian language learning in is conducted using code-mixing between Bahasa Indonesia and local language in terms of words, phrases, and clauses. Mixed-shaped code words occur in total  95 words, phrases shaped mixing 107, and code-mixing clause shaped 43. The use of code-mixing that dominate in this research is mixed in the form of code phrases. The use of code-mixing in the learning affects teachers to facilitate learning, but students accept the code-mixing as their usual daily interactions.
Kajian Fonologis Kesalahan Sistematis pada Presentasi Makalah Mahasiswa Universitas Mataram Adiprasetio Prabowo; Moh. Zalhairi
LINGUA : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 17 No. 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Center of Language and Cultural Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30957/lingua.v17i1.690

Abstract

This article is entitled "Systematic Errors in Speech Production in the Presentation of Papers of the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Mataram University (Phonological Studies). "The problem of this research is how are the forms of systematic errors in speech production and symptoms of systematic errors in speech production (phonological studies) that are found? The method of determining the research subject was carried out by determining the population of all PBSI Unram semester III students of 4 classes. The sample is regular morning class students, namely class III C and III D. Class III C consists of 40 students with details of 19 male and 21 female, while Class III D consists of 43 students with details of 20 male and 23 female. By using a purposive sampling technique. Data collection methods are observation and listening. Based on the data analysis, the conclusions were obtained: that was found a form of systematic error in fonts. The form of a systematic error in speech production namely changing the font by 13 words, removing the font by 12 words, adding the font by 3 words. Of the three forms of systematic font error, the data that many researchers found changed in the font. The researcher did not find any systematic errors in the phoneme form. NextThe symptom of systematic error in speech production (phonological study) with the most intense was the symptom of anaptyxis error of 5 words and the symptom of dissimilation error of 5 words.
BENTUK PENGGUNAAN KESALAHAN FONEMIK DALAM PRESENTASI MAKALAH MAHASISWA PRODI PGSD STKIP AL AMIN DOMPU TAHUN 2022 Adiprasetio Prabowo
Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.26 KB) | DOI: 10.58192/sidu.v1i4.368

Abstract

Artikel ini membahas penggunaan kesalahan fonemik dalam presentasi makalah mahasiswa Prodi PGSD STKIP Al Amin Dompu. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi, metode simak, metode cakap (wawancara). Metode analisis data yang dilakukan adalah mengumpulkan sampel kesalahan, mengidentifikasi kesalahan, menjelaskan kesalahan, mengklasifikasi kesalahan, mengevaluasi kesalahan. Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil simpulan: bahwa ditemukan tiga kesalahan fonemik diantaranya perubahan fonem, penambahan fonem dan pengilangan fonem. Adapun jenis kesalahan yang paling banyak ditemukan adalah perubahan fonem sebanyak 17. Letak kesalahan yang paling banyak ditemukan yaitu pada tengah kata. Kesalahan fonemik yang terjadi disebabkan beberapa faktor yaitu; 1) interferensi bahasa daerah, 2) kurangnya pengetahuan mahasiswa tentang bahasa Indonesia baku dan tidak baku, 3) pengaruh penggunaan bahasa gaul atau bahasa slang, 4) kekeliruan, 5) pengaruh istilah asing, 6) kurangnya kemampuan melafalkan istilah-istilah baru, 7) Kebiasaan, 8) faktor intertekstual. Kata kunci: kesalahan fonemik, penyebab kesalahan fonemik.
Upaya Peningkatan Kemampuan Menulis Drama Siswa Kelas XI IPA 1 SMA Negeri 3 Woja Kabupaten Dompu Adiprasetio Prabowo; Aidin; Wahyuddin
Jurnal LENTERA: Jurnal Studi Pendidikan Vol 5 No 2 (2023): Edisi Januari-Juli 2023
Publisher : Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) PGRI Kabupaten Sumbawa Barat - NTB - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51518/lentera.v5i2.147

Abstract

Learning to write drama scripts for class XI IPA 1 SMA Negeri 3 Woja needs to be improved. The purpose of this study is to describe efforts to improve the ability to write drama scripts in class XI IPA 1 SMAN 3 Woja, Dompu Regency. Methods of data collection, namely the method of observation, documentation, interviews, and assignments. The results of this study found that efforts to improve the ability to write drama scripts in class XI IPA 1 SMA Negeri 3 Woja went through various stages, namely, lesson planning, learning implementation, learning observation, learning evaluation, and reflection. The results of this study concluded that the ability of students to write drama scripts in class XI IPA 1 SMA Negeri 3 Woja Dompu Regency for the 2023/2024 academic year consisted of individual and group abilities. Individual student abilities are as follows: a) the high ability group = 69%; b) the moderate ability group = 26.9%; c) the group with low ability = 4.1%. The group achievement index (GPA) of students is 72.07 and they are in the normal ability category. The process of learning to write drama scripts will increase, and students will be active as long as the teacher goes through the stages above and conducts learning according to the lesson plan and syllabus
Application Of The Make A Match Type Cooperatif Learning Model In Improving Arts And Culture Learning Outcomes For SMPN 07 Woja Students Adiprasetio Prabowo; Swandi Swandi; Aidin Aidin
Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/sidu.v3i2.2113

Abstract

The results of this research are descriptive efforts to improve arts and culture learning outcomes by using the make a match type cooperative learning model for class VII students at SMPN 07 Woja. This research uses a classroom action research (PTK) design. Implementation of PTK actions is carried out in several periods or cycles. The data collection methods used include the observation method, listening method, questionnaire method and documentation method. Based on the research results, it shows that there is an increase in arts and culture learning outcomes using the make a match learning model for class VII students at SMPN 07 Woja which occurs starting from pre-action, cycle I and cycle II. The pre-action results showed that the average score reached 68.10 and was at a percentage of 34.48%. After taking action in cycle I, the average score increased to 77.06 and was included in the criteria of 68.96%. In cycle II the average arts and culture score increased again to 81.29, which is in the very good criteria with a percentage of 82.75%. This shows that the use of the make a match learning model carried out in each cycle was successful in achieving the expected success indicators.
WUJUD POLISEMI BAHASA DOMPU PADA MASYARAKAT DESA SERAKAPI KECAMATAN WOJA KABUPATEN DOMPU Adip, Adip
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v2i2.302

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk polisemi Bahasa Dompu pada masyarakat Desa Serakapi Kecamatan Woja Kabupaten Dompu. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode wawancara mendalam, dan metode rekaman. Berdasarkan hasil temuan oleh peneliti di Desa Serakapi, maka dapat diperoleh jumlah polisemi bentuk kata yakni sebanyak 39 kata antara lain lara, ringa, fai, oto, owa, mada, sia, ngara, mba’a, ba, ura, rea, kani, kaca, ngaha, ato, ruma, angi, langga, sampuru. Dengan demikian, dari beberapa contoh kata di atas maka dapat uraikan secara ringkas yaitu, Kata lara dapat diartikan sebagai membentang, menarik, kangkung, mengulur, larang. Kata ringa dapat artikan sebagai wijen atau dengar. Sedangkan jumlah polisemi bentuk frasa sebanyak 7 frasa antara lain frasa Lohi ra’a, tobe lampu, maba timba, na’e ade, ne’e angi, wi’i paki, lampa ulu. Dengan demikian, dari beberapa contoh frasa di atas maka dapat uraikan secara ringkas yaitu frasa lohi ra’a dapat diartikan sebagai muntah darah dan makan, tobe lampu dapat dimaknai sebagai burung walet dan serpihan lampu. Oleh karena itu, berdasarkan faktor penyebabnya terjadi karena pengaruh bahasa lain dan spesialisasi pemakaian dalam sosial masyarakat. Kata kunci: wujud, polisemi, bahasa.
THE RELATIONSHIP OF CLASS II STUDENTS' READING INTEREST WITH SYLLABLE PUZZLE MAGIZING MEDIA AT SDN 27 WOJA DOMPU Adiprasetio Prabowo; Ardiansyah
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2023): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v3i3.2915

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan upaya meningkatkan minat membaca siswa kelas II dengan media magiz puzzle dan hasil penggunaan media magiz puzzle suku kata dalam meningkatkan keterampilan membaca. Jenis penelitian ini ialah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Sampel penelitian diambil kelas II A berjumlah 25 orang. Berdasarkan hasil analisis data penelitian ditemukan bahwa penggunaan media puzzle suku kata dapat meningkatkan minat baca pada peserta didik Siswa kelas IV di SDN 27 Woja Dompu. Hasil dari pembelajaran siklus I mencapai 62% dan hasil dari siklus II mencapai 79%. Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan secara signifikan disetiap tindakan yang telah dilakukan. Peningkatan minat membaca peserta didik telah sesuai dengan kriteria keberhasilan yang diinginkan dalam penelitian.
Implementasi Metode Circ Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Mapel Bahasa Indonesia Siswa SDN 31 Woja Adiprasetio Prabowo; Swandi
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 3 No. 2 (2025): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini diantaranya bagaimanakah penggunaan metode CIRC (cooperative intgrated reading and composition) dan apakah penggunaan metode CIRC (cooperative intgrated reading and composition) meningkatkan kemampuan membaca? Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Instrumen penelitian adalah buku catatan, alat perekam suara, daftar pertanyaan dan kamera dan peneliti itu sendiri dengan bantuan Guru yang dapat mencapainya. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi (content analysis) berdasarkan teori Krippendorff. Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil simpulan bahwa penggunaan metode CIRC dalam pembelajaran bisa meningkatkan kemampuan membaca pemahaman Siswa kelas III SDN 31 Woja