Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Efektifitas Pelayanan Psikososial Dengan Telemental-Health (TMH) Pada Remaja Fandy Yoduke; Wawo Antonelda
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 12 No 4 (2021): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v12i4.580

Abstract

Pendahuluan: Masa remaja adalah transformasi struktrual dan fungsional individu. Saat remaja tidak mampu menyesuaikan pada perubahan yang terjadi, maka akan mengalami kesulitan dalam menentukan sikap saat mendapati masalah yang menimbulkan pikiran-pikiran negative dan jika berkelanjutan akan mengalami depresi bahkan bunuh diri. Pelayanan psikososial pada remaja dapat dilakukan jarak jauh mengunakan teknologi berupa telemental-health. Tujuan: Mendeskripsikan efektivitas pelayanan psikososial dengan telemental-health pada remaja. Metode: Menggunakan telaah jurnal dari database online Scopus, ProQuest, ScienceDirect, dan Wiley online menggunakan kata kunci “telemental” dan “youth or adolescent depression”. Hasil: Pelayanan psikososial dengan Telemental-Health pada remaja efektif serta dapat diterima oleh berbagai kalangan professional, para orang tua, dan para remaja. Kesimpulan: Dianggap positif dan sebagai pelengkap pelayanan konvensional serta menjawab keterbatasan pemberian layanan kesehatan mental pada remaja. Rekomendasi: Penelitian selanjutnya untuk mengetahui kepatuhan remaja menerapkan intervesi, keaktifan praktisi dalam memantau dan evaluasi intervensi, serta melibatkan klien dalam pembuatan prototype perbaikan Telemental-health. Kata Kunci: Depresi, Psikososial, Telemental, Remaja
STRATEGI KOPING PADA REMAJA DALAM MENURUNKAN GEJALA KECEMASAN DAN DEPRESI : Literature Review Fandy Yoduke; Novy H.C Daulima; Mustikasari Mustikasari

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v4i1.34251

Abstract

Abstrak Strategi Koping Pada Remaja Dalam Menurunkan Gejala Kecemasan Dan Depresi. Dalam masa remaja, individu cenderung mengalami banyak masalah yang berkaitan dengan lingkungan sosial yang dimulai dari keluarga, teman, sekolah, lingkungan, bahkan dengan pribadinya individu tersebut. Penulisan ini untuk mengetahui strategi koping pada remaja. Strategi penulisan dengan metode telaah jurnal dari Scopus, SpingerLink, Wiley online, dan Pubmed dengan kata kunci youth coping anxious. Strategi koping pada remaja ditemukan paling dominan strategi koping berorientasi tugas, distraksi/pengalihan Bersama orang tua dan teman sebaya, koping kognitiv yang melihat sebuah keuntungan dalam situasi, Koping aktif dengan humor, serta regulasi emosi positif. Untuk selanjutnya mungkin dapat mengembangkan intervensi pada strategi dengan pendekatan sosio-ekologis dalam peningkatan kualitas hidup, hubungan interpersonal dengan regulasi emosi untuk memulihkan produktivitas, kesehatan mental, dan kualitas hidup remaja.
Pendampingan Pengasuh dalam Peningkatan Perkembangan Anak Fandy Yoduke; Novy Helena Catharina Daulima; Mustikasari Mustikasari
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper aims to report on the improvement in the development of preschool-age children carried out in children aged 3.6 years. The design used in this writing is qualitative descriptive with a healthy single-case approach in a family setting. Mental nursing care interventions with a diagnosis of readiness to improve the development of preschool-age children through mentoring provide new experiences for children and increase child development maturity and provide new experiences for caregivers in accompanying the child's growth and development process. Furthermore, it is necessary to reexamine the interacting factors in the development of preschool-age children.
Acceptance and Commitment Therapy pada Pasien Skizofrenia dengan Halusinasi Yoduke, Fandy; Daulima, Novy Helena Catharina; Mustikasari, Mustikasari
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 2 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v5i2.6112

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of acceptance and commitment therapy in schizophrenic patients with hallucinations. The method used in this study is a systematic literature review with a structured and systematic search on Embase, Clinical Nurse Key, and Scopus databases using the keywords acceptance and commitment therapy AND hallucinations OR hallucinations. The search results on the database contained in him 5 related articles that are eligible to be synthesized and correspond to the theme stating that acceptance and commitment therapy in schizophrenic patients with hallucinations is an effective therapy and can be used as group therapy in community care. Conclusion The use of acceptance and commitment therapy can be applied in providing interventions to hospital, group, and community care patients. Keywords: ACT, Acceptance and Commitment Therapy, Hallucinations
EFEKTIVITAS INTERVENSI KEPERAWATAN JIWA INTEGRATIF TERHADAP ANSIETAS PADA KLIEN KANKER Yanti Apriyanti; Ekberth Mandaku; Metty Mela Adi Saputra; Fandy Yoduke
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 14, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.14.2.2026.79-87

Abstract

Kanker merupakan penyakit kronis yang tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga menimbulkan berbagai masalah psikologis, salah satunya ansietas. Ansietas yang dialami klien kanker dapat memengaruhi kualitas hidup, kemampuan beradaptasi, serta kepatuhan terhadap pengobatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas intervensi keperawatan jiwa ners generalis dan spesialis dalam menurunkan respons ansietas pada klien kanker di Ruang Anyelir RSUD Kota Bogor. Penelitian kuasi-eksperimental ini melibatkan 30 klien kanker yang dibagi ke dalam dua kelompok intervensi dengan pendekatan Model Stres Adaptasi Stuart dan Caring Swanson. Kelompok pertama memperoleh intervensi ners generalis, thought stopping, dan psikoedukasi keluarga, sedangkan kelompok kedua memperoleh intervensi ners generalis, thought stopping, dan Acceptance and Commitment Therapy (ACT). Evaluasi dilakukan sebelum dan sesudah intervensi melalui pengukuran respons kognitif, afektif, fisiologis, perilaku, dan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami penurunan tanda dan gejala ansietas yang bermakna secara statistik (p<0,05). Pada kelompok thought stopping dan psikoedukasi keluarga, penurunan gejala mencapai 84,62%, sedangkan pada kelompok thought stopping dan ACT berkisar antara 80,00% hingga 91,67%. Penelitian ini menunjukkan integrasi intervensi keperawatan jiwa ners generalis dan terapi spesialis efektif menurunkan respons ansietas pada klien kanker. Kombinasi thought stopping dan Acceptance and Commitment Therapy (ACT) menunjukkan hasil yang lebih optimal.
Hubungan Penggunaan Gadget dengan Tingkat Kecerdasan Emosional pada Remaja di SMP Negeri Model Terpadu Madani Kota Palu: Penelitian Riskiyanti Kamarudin; Ismunandar Wahyu K; Fandy Yoduke
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5736

Abstract

Penggunaan gadget dapat menimbulkan berbagai dampak kurang baik, baik terhadap kondisi fisik maupun psikologis, seperti perubahan perilaku, kestabilan mental, dan emosi individu. Pemakaian gadget secara berlebihan berpotensi menurunkan kemampuan remaja dalam berinteraksi sosial dengan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara tingkat penggunaan gadget dengan kecerdasan emosional pada remaja di SMP Negeri Model Terpadu Madani Kota Palu. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VII dan VIII di SMP Negeri Model Terpadu Madani Kota Palu dengan total 318 siswa. Penentuan jumlah sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin, sehingga diperoleh 76 responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian pada 76 responden menunjukkan bahwa sebagian besar memiliki penggunaan gadget kategori tinggi (78,9%), terutama pada responden perempuan usia 14 tahun. Kecerdasan emosional responden umumnya berada pada kategori sedang (57,9%), juga didominasi perempuan usia 14 tahun. Uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,032 (p < 0,05). Terdapat hubungan penggunaan gadget dengan tingkat kecerdasan emosional pada remaja di SMP Negeri Model Terpadu Madani Kota Palu.
Samba’a Naseha: Demo Masak Nugget Morfish dari Pangan Lokal Tinggi Protein Ningsih, Lusi Novy Mery; Aulya, Marsya; Kariani, Ni Ketut; Yoduke, Fandy; Ikhwanudin, Ikhwanudin
Abdimas Universal Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v8i1.2809

Abstract

Stunting remains a major public health issue in Indonesia, particularly in Donggala Regency, Central Sulawesi, with a prevalence of 34.1% in 2023. The contributing factors include limited access to health services, low socioeconomic conditions, and lack of parental knowledge regarding balanced nutrition. This community service activity aimed to improve public knowledge through a cooking demonstration using local food resources, featuring morfish nuggets made from yellowtail fish and moringa leaves, which are rich in protein and micronutrients. The method consisted of preparation, recipe trials, obtaining permissions, coordination with the community, and a cooking demonstration involving local mothers in Ganti Village, Donggala. The results indicated active participation of 12 mothers who directly engaged in cooking, learned about nutritional content, and practiced processing local food into healthy snacks. This activity successfully raised community awareness about the importance of balanced nutrition and provided a practical solution for stunting prevention using local food resources. In conclusion, the “Samba’a Naseha” cooking demonstration with morfish nuggets proved effective as a nutrition education medium, with potential to improve household dietary practices and support efforts to reduce stunting rates in endemic areas.
PENERAPAN COGNITIF BEHAVIOUR THERAPY DAN ACCEPTANCE COMMITMENT THERAPY PADA PASIEN DENGAN KETIDAKBERDAYAAN Fandy Yoduke; Nurhalimah Nurhalimah
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 13, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.13.4.2025.728-735

Abstract

Latar belakang: Ketidakberdayaan pada pasien lanjut usia dengan penyakit kronis seperti hipertensi dapat mengakibatkan distorsi kognitif, penurunan partisipasi dalam perawatan kesehatan, dan gangguan dalam aktivitas sehari-hari. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan kombinasi terapi Cognitive Behaviour Therapy (CBT) dan Acceptance and Commitment Therapy (ACT) sebagai intervensi keperawatan spesialistis pada pasien lansia dengan diagnosis ketidakberdayaan. Metode: Metode yang digunakan adalah studi kasus tunggal pada seorang pasien pria berusia 63 tahun dengan hipertensi tidak terkontrol. Intervensi dilaksanakan melalui 4 sesi CBT dan 8 sesi ACT. Hasil: Evaluasi pelaksanaan intervensi menunjukkan peningkatan kemandirian pasien, kesediaan untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan, serta penurunan tekanan pikiran negatif otomatis. Kombinasi CBT dan ACT terbukti efektif dalam meningkatkan fleksibilitas psikologis, regulasi emosi, dan perilaku perawatan diri. Kesimpulan: studi ini mendukung penggunaan pendekatan terintegrasi CBT-ACT untuk menangani ketidakberdayaan pada pasien lansia dengan masalah kesehatan kronis.
Penerapan Hipnosis 5 Jari Terhadap Kecemasan Penderita Hipertensi Pada Pasien Rehabilitas Ikhwanudin Ikhwanudin; Nurhayati Nurhayati; Fandy Yoduke
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.260

Abstract

Abstrak Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Selain dampak fisik, hipertensi sering memicu kecemasan yang dapat memperburuk kondisi pasien. Teknik hipnosis lima jari merupakan metode relaksasi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan tingkat kecemasan. Tujuan: Mengetahui penerapan hipnosis lima jari terhadap tingkat kecemasan penderita hipertensi pada pasien rehabilitasi. Metode: Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Self Reporting Questionnaire-29 (SRQ-29). Hasil: Responden 1 memiliki skor kecemasan 20 (kecemasan dan depresi) dan Responden 2 memiliki skor 24 (kecemasan psikotik). Setelah dilakukan intervensi hipnosis lima jari selama tiga hari, skor kecemasan menurun menjadi 3 (kecemasan dan depresi) pada responden 1 dan 5 (kecemasan dan depresi) pada Responden 2. Selain itu, tekanan darah sistolik dan diastolik juga mengalami penurunan pada kedua responden. Kesimpulan: Hipnosis lima jari efektif menurunkan tingkat kecemasan pada pasien hipertensi. Teknik ini dapat menjadi salah satu alternatif terapi non-farmakologis yang mudah diterapkan oleh perawat dalam praktik keperawatan.
Pendekatan Emotion Coaching Dalam Terapi Kelompok Terapeutik Pada Proses Perkembangan Emosi Anak Usia Prasekolah: Case Report Nurhalimah Nurhalimah; Rofi Syahrizal; Fandy Yoduke
Ners Muda Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/nm.v6i3.20434

Abstract

Anak-anak usia ini merupakan generasi penerus bangsa yang sedang berkembangan fase inisiatif vs rasa bersalah. Terapi Kelompok Teraupetik (TKT) sebagai upaya pembinaan yang tepat dan berkualitas sehingga memberikan dampak baik pada pertumbuhan dan perkembangan anak agar lebih sehat dan bahagia. Hasil pengkajian menunjukkan Anak S (3 tahun) telah mampu menjalankan 7 dari 10 tugas perkembangannya. Masalah yang ditemukan berupa kesiapan peningkatan perkembangan anak prasekolah. Inervensi yang diberikan adalah 6 sesi TKT dengan fokus hasil pada aspek emosi anak. Penerapan konsep emotion coaching dilakukan pada sesi TKT. Hasil yang ditunjukkan kemampuan ibu dalam memfasilitasi perkembangan anak mengalami peningkatan. Tugas perkembangan anak meningkat menjadi 10 dan kemampuan anak dalam meregulasikan emosi dapat dilakukan dengan baik. Sesi TKT dengan menerapkan konsep emotion coaching dapat meningkatkan tugas dan aspek perkembangan emosi anak prasekolah.