Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

STEM Learning Transformation: Solar Cell–Based Robotic Ship as an Innovative Medium for Student Creativity Y Yennita; Z Zulirfan; Hermawan Susanto; Salsabila Izzati; Ina Lestari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 2 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i2.13821

Abstract

This study aims to examine the validity, practicality, and effectiveness of a STEM-based robotic solar cell ship as a learning medium to enhance students’ creative thinking skills. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE development model, which consists of the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The participants were 64 tenth-grade students from SMK Negeri 1 Dumai, selected through random sampling. Data were collected using questionnaires, observation sheets, and creative thinking skills tests. The validity results showed that the robotic solar cell ship met the valid criteria, with average scores of 3.75 for device functionality, 3.67 for learning components, 3.58 for ease of use, and 3.59 for aesthetics and construction. In terms of practicality, positive responses were obtained from teachers (3.89), prospective teachers (3.68), and students (3.10), indicating that the media was easy to use and suitable for classroom learning. Furthermore, the effectiveness of the STEM robotic solar cell ship was proven through improvements in students’ creative thinking indicators: elaboration (51.25%), originality (46.09%), fluency (86.75%), and flexibility (71.45%). These findings demonstrate that the media supports students in understanding renewable energy, technological design, and the working principles of solar-powered electrical systems. Overall, the robotic solar cell ship serves as an innovative STEM learning tool that promotes creativity, environmental awareness, and sustainable technology literacy to address future global challenges.
Ethnoscientific Study of Cincalok Natural Fermented Food in Coastal Malay Communities Ina Lestari; Roma Ismi; Waode Nurmuhsinah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 9 No. 1 (2026): JPPSI, April 2026
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v9i1.112167

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah masih cenderung bersifat abstrak dan kurang mengaitkan konsep sains dengan budaya lokal peserta didik. Hal ini menyebabkan rendahnya pemahaman konsep serta minimnya apresiasi terhadap kearifan lokal. Salah satu potensi budaya yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar adalah tradisi fermentasi cincalok pada masyarakat Melayu pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan cincalok berdasarkan pengetahuan masyarakat, mengidentifikasi konsep IPA yang terkandung di dalamnya, serta mengkaji potensinya sebagai sumber pembelajaran IPA berbasis etnosains pada materi bioteknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan dua narasumber masyarakat Melayu pesisir, observasi langsung proses pembuatan cincalok, dan studi literatur. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi cincalok melibatkan prinsip-prinsip sains, seperti aktivitas mikroorganisme, osmosis, penurunan pH, dan kondisi anaerob. Praktik tradisional masyarakat terbukti selaras dengan konsep mikrobiologi, kimia pangan, dan bioteknologi konvensional meskipun dilakukan secara sederhana. Temuan ini juga menunjukkan bahwa cincalok berpotensi diintegrasikan sebagai sumber pembelajaran IPA berbasis etnosains dalam bentuk bahan ajar kontekstual khususnya pada topik bioteknologi. Oleh karena itu, cincalok memiliki potensi yang kuat sebagai sumber belajar yang bermakna dan kontekstual dalam pendidikan sains terutama pada materi bioteknologi dalam Kurikulum Merdeka.
Dampak Pendekatan SETS ( Science, Environment, Technology, and Society ) dalam Pembelajaran IPA di Indonesia: Systematic Review Ina Lestari; Sri Wahyurahmadina; Safrida Dwiningsih; Roma Ismi; M. Rahmad; Y Yennita
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 14, No 1 (2025): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v14i1.94875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana penelitian mengenai  pendekatan SETS dan dampaknya pada pembelajaran IPA di tingkat SMP telah dilakukan. Jenis penelitian ini adalah systematic literature review yang menggunakan diagram PRISMA. Literatur dicari melalui database Google Scholar dan Crossref. Systematic review digunakan untuk mensintesis berbagai penelitian yang relevan dan memperoleh artikel ilmiah terkait efektivitas pendekatan SETS dalam pembelajaran IPA di SMP, dengan tahun publikasi 2019–2024. Artikel yang ditemukan kemudian disaring berdasarkan dua kriteria, yaitu kriteria inklusi dan eksklusi, menghasilkan 24 artikel yang layak untuk dianalisis. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara naratif. Hasilnya menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan SETS dapat meningkatkan keterampilan abad 21.This research aims to examine the extent to which research has been carried out regarding the SETS approach and its impact on science learning at the junior high school level. This type of research is a systematic literature review using the PRISMA diagram. Literature was searched through Google Scholar and Crossref databases. A systematic review was used to synthesize various relevant research and obtain scientific articles related to the effectiveness of the SETS approach in science learning in junior high schools, with publication years 2019–2024. The articles found were then filtered based on two criteria, namely inclusion and exclusion criteria, resulting in 24 articles that were suitable for analysis. Data analysis in this research was carried out narratively. The results show that learning with the SETS approach can improve 21st century skills.
DEVELOPMENT OF A SCIENCE LEARNING MODULE BASED ON THE MENONGKAH KERANG TRADITION TO IMPROVE SCIENTIFIC LITERACY AND SCIENTIFIC ATTITUDES OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Ina Lestari; Z. Zulirfan; Evi Suryawati
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i4.8118

Abstract

This study aims to develop a science learning module based on the Manongkah Kerang tradition that is valid and practical for use in the learning process. The research method used in this study is Research and Development (RD), referring to the ADDIE model (analysis, design, development, implementation, evaluation). The results of expert evaluations including content, pedagogy, and media experts indicate that the science learning module based on the Menongkah Kerang tradition falls into the very valid category, with an overall average score of 3.78. The student practicality test yielded a score of 3.80, categorized as very practical, while the teacher practicality test scored 3.82, also categorized as very practical. These findings demonstrate that the science learning module based on the Menongkah Kerang tradition is both valid and very practical for classroom use.
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BAHAN AJAR ZAT ADITIF DAN ZAT ADIKTIF BERBASIS PBL DI SMP Ina Lestari; Fitra Suzanti; Putri Salsabila; Tasya Anggyani
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i2.6675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan dari bahan ajar berbasis problem based learing pada materi zat aditif dan zat adiktif yang digunakan saat pembelajaran. Metode yang diterapkan adalah systematic litelatur review menggunakan model PRISMA, dengan memanfaatkan sumber pustaka digital seperti google scholar dan crossref. Systematic review digunakan untuk melaksanakan sintesis bermacam riset yang relevan, mendapatkan artikel ilmiah efektivitas pengembangan bahan ajar berbasis PBL pada materi zat aditif dan zat adiktif di SMP tahun publikasi 2019–2024. Hasil yang diperoleh disaring dengan menggunakan 2 kriteria yaitu kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Dari hasil penyaringan diperoleh 7 artikel yang layak di anlisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis PBL pada materi zat aditif dan zat adiktif efektif dalam meningkatkan berpikir kreatif, berpikir kritis, pemecahan masalah, hasil belajar, dan kompetensi siswa.