Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Community Service in Improving Science Learning through the Development and Implementation of Canva Interactive Digital Teaching Materials at MI Terpadu Berkah Palangka Raya Isnaeni Maulidiati Rahmah; Siska Sari; Tiara; Muhammad Syabrina; Istiyati Mahmudah; Zaitun Qamariah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i5.5232

Abstract

The limited use of interactive teaching materials and learning technologies in the science subject at MI Terpadu Berkah Palangka Raya has led to low student motivation and suboptimal learning outcomes, primarily due to the reliance on conventional methods and printed worksheets. This community service activity aims to address these challenges by developing and assisting in the use of interactive digital teaching materials based on Canva. The implementation method starts with needs mapping, mentoring on creating digital books, and finally implementing and evaluating the use of the media in grade IV classrooms. The results showed a significant improvement in student motivation and understanding of science materials, as indicated by an average field test score of 85.29% (very feasible category). Additionally, teachers provided positive feedback with an evaluation score of 72.05%. The activity positively impacted the digital learning process at MI Terpadu Berkah Palangka Raya and enhanced teachers’ capacity to develop independent technology-based teaching media.  
Pengembangan Bahan Ajar Musim dan Iklim di Indonesia Berbasis Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Kelas IV MIS NU Kota Palangka Raya Muhammad Syabrina; Naima Zahra; Nigita Kasuma Dwi Akhirni; Putri Ramadhani; Ratih Amalia
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 4 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Juli 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i4.10431

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar musim dan iklim di Indonesia berbasis pembelajaran mendalam (Deep Learning) untuk siswa kelas IV MIS NU Kota Palangka Raya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui validasi ahli, penilaian guru, respons siswa, serta tes hasil belajar yang melibatkan 26 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memperoleh kategori sangat layak dengan persentase validasi ahli materi sebesar 91,70%, ahli desain 93,50%, penilaian guru 82,40%, dan uji coba lapangan 90,30%. Selain itu, hasil uji paired t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest (p < 0,001), yang menandakan bahwa penggunaan bahan ajar memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Meskipun demikian, rata-rata skor N-Gain sebesar 0,36 (36,31%) menunjukkan bahwa efektivitas peningkatan hasil belajar masih belum optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan sangat layak digunakan dalam pembelajaran dan berpotensi mendukung pengalaman belajar yang lebih bermakna serta kontekstual bagi siswa sekolah dasar.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis PembelajaranMendalam (Deep Learning) Pada Mata Pelajaran IPASKelas V MIN 3 Kota Palangka Raya Muhammad Syabrina; Putri Bella Marisa; Nur Hidayah; Nayla Intaniarty; Sawitri Sawitri
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i4.400

Abstract

Di era Revolusi Industri 4.0, bahan ajar perlu menyesuaikan perkembangan teknologi agar mampu menarik minat belajar siswa. Salah satu bentuk bahan ajar yang relevan adalah media pembelajaran interaktif berbasis digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar digital berupa media pembelajaran interaktif untuk siswa kelas V pada mata pelajaran IPAS. Penelitian menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Hasil validasi menunjukkan media yang dikembangkan sangat layak digunakan, dengan persentase penilaian ahli materi sebesar 87,00%, ahli desain 90,70%, penilaian guru 94,40%, dan uji coba lapangan 86,10%. Hasil uji T sebesar 0,01 menunjukkan media berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Analisis N-gain sebesar 0,80 berkategori tinggi, sedangkan efektivitas media mencapai 92,32 dengan kategori efektif. Kesimpulan penelitian pengembangan bahan ajar dapat meningkatkan hasil belajar siswa. 
Penerapan Metode Jigsaw Pada Pembelajaran Ipas Siswa Kelas V SD Negeri 9 Menteng Palangka Raya Andi Asriyani Rahman; Sulistyowati Sulistyowati; Muhammad Syabrina
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i3.6290

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan metode Jigsaw pada pembelajaran Ipas Siswa Kelas V SD Negeri 9 Menteng Palangka Raya. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan Obsevasi, wawancara, dan dokumentasi.  Teknik analisis data menggunakan Miles dan Huberman yang terdiri atas pengumpulan data (data collection), reduksi Data (data reduction), penyajian data (data display), penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusion drawing/ verification). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan metode Jigsaw dalam pembelajaran IPAS kelas V SD Negeri 9 Menteng Palangka Raya terbukti efektif meningkatkan keaktifan, kerja sama, dan pemahaman siswa. Siswa menjadi lebih bertanggung jawab, percaya diri, dan terlibat dalam proses belajar. Meskipun ada tantangan dalam manajemen waktu dan variasi partisipasi, secara keseluruhan metode ini menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan.