Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Implementasi Prinsip Good Governance dalam Manajemen Pelayanan Keuangan Syariah di BMT Islam Berdaya Mandiri Sri Rahma Dewi; Wika Wahyuni; Nurdesri Juni Amelia; Harapan Tua R.F.S
MIMBAR ADMINISTRASI FISIP UNTAG Semarang Vol. 22 No. 2 (2025): Oktober : Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/mia.v23i2.3305

Abstract

This study analyzes the application of good governance principles in the context of Islamic financial service management at Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Islam Berdaya Mandiri Kaitakan. This study uses a qualitative approach with a case study method, collecting data through in-depth interviews, participant observation, and analysis of internal documents. The results of the study show that the five principles of good governance transparency, accountability, responsibility, independence, and fairness have been adequately implemented, albeit with varying degrees of depth. Transparency is realized through routine financial reporting at the Annual Member Meeting, although access to daily information is still limited. Accountability is maintained through internal and external oversight mechanisms from the Cooperative Office, although independent external audits have not been carried out routinely. The institution's responsibility is reflected in its sharia compliance, which is supervised by the Sharia Supervisory Board, and the accuracy of its financial reporting. Independence is realized through a deliberative decision-making process, while fairness is applied in the form of non-discriminatory services and the distribution of financing based on field verification. The findings reveal that the main challenges lie in the digitization of information systems and limited resources for external audits. Overall, the implementation of good governance at BMT has created a governance foundation that is in line with sharia principles and modern public administration values, with room for improvement mainly in the optimization of information technology and institutional capacity building.
STUDI PUSTAKA TENTANG PERAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASINAL DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI Harapan Tua R.F.S; Febri Maisa Putri; Mutia Hasanah; Neila Faiza Suhana; Virginia Sisilia Situmorang
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.52011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan kinerja pegawai melalui kajian literatur dari berbagai hasil penelitian terdahulu. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode studi pustaka (literature review), dengan mengkaji empat artikel ilmiah yang membahas hubungan antara kepemimpinan transformasional, motivasi kerja, kepuasan kerja, budaya organisasi, dan kinerja pegawai. Hasil sintesis menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui variabel mediasi seperti motivasi dan kepuasan kerja. Pemimpin transformasional yang mampu menjadi teladan, menginspirasi, menstimulasi kreativitas, dan memberikan perhatian individual terbukti dapat menumbuhkan semangat kerja, loyalitas, serta rasa tanggung jawab pegawai terhadap organisasi. Selain itu, kesesuaian antara gaya kepemimpinan dan budaya organisasi menjadi faktor penting yang menentukan keberlanjutan pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja. Dalam konteks birokrasi publik Indonesia, kepemimpinan transformasional menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi hasil. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kompetensi kepemimpinan dan budaya kerja inovatif merupakan strategi penting untuk meningkatkan kinerja pegawai di sektor publik.
PENERAPAN SISTEM REWARD DAN PUNISHMENT DALAM MENINGKATKAN KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) : STUDI LITERATUR Harapan Tua R.F.S; Jesika Situmorang; Lenny Octaviani Br Sembiring; Dhini Aulia Anggraeni; Ribka Febriani Zebua
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.52256

Abstract

Kinerja ASN merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam membangun dan mencapai tata kelola pemerintahan yang baik, efektif dan efisien. Pemberian reward dan punisment merupakan salah satu carayang dinilai dapat meningkatkan kinerja ASN. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem reward dan punishment dalam meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara serta mengindentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam menerapkan sistem reward dan punishment. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji beberapa sumber seperti jurnal dan artikel ilmiah yang relevan dan membahas tentang sistem reward dan punishment. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan reward dan punishment dapat meningkatkan motivasi kerja, kepuasan kerja dan meningkatkan kedisiplinan, dimana hal ini membuktikan bahwa penerapan reward dan punishment terbukti meningkatkan kinerja ASN.  Untuk meningkatkan efektivitas penerapan sistem reward dan punishment diperlukan ketegasan dan keadilan pimpinan, kesadaran individual ASN, serta kejelasan standar dan indikator kinerja.
UPAYA PELATIHAN HOSPITALITY BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA (BPSDM) DALAM MENINGKATKAN KINERJA PELAYANAN APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) PROVINSI RIAU Harapan Tua R.F.S; Dohan Suhada; Viola Meyna; Romauli Panggabean; Husnul Paridah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.52493

Abstract

Pelayanan publik yang berkualitas merupakan tuntutan utama dalam mewujudkan birokrasi yang profesional dan berintegritas. Namun, masih ditemui aparatur yang belum menerapkan nilai-nilai pelayanan prima dalam praktik kerja sehari-hari. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Riau dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pelatihan hospitality. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan laporan dokumen. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif untuk menggambarkan pelaksanaan pelatihan yang meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan hospitality tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga membentuk sikap ramah, empatik, dan komunikatif aparatur sehingga tercipta budaya pelayanan yang humanis. Pelatihan hospitality yang diselenggarakan oleh BPSDM Provinsi Riau menjadi langkah strategis dalam memperkuat budaya pelayanan prima dan meningkatkan citra positif birokrasi di mata masyarakat.
PERAN KOMPENSASI NON-FINANSIAL DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN GENERASI Z Harapan Tua R.F.S; Dea Astria; Faiza Ninda Adira; Nadienda Putri; Afiya Husni; Rahel Andina Putri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.52663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran kompensasi non-Finansial dalam meningkatkan kinerja karyawan Generasi Z. Generasi Z memiliki kebutuhan dan harapan yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya, terutama terkait fleksibilitas kerja, pengakuan, kesempatan pengembangan, dan suasana kerja yang mendukung. Dengan mengkaji literatur dan hasil penelitian sebelumnya, studi ini menganalisis bagaimana jenis kompensasi non-Finansial seperti penghargaan non-materi, fleksibilitas kerja, dan peluang pengembangan karier dapat memengaruhi motivasi, kepuasan kerja, dan kinerja karyawan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kompensasi non-keuangan berperan penting dalam meningkatkan motivasi intrinsik dan loyalitas karyawan. Karyawan Generasi Z cenderung lebih berkomitmen dan memiliki kinerja lebih baik apabila merasa dihargai, diberikan kesempatan berkembang, dan bekerja di lingkungan yang positif. Namun, efektivitas kompensasi non-Finansial dipengaruhi oleh kesesuaian antara kebutuhan individu, karakter organisasi, serta kualitas pelaksanaannya. Penelitian ini menekankan bahwa organisasi perlu menerapkan strategi kompensasi yang sesuai, adaptif, dan relevan dengan karakteristik Generasi Z agar dapat meningkatkan kinerja secara optimal dan berkelanjutan.
EFEKTIVITAS EVALUASI KINERJA TENAGA KEPENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU LAYANAN AKADEMIK DI PERGURUAN TINGGI Harapan Tua R.F.S; Faiza Yania Yasmin; Rahmawati Saragih; Fadilla Lolicorima; Dini Tia Anggriani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.52664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas evaluasi kinerja tenaga kependidikan dalam meningkatkan kualitas layanan akademik di perguruan tinggi. Pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif melalui studi literatur yang mengumpulkan berbagai temuan empiris mengenai praktik evaluasi kinerja, kompetensi tenaga kependidikan, serta pengaruhnya terhadap mutu layanan. Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi kinerja berperan sebagai alat strategis dalam pengembangan sumber daya manusia, baik dengan mengidentifikasi kebutuhan pelatihan, meningkatkan kompetensi teknis dan administratif, maupun memperkuat budaya kerja. Evaluasi yang dijalankan secara objektif, terukur, dan konsisten terbukti mampu meningkatkan ketepatan layanan, keandalan administrasi, serta kepuasan mahasiswa. Faktor pendukung meliputi ketersediaan SOP dan indikator kinerja, budaya organisasi yang terbuka, digitalisasi sistem administrasi, dan program pengembangan berkelanjutan. Sebaliknya, hambatan yang ditemui antara lain beban kerja yang tidak proporsional, minimnya supervisi, keterbatasan fasilitas dan infrastruktur, dan rendahnya literasi digital. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa mengintegrasikan hasil evaluasi kinerja ke dalam manajemen mutu berkelanjutan menjadi kunci utama dalam mewujudkan layanan akademik yang profesional, responsif, dan kompetitif.