Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemberdayaan Ekonomi Lokal melalui Pendampingan Pengelolaan Keuangan dan Perpajakan pada UMKM di Desa Labuhan Sumbawa Fahlia; Diah Intan Syahfitri; Oryza Safitri; Jayanti Mandasari
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): MARET-APRIL
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/5qcw6p34

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, menghadapi kendala struktural yang signifikan dalam pengelolaan keuangan dan kepatuhan perpajakan. Observasi empiris menunjukkan bahwa sebagian besar pemilik UMKM tidak memiliki pengetahuan akuntansi dasar, tidak menyelenggarakan pencatatan keuangan formal, dan sama sekali tidak memahami kewajiban perpajakan yang berlaku berdasarkan rezim PP 55/2022 yang mengatur Pajak Penghasilan (PPh) UMKM. Program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Teknologi Sumbawa ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan kepatuhan perpajakan di kalangan pemilik UMKM melalui pendekatan Penelitian Tindakan Partisipatif (Participatory Action Research/PAR) yang terstruktur. Program ini mencakup tiga tahap: analisis situasi dan asesmen kebutuhan; pelaksanaan lokakarya intensif yang meliputi pelatihan pencatatan keuangan menggunakan format pembukuan sederhana serta sosialisasi perpajakan terkait pendaftaran NPWP, penghitungan penghasilan berdasarkan skema tarif final 0,5%, dan prosedur e-Filing; serta diikuti dengan pemantauan dan evaluasi. Sebanyak 40 peserta UMKM terlibat dalam program ini. Evaluasi kuantitatif melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan manajemen keuangan, dengan nilai rata-rata meningkat dari 42,8 menjadi 78,6, atau kenaikan absolut sebesar 35,8 poin. Secara kualitatif, peserta menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menyusun laporan keuangan sederhana dan memahami kewajiban perpajakan mereka. Temuan ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan program literasi keuangan yang berkelanjutan ke dalam strategi pengembangan UMKM perdesaan, dengan dukungan kelembagaan formal dari pemerintah daerah dan kantor pelayanan pajak.
GREEN ACCOUNTING, TATA KELOLA, DAN BIAYA LINGKUNGAN: DETERMINAN PROFITABILITAS SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN. Diah Intan Syahfitri; Oryza Safitri
Jurnal Akunida Vol. 12 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jakd.v12i1.24951

Abstract

Profitabilitas merupakan indikator penting yang mencerminkan kinerja keuangan perusahaan dan menjadi pertimbangan utama investor dalam mengambil keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan green accounting, good corporate governance (GCG), dan biaya lingkungan terhadap profitabilitas perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021-2025. Metode yang digunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan data panel yang bersumber dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan laporan keuangan terbaru tahun buku 2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan analisis data yang diterapkan adalah regresi data panel dengan bantuan software EViews 12 melalui pemilihan model dilakukan melalui uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier sehingga Random Effect Model (REM) dipilih sebagai model estimasi yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green accounting dan good corporate governance berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan biaya lingkungan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai Adjusted R-squared sebesar 0,687. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur akuntansi keberlanjutan dengan menggabungkan variabel lingkungan dan tata kelola dalam satu model penelitian yang terintegrasi.
Membangun Literasi Kewirausahaan Pada Siswa SMAN 1 Lape Kabupaten Sumbawa Fahlia; Diah Intan Syahfitri; Oryza Safitri; Novi Anny Indrawati
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): NOVEMBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ck8mn727

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh urgensi penanaman mentalitas kemandirian ekonomi pada generasi muda di Kabupaten Sumbawa, khususnya di Kecamatan Lape, yang memiliki potensi sumber daya alam melimpah namun belum teroptimalkan melalui hilirisasi produk. Program ini bertujuan untuk membangun literasi kewirausahaan yang komprehensif, meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik pada siswa SMAN 1 Lape. Intervensi pendidikan ini merespons tantangan demografi dan tingginya angka pengangguran terdidik di Nusa Tenggara Barat melalui pendekatan yang terintegrasi dengan Kurikulum Merdeka. Metode pelaksanaan menggunakan Participatory Action Learning (PAL) yang mencakup empat tahapan strategis: (1) Sosialisasi dan Dekonstruksi Mindset, (2) Pelatihan Perencanaan Bisnis menggunakan Business Model Canvas (BMC), (3) Lokakarya Pemasaran Digital dan Pembuatan Konten Kreatif, serta (4) Klinik Bisnis dan Evaluasi. Kegiatan ini melibatkan siswa kelas XI dan XII serta pengurus OSIS SMAN 1 Lape sebagai agen perubahan utama. Hasil pengabdian menunjukkan adanya transformasi signifikan pada paradigma siswa, dari orientasi pencari kerja (job seeker) menjadi pencipta kerja (job creator). Secara kuantitatif, terjadi peningkatan pemahaman konsep kewirausahaan dan keterampilan teknis penyusunan BMC. Secara kualitatif, siswa mampu mengidentifikasi potensi local seperti komoditas jagung dan peternakan sebagai basis ide bisnis yang inovatif. Pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran juga terbukti meningkatkan efikasi diri siswa dalam menghadapi persaingan pasar global. Laporan ini merekomendasikan pelembagaan inkubator bisnis di tingkat sekolah dan sinergi yang lebih erat antara satuan pendidikan dengan sektor UMKM lokal untuk menjamin keberlanjutan ekosistem kewirausahaan pelajar di Kabupaten Sumbawa.
Pengaruh Pengangguran dan Pengeluaran Perkapita Terhadap Indeks Kedalaman Kemiskinan Provinsi NTB 2022-2024 Rozzy Aprirachman; Yuni Purnama; Oryza Safitri
Benefit: Journal of Bussiness, Economics, and Finance Vol. 3 No. 2 (2025): BENEFIT: Journal Of Business, Economics, and Finance
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/benefit.v3i2.1362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh tingkat pengangguran dan pengeluaran per kapita terhadap Indeks Kedalaman Kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selama periode 2022 hingga 2024. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan menerapkan metode regresi linier berganda pada data panel yang mencakup sepuluh kabupaten/kota di wilayah NTB. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pengangguran memberikan dampak positif dan signifikan terhadap Indeks Kedalaman Kemiskinan, dengan nilai koefisien 0,0119599. Sebaliknya, pengeluaran per kapita juga menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan, dengan koefisien sebesar 0,0029001. Secara keseluruhan, kedua variabel ini hanya mampu menjelaskan 26,9 persen dari variasi Indeks Kedalaman Kemiskinan, sehingga dapat diindikasikan bahwa masih terdapat faktor lain di luar model yang lebih berpengaruh terhadap tingkat kedalaman kemiskinan di daerah tersebut.