Nur Hidayah
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Modul Ajar Sosiologi SMA Kurikulum Merdeka Dwi Agustina; Poerwanti Hadi Pratiwi; Datu Jatmiko; Nur Hidayah; Tomy Lovendo
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 1 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i1.413

Abstract

Mata pelajaran Sosiologi telah diajarkan di jenjang SMA sejak diberlakukannya Kurikulum 1984 hingga Kurikulum Merdeka saat ini. Meskipun demikian, guru Sosiologi masih menghadapi berbagai hambatan, salah satunya dalam perancangan modul ajar. Penelitian ini bertujuan mengkaji kesesuaian modul ajar Sosiologi berbasis Kurikulum Merdeka dengan pencapaian kompetensi pembelajaran di SMA. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis dokumen terhadap 23 modul ajar karya mahasiswa PPG Prajabatan pada Fase E dan F. Dokumen di analisis dengan bantuan software atlas-ti dan diinterpretasikan menggunakan teori konstruktivisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa level kognitif HOTS memiliki proporsi lebih tinggi (52,6%) dibandingkan LOTS (47,4%). Pada LOTS, tingkat yang paling dominan adalah C2 memahami (46,06%), sedangkan pada HOTS, tingkat tertinggi adalah C6 menciptakan (36,06%). Keberagaman kata kerja operasional yang digunakan merefleksikan tuntutan pembelajaran abad ke-21, di mana peserta didik tidak hanya mengingat, memahami, dan menerapkan, tetapi juga menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan solusi atas permasalahan berbasis situasi nyata. Temuan ini mengindikasikan bahwa modul ajar yang disusun telah berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi dan selaras dengan capaian kompetensi pembelajaran. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru dalam merancang modul ajar yang mendukung HOTS sebagai tuntutan pembelajaran abad ke-21.