Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Development and Performance Testing of a PANI–GO Soil Conductivity Sensor Nuralam Nuralam; Rizdam Firly Muzakki; Sri Lestari Kusumastuti; Hariyanto Hariyanto
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 12 No 1 (2026): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v12n1.118-125

Abstract

Smart agriculture systems require soil sensors capable of monitoring environmental conditions in real-time and with high accuracy. This research presents the design and fabrication of a soil conductivity sensor prototype using a composite material of Polyaniline (PANI) and Graphene Oxide (GO). The prototype is designed with a two-electrode structure based on copper layers, where the active PANI–GO layer functions as a conductive path that responds to soil moisture and ion levels. The PANI–GO composite was synthesized through a polymerization method and then applied to copper-based electrodes. Test results showed detectable changes in resistance according to variations in soil moisture content, where resistance values decreased as the soil became moister and more fertile. Moisture levels were adjusted to 10%, 20%, 30%, and 40% for two soil types: fertile and infertile. These results indicate the potential of the composite material as a simple soil sensor that can be further developed for Internet of Things (IoT) applications in agriculture. This study serves as a foundational step in the development of low-cost, flexible, and easily integrated conductive soil sensors.
Analisis Tuning PID untuk Sistem Shaking Table Berbasis Mikrokontroler ESP32 dan LabVIEW Hariyanto Hariyanto; Nuralam; Adil Mustaghfir; Fatih Rizqi Santoso
Electrices Vol 7 No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/ees.v7i2.7731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem kendali PID pada shaking table satu sumbu berbasis mikrokontroler ESP32 dan antarmuka LabVIEW dengan dukungan sensor ADXL345 sebagai pembaca percepatan serta sensor ultrasonik sebagai deteksi deformasi. Identifikasi sistem dilakukan dengan metode system identification menggunakan MATLAB, sehingga diperoleh model fungsi transfer dengan tingkat kecocokan (best fit) sebesar 53,93%. Parameter PID ditentukan melalui metode trial and error dengan kriteria steady-state error (SSE) dan Root Mean Square Error (RMSE). Pengujian dilakukan menggunakan tiga variasi parameter PID, dan hasil terbaik diperoleh pada kombinasi Kc = 8, Ti = 1, Td = 3 yang menghasilkan SSE sebesar 0,000128–0,000057 dan RMSE sebesar 0,047049–0,066629. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem mampu mereplikasi respon gempa dengan akurasi dan kestabilan yang baik. Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa sistem shaking table berbasis ESP32 dan LabVIEW dapat berfungsi sebagai sarana uji eksperimental skala laboratorium untuk bidang teknik sipil dan mitigasi bencana.
Evaluasi Eksperimental Pengaruh Horizon Prediksi pada Model Predictive Control (MPC) untuk Navigasi Otonom TurtleBot3 Burger Hariyanto Hariyanto; Muhammad Raihan Rifqo Ardandi; Soraya Putri Aulia; Yosef Dwi Krisnata; Yurixa Sakhinatul Putri
Electrices Vol 8 No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/ees.v8i1.8300

Abstract

Penelitian ini menyajikan evaluasi eksperimental pengaruh horizon prediksi pada Model Predictive Control (MPC) yang diterapkan untuk navigasi otonom robot mobile TurtleBot3 Burger berbasis ROS Noetic pada lingkungan nyata. Lima percobaan dilakukan dengan dua konfigurasi horizon prediksi, yaitu Np = 1 s (Percobaan 1, 3, dan 5) dan Np = 1.5 s (Percobaan 2 dan 4). Evaluasi dilakukan pada kondisi tanpa gangguan serta dengan adanya gangguan fisik berupa hambatan pada lintasan. Kinerja sistem dianalisis melalui pelacakan lintasan, respons kecepatan linear dan sudut, serta akurasi pelacakan yang diukur menggunakan Root Mean Square Error (RMSE) dan standard deviasi antar ulangan. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa konfigurasi Np = 1.5 s menghasilkan nilai RMSE rata-rata 1.0052 m (kisaran 0.3799–1.4112 m), lebih rendah 28% dibandingkan konfigurasi Np = 1 s dengan rata-rata 1.4059 m (kisaran 0.9551–2.2724 m), yang menunjukkan kestabilan galat secara keseluruhan lebih baik. Sebaliknya, horizon yang lebih pendek (Np = 1 s) memberikan respons koreksi yang lebih cepat dan agresif, dengan kecepatan linear maksimum sekitar ±0.22 m/s dan lonjakan kecepatan sudut hingga ±2 rad/s. Kedua konfigurasi tetap stabil dan mampu mencapai target meskipun terdapat gangguan fisik. Hasil ini menunjukkan bahwa panjang horizon prediksi berpengaruh signifikan terhadap kompromi antara responsivitas dan kestabilan pelacakan pada implementasi MPC di lingkungan nyata, sehingga pemilihan horizon perlu disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi navigasi robot mobile.