Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Rancang Bangun Antropometri Kit Berbasis IoT Terintegrasi dengan Sistem Analisis Tumbuh Kembang Anak untuk Pencegahan Stunting Noer Fajrin; Ian Josef Matheus Edward; Pingkan Aditiawati
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 12 No 1 (2026): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v12n1.79-90

Abstract

Masalah stunting masih menjadi isu serius di Indonesia karena berdampak jangka panjang terhadap kesehatan, perkembangan kognitif, dan produktivitas anak di masa depan. Berdasarkan data UNICEF dan WHO tahun 2022, Indonesia menempati peringkat ke-27 dari 154 negara dengan prevalensi stunting tinggi, serta peringkat ke-5 di Asia. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan Antropometri Kit berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan sistem analisis tumbuh kembang anak guna mendukung upaya pencegahan stunting. Sistem yang dikembangkan terdiri dari perangkat keras berupa timbangan dan infantometer digital, aplikasi mobile, serta dashboard pemantauan. Data hasil pengukuran dikirim melalui koneksi Bluetooth Low Energy ke aplikasi mobile, diteruskan ke server, dan dianalisis menggunakan rumus Z-score untuk menentukan status gizi anak. Penelitian dilakukan melalui survei kebutuhan, perancangan sistem, dan pengujian di laboratorium serta lapangan di Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Tasikmalaya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengukur dan menganalisis data antropometri dengan baik, serta mengategorikan status gizi anak secara otomatis. Performa aplikasi stabil hingga 1000 pengguna, meskipun terjadi peningkatan request failure pada beban di atas 1000 pengguna. Pengujian keamanan menunjukkan bahwa sistem berhasil menolak upaya login tidak sah (peretasan) melalui mekanisme autentikasi berbasis payload. Sistem ini terbukti efektif dalam mendukung proses pemantauan tumbuh kembang anak secara digital dan efisien.
Peningkatan Kompetensi Digital Siswa Sekolah Menengah Atas Melalui Pelatihan Koding dan Kecerdasan Buatan: Program Bina Talenta Indonesia Ihsan Tanama Sitio; Danu Jaya Saputro; Muhammad Giriarda Abrari; Cepi Ramdani; Noer Fajrin
INTEGRATIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): INTEGRATIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Kilau Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60041/integratif.v4i1.474

Abstract

This community service program aimed to develop the potential of senior high school students in the fields of coding and artificial intelligence (AI). The hands-on training was conducted online via Zoom Meetings for synchronous sessions and an LMS for quizzes and exercises from September 15 to November 25, 2025. 60 senior high school students from 13 provinces across Indonesia participated and were divided into three classes. The results indicate that students’ knowledge increased substantially, as reflected in the improvement in mean test scores across all classes: from 54.87 to 83.13 in Class A, from 65.31 to 80.56 in Class B, and from 62.83 to 70.93 in Class C. The program demonstrated a significant positive impact, particularly in enhancing participants’ knowledge of artificial intelligence (AI) and coding, as well as their technical skills and character development.
Optimasi Penjadwalan Proses Produksi Berbasis Laxity dengan Algoritma ELLF untuk SmartEdu Station Noer Fajrin; Yuliadi Erdani; Muhammad Avila Thirafi; Suharyadi Pancono; Cyndi Odilia Sumantri; Natasya Nareswari
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 11, No 2 (2026): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v11i2.25289

Abstract

Penjadwalan urutan eksekusi job pada mesin produksi merupakan keputusan operasional krusial yang memengaruhi throughput dan pemenuhan tenggat waktu. Di antara algoritma penjadwalan dinamis, pendekatan berbasis laxity dengan Least Laxity First (LLF) secara teoretis optimal namun mengalami laxity thrashing, yaitu peralihan konteks berlebihan ketika beberapa job memiliki nilai laxity yang sama. Penelitian ini mengimplementasikan Enhanced Least Laxity First (ELLF) sebagai perluasan LLF dengan mekanisme exclusion shield untuk menghilangkan thrashing, yang diadaptasi dari penjadwalan prosesor berskala tick mikrodetik ke skala waktu manufaktur berbasis tick detik. Algoritma diterapkan pada arsitektur IoT empat lapis berbiaya rendah menggunakan Raspberry Pi dengan tumpukan pemantauan InfluxDB dan Grafana, pada studi kasus mesin induction-forging baut. Pengujian mencakup dua skenario beban (underload dan overload) dengan delapan job periodik selama lima kali pengulangan independen. Hasil menunjukkan ELLF mencapai nol preemption pada kondisi overload (penurunan 100% dari 1,28 preemption/job pada LLF), dengan trade-off berupa kenaikan waktu tunggu sekitar 15% dan tardiness rata-rata 232 ms. Arsitektur IoT mendistribusikan telemetri penjadwal ke InfluxDB dengan latensi sub-detik tanpa mengganggu kinerja. Melalui pengujian simulasi perangkat lunak, penelitian ini membuktikan secara empiris bahwa pendekatan berbasis laxity, khususnya ELLF, efektif untuk penjadwalan produksi soft real-time pada arsitektur IoT berbiaya rendah. Sistem penjadwalan ini ditujukan untuk diintegrasikan pada SmartEdu Station.