Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Implementasi Kurikulum Inovatif dan Peningkatan Kemampuan HOTS Siswa Sekolah Dasar Resta Namara; Triana Nur Amelia; Ichsan Fauzi Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4533

Abstract

  Abstrak Pendidikan memiliki peran vital dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas untuk menghadapi tantangan di abad ke-21. Di Indonesia, Kurikulum Merdeka merupakan inovasi pendidikan yang dirancang untuk memberikan fleksibilitas dalam proses pembelajaran sekaligus menekankan pengembangan kompetensi peserta didik secara menyeluruh. Namun, di tingkat sekolah dasar, pembelajaran masih cenderung berfokus pada kemampuan berpikir tingkat rendah (Lower Order Thinking Skills/LOTS), sehingga menghambat keterlibatan aktif siswa dalam memahami dan mengaplikasikan materi dalam kehidupan sehari-hari. Melalui metode tinjauan pustaka, penelitian ini mengevaluasi hubungan antara penerapan kurikulum inovatif dan peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) pada siswa sekolah dasar. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berbasis HOTS, seperti pembelajaran kooperatif, inkuiri, pemecahan masalah, serta penggunaan teknologi dan media visual, efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan analitis siswa. Guru memiliki peran penting dalam menjalankan strategi ini dengan menciptakan suasana belajar yang aktif, kontekstual, dan menyenangkan. Penguatan HOTS di tingkat dasar diharapkan dapat mempersiapkan siswa agar lebih siap dan mandiri dalam menghadapi tantangan kompleks di masa depan.   Kata kunci: HOTS, kemampuan, kurikulum inovatif.
Menilik Konflik Rempang dan Pengakuan Pemerintah atas Hak-hak Masyarakat Adat Fina Nabilah; Fathiya Ayu Ramadhina; Triana Nur Amelia; Desta Kayla Triana; Intan Sulistiani; Iwan Ridwan Paturochman
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i4.4648

Abstract

Adakannya pembangunan Kawasan industri di Pulau Rempang menimbulkan konflik sengketa tanah antar masyarakat, pemerintah, dan juga PT. Makmur Elok Graha. masyarakat menganggap bahwa tanah yang akan menjadi tempat pembangunan tersebut adalah milik mereka yang diwariskan leluhur dari sebelum kemerdekaan, sedangkan ada Hak Guna Usaha yang diberikan oleh pemerintah kepada sebuah perusahaan, membuatnya menganggap bahwa tanah tersebut sudah bukan milik masyarakat. Ada berbagai sudut pandang yang berbeda-beda sehingga semakin merumitkan konflik. Setelah menilik dan menyelam lebih dalam terkait kasus ini dengan metode pendekatan kualitatif, menggabungkan beberapa data atau penelitian juga wawancara yang disiarkan di media social. Penulis menyimpulkan bahwa konflik ini terjadi karena kurangnya komunikasi pemerintah pada masyarakat juga kurangnya perhatian pemerintah pada hak-hak adat masyarakat adat sehingga menimbulkan kesalahpahaman dan rasa tidak terima dari masyarakat. Pemerintah perlu untuk menciptakan solusi yang adil bagi semua pihak yang terlibat.