Siti Nur Hikmah
Universitas Muhammadiyah Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Generasi Anti-Korupsi Terhadap Peran dan Tantangan Edukasi Antikorupsi pada Gen Z di Era Digital Kaela Isadora; Raifan Wahyu Satria; Rifna Angraini; Siti Nur Hikmah; Rahayu Lestari
Jurnal Akuntansi, Bisnis dan Ekonomi Indonesia (JABEI) Vol. 4 No. 1 (2025): JABEI
Publisher : Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jabei.v4i1.264

Abstract

Since they were raised in the internet age, Generation Z will play a crucial part in future initiatives to end corruption. In addition to outlining the difficulties encountered in its implementation, this study attempts to investigate how anti-corruption education shapes the anti-corruption character of this generation. In addition to formal education, Gen Z-friendly digital channels like social media and technology-based learning apps can also be used to deliver anti-corruption education. The primary barriers, however, include issues like low computer literacy, a lack of understanding of the consequences of corruption, and the role that a permissive social context plays in corruption.Through the use of a qualitative methodology, this study discovered that education founded on integrity values, cross-sector collaboration, and innovative technology use can be a successful strategy for producing a generation that is cognizant of and sensitive to the risks associated with corruption. These results are expected to aid in the creation of more inclusive and contemporary anti-corruption education initiatives in the digital age.
Pendampingan Manejemen Risiko Keselamatan dan Aset pada UMKM Rajutan Ceria Collection Zahra Amanda; Jesika Tiara Munda; Siti Nur Hikmah; Annie Mustika Putri
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/7msbnw61

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Namun, dalam menjalankan usahanya, UMKM sering menghadapi berbagai risiko operasional yang dapat memengaruhi keberlangsungan usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pendampingan mengenai manajemen risiko keselamatan kerja dan aset pada UMKM Rajutan Ceria Collection di Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, edukasi, dan pendampingan. Data diperoleh secara langsung dari pemilik usaha mengenai proses produksi, pengelolaan aset, dan kondisi keselamatan kerja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa risiko utama yang dihadapi UMKM meliputi kerusakan benang akibat kualitas pabrik, kehilangan aksesori perlengkapan, cedera ringan akibat penggunaan lem panas, serta belum adanya pencatatan inventaris yang terstruktur. Selain itu, persaingan usaha yang tinggi akibat kemudahan peniruan produk melalui internet juga menjadi tantangan bagi pelaku usaha. Melalui kegiatan pendampingan, pelaku UMKM memperoleh pemahaman mengenai identifikasi risiko, mitigasi risiko, keselamatan kerja, dan pentingnya pencatatan inventaris sederhana. Penerapan manajemen risiko sederhana diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasional, meminimalkan kerugian, dan mendukung keberlanjutan usaha.