This Author published in this journals
All Journal Sains Medisina
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Konseling Apoteker terhadap Peningkatan Kepatuhan Terapi Pasien DM: Narrative Review Melisa Yasmin; Dwi Aulia Ramdini; Ihsanti Dwi Rahayu; Nurma Suri
Sains Medisina Vol 4 No 4 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i4.1047

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi tinggi yang memerlukan terapi jangka panjang serta kepatuhan pasien yang optimal. Rendahnya kepatuhan terhadap terapi pada pasien diabetes meningkatkan risiko komplikasi serius, menurunkan kualitas hidup, serta membebani sistem pelayanan kesehatan. Salah satu intervensi penting untuk meningkatkan kepatuhan adalah konseling oleh apoteker yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pasien terhadap penyakitnya, kepatuhan dalam penggunaan obat, serta perbaikan hasil klinis. Tujuan dari narrative review ini adalah mengulas pengaruh konseling apoteker terhadap kepatuhan terapi pada pasien DM berdasarkan bukti empiris terkini. Artikel ditelusuri melalui database Google Scholar dan PubMed, menggunakan kata kunci yang relevan dan dibatasi pada tahun publikasi 2020–2025. Total terdapat 32 artikel yang ditemukan, 10 artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi: tersedia dalam full-text, open access, berbahasa Indonesia atau Inggris, dan secara spesifik meneliti intervensi konseling apoteker pada pasien diabetes. Hasil narrative review menunjukkan bahwa konseling apoteker secara signifikan meningkatkan kepatuhan konsumsi obat, menurunkan kadar glukosa darah puasa, menurunkan HbA1c, memperbaiki profil lipid, serta meningkatkan kualitas hidup pasien. Metode konseling bervariasi, mulai dari kunjungan rumah (home pharmacy care), pendekatan individual, hingga program komunitas seperti Prolanis. Secara keseluruhan, konseling apoteker terbukti efektif dan layak diintegrasikan secara berkelanjutan ke dalam layanan kefarmasian untuk mendukung keberhasilan terapi pada pasien DM.