Eny Mayasari
Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mapping Research on Digital Transformation and University Image: A Scopus-Based Bibliometric Analysis Riski Baroroh; Yus Mochamad Cholily; Dwi Priyo Utomo; Widayat Widayat; Eny Mayasari; Masdelima Azizah
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2026): MARCH 2026
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v18i1.9305

Abstract

Digital transformation has become a strategic priority in higher education, influencing not only institutional processes but also how universities are perceived by stakeholders. However, research on digital transformation and university image remains fragmented across disciplines.This study employs a quantitative bibliometric approach to systematically map global research on digital transformation and university image. A dataset of 331 publications indexed in Scopus (2018–2025) was retrieved using a structured search strategy. Data were cleaned and analyzed using Publish or Perish for citation metrics and VOSviewer for science mapping, including co-authorship, co-occurrence, and co-citation analyses.The findings reveal a significant increase in publications after 2020, indicating growing scholarly interest in the topic. Research output is geographically concentrated in countries such as Germany, China, and the United Kingdom, with strong international collaboration networks. Keyword co-occurrence analysis identifies four major thematic clusters: digital transformation and innovation, higher education governance and strategy, digital leadership and organizational change, and stakeholder perception and university image. The results suggest a shift from technology-focused discussions toward institutional and strategic perspectives.The study highlights an emerging conceptual convergence in which digital transformation is increasingly framed as an institutional capability linked to stakeholder experience and university image formation. Despite this development, gaps remain in the operationalization and measurement of university image within digital contexts.This study provides a comprehensive overview of the intellectual structure and evolution of the field, offering directions for future research and strategic insights for higher education institutions navigating digital transformation.
Penguatan Literasi Hukum Dalam Transaksi Jual Beli Untuk Meningkatkan Kepercayaan Ekonomi Di Desa Sampean Kabupaten Tapanuli Selatan Muhammad Faisal; Putoro Dongoran; Eny Mayasari; Nurantika Simatupang; Suci Alawiyah Harahap
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/ed5gxr08

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi hukum masyarakat dalam transaksi jual beli guna memperkuat kepercayaan ekonomi di Desa Sampean. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah rendahnya pemahaman terhadap aspek hukum dalam aktivitas ekonomi, seperti hak dan kewajiban para pihak, perjanjian, serta perlindungan konsumen. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi dengan pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan studi kasus sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap konsep transaksi jual beli dalam perspektif hukum ekonomi, termasuk pentingnya kejelasan perjanjian dan perlindungan hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Selain itu, masyarakat juga menunjukkan peningkatan kesadaran akan pentingnya bukti transaksi dan penyelesaian sengketa secara hukum. Pendekatan sosialisasi yang interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi dan pemahaman peserta. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam memperkuat literasi hukum serta meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam melakukan transaksi ekonomi. Dengan meningkatnya pemahaman hukum, diharapkan masyarakat dapat menjalankan aktivitas ekonomi secara lebih aman, adil, dan berkelanjutan