Marihot Manullang
Universitas Lancang Kuning

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Integrating IoT-Based Predictive Maintenance into Motorcycle Engineering Instruction: Effects on Vocational Students’ Diagnostic Competence Refi Putra Yandi; Marihot Manullang; Elvira Asril; Rizki Novendra; Yogo Turnandes; Parman Situmorang
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2026): MARCH 2026
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v18i1.9472

Abstract

This study investigates the application of Internet of Things (IoT) technology in predictive maintenance learning within Motorcycle Engineering courses at SMK Negeri 1 Kandis and its impact on improving student competence in the context of Industry 4.0. A quasi-experimental one-group pretest–posttest design was employed involving 64 students across Grades X, XI, and XII. Students participated in learning activities using IoT-based trainer media integrated with vehicle technical sensors. Data were collected through pretests, posttests, observations, and questionnaires, and analyzed using N-gain, paired t-tests, and effect size (Cohen’s d). Substantial improvements were observed across all grade levels. In Grade X, the mean score increased from 66 (pretest) to 95 (posttest) with Cohen’s d 3.7. In Grade XI, scores improved from 65 to 95 (d 27.7), and in Grade XII from 67 to 97 (d 37.6). The overall N-gain of 0.90 indicated a high level of improvement. Paired t-tests revealed statistically significant differences between pretest and posttest scores (p 0.05), demonstrating enhanced conceptual understanding, analytical skills, and readiness to meet automotive industry challenges. The findings confirm that integrating IoT technology into vocational learning effectively enhances student competence and aligns with Industry 4.0 demands. However, the absence of a control group and the short intervention duration limit generalizability. Future research should employ longitudinal designs and larger samples to validate these results and strengthen curricular integration strategies.
Optimalisasi Manajemen Proyek Konstruksi Berbasis Teknologi Digital: Studi Efisiensi Biaya dan Waktu pada Pembangunan Infrastruktur Perkotaan Marihot Manullang; Rini Rini
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 5 No. 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i2.796

Abstract

p Pembangunan infrastruktur perkotaan yang pesat di Indonesia menghadapi tantangan besar dalam hal efisiensi biaya dan waktu Keterlambatan proyek dan pembengkakan anggaran menjadi permasalahan umum yang berdampak pada kualitas layanan publik dan keberlanjutan pembangunan kota Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan teknologi digital dalam manajemen proyek konstruksi dengan fokus pada upaya optimalisasi efisiensi biaya dan waktu Studi ini menggunakan pendekatan campuran mixed method dengan studi kasus pada dua proyek infrastruktur di wilayah metropolitan Indonesia yang telah mengimplementasikan Building Information Modeling BIM sistem manajemen proyek berbasis cloud dan pemantauan menggunakan drone Data diperoleh melalui observasi lapangan wawancara mendalam serta analisis dokumen proyek sebelum dan sesudah penerapan teknologi digital Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital mampu mempercepat waktu pelaksanaan proyek sebesar 18 23 Persen dan menurunkan pemborosan biaya hingga 12 15 Persen Penerapan BIM terbukti efektif dalam mengurangi konflik desain meningkatkan akurasi estimasi dan mempercepat pengambilan keputusan Selain itu sistem monitoring real time melalui drone dan cloud platform meningkatkan transparansi serta akuntabilitas selama siklus proyek berlangsung Meskipun masih terdapat tantangan seperti keterbatasan kompetensi SDM dan resistensi terhadap perubahan teknologi digitalisasi manajemen proyek terbukti menjadi solusi strategis dalam menghadapi kompleksitas pembangunan infrastruktur perkotaan modern Rekomendasi diberikan untuk memperkuat kebijakan digitalisasi pelatihan teknis dan kolaborasi lintas sektor dalam rangka transformasi sektor konstruksi di Indonesia p
Pelatihan Tata Kelola Administrasi dan Strategi Manajemen Operasional bagi Koperasi Digital Berbasis Komunitas Khairuddin Tampubolon; Elazhari Elazhari; M. Ikrar Budijaya; Nurhalimah Sibuea; Marihot Manullang; Syamsul Bahri Arifin; Darmawan Sriyanto
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i2.836

Abstract

p Perkembangan teknologi digital telah memberikan peluang dan tantangan baru bagi pengelolaan koperasi, khususnya koperasi berbasis komunitas yang berorientasi pada ekonomi kerakyatan. Di tengah transformasi menuju era Society 5.0, koperasi dituntut untuk mampu beradaptasi dengan sistem administrasi dan manajemen operasional berbasis digital guna meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi kelembagaan. Namun demikian, masih banyak koperasi komunitas yang mengalami keterbatasan dalam penguasaan teknologi, rendahnya literasi digital pengurus, serta lemahnya sistem manajerial yang sistematis. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dirancang dalam bentuk pelatihan daring yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengurus koperasi dalam mengelola administrasi digital dan menerapkan strategi manajemen operasional yang adaptif. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup identifikasi kebutuhan mitra koperasi, penyusunan modul pelatihan kontekstual, pelaksanaan pelatihan daring melalui Zoom Meeting, serta evaluasi dan tindak lanjut. Materi pelatihan mencakup digitalisasi pencatatan keuangan, manajemen dokumen kelembagaan, penyusunan SOP, dan penggunaan aplikasi manajemen koperasi seperti Google Workspace dan BukuKas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap administrasi digital sebesar 35 Persen, serta meningkatnya kemampuan manajerial dalam menyusun rencana kerja, SOP, dan indikator kinerja koperasi. Selain itu, metode pelatihan daring dinilai efektif oleh 92 Persen peserta karena fleksibel dan mampu menjangkau koperasi di wilayah terpencil. Hal ini mendukung temuan Knowles et al. yang menekankan efektivitas pembelajaran orang dewasa melalui pendekatan berbasis pengalaman dan praktik langsung. Namun demikian, tantangan seperti keterbatasan perangkat digital dan infrastruktur internet masih menjadi kendala bagi sebagian koperasi peserta. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan daring dapat menjadi solusi strategis dalam mendukung transformasi koperasi berbasis komunitas menuju tata kelola yang modern dan profesional. Diperlukan upaya kolaboratif antara perguruan tinggi, pemerintah, dan koperasi itu sendiri untuk menciptakan ekosistem pembelajaran digital yang berkelanjutan, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan koperasi akar rumput di era digital.
Pelatihan Tata Kelola Administrasi dan Strategi Manajemen Operasional bagi Koperasi Digital Berbasis Komunitas Khairuddin Tampubolon; Elazhari Elazhari; M. Ikrar Budijaya; Nurhalimah Sibuea; Marihot Manullang; Syamsul Bahri Arifin; Darmawan Sriyanto
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/jbnmne15

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memberikan peluang dan tantangan baru bagi pengelolaan koperasi, khususnya koperasi berbasis komunitas yang berorientasi pada ekonomi kerakyatan. Di tengah transformasi menuju era Society 5.0, koperasi dituntut untuk mampu beradaptasi dengan sistem administrasi dan manajemen operasional berbasis digital guna meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi kelembagaan. Namun demikian, masih banyak koperasi komunitas yang mengalami keterbatasan dalam penguasaan teknologi, rendahnya literasi digital pengurus, serta lemahnya sistem manajerial yang sistematis. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dirancang dalam bentuk pelatihan daring yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengurus koperasi dalam mengelola administrasi digital dan menerapkan strategi manajemen operasional yang adaptif. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup identifikasi kebutuhan mitra koperasi, penyusunan modul pelatihan kontekstual, pelaksanaan pelatihan daring melalui Zoom Meeting, serta evaluasi dan tindak lanjut. Materi pelatihan mencakup digitalisasi pencatatan keuangan, manajemen dokumen kelembagaan, penyusunan SOP, dan penggunaan aplikasi manajemen koperasi seperti Google Workspace dan BukuKas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap administrasi digital sebesar 35%, serta meningkatnya kemampuan manajerial dalam menyusun rencana kerja, SOP, dan indikator kinerja koperasi. Selain itu, metode pelatihan daring dinilai efektif oleh 92% peserta karena fleksibel dan mampu menjangkau koperasi di wilayah terpencil. Hal ini mendukung temuan Knowles et al. yang menekankan efektivitas pembelajaran orang dewasa melalui pendekatan berbasis pengalaman dan praktik langsung. Namun demikian, tantangan seperti keterbatasan perangkat digital dan infrastruktur internet masih menjadi kendala bagi sebagian koperasi peserta. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan daring dapat menjadi solusi strategis dalam mendukung transformasi koperasi berbasis komunitas menuju tata kelola yang modern dan profesional. Diperlukan upaya kolaboratif antara perguruan tinggi, pemerintah, dan koperasi itu sendiri untuk menciptakan ekosistem pembelajaran digital yang berkelanjutan, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan koperasi akar rumput di era digital.