Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH POSITIF BUDAYA K-POP TERHADAP REMAJA Fathiyah Rahmah; Desy Safitri; Sujarwo
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i4.4779

Abstract

Budaya K-Pop merupakan fenomena budaya korea di tingkat global yang mempengaruhi dunia internasional. Dalam dekade terakhir, gelombang Hallyu atau "Korean Wave" telah memasuki kehidupan sehari-hari banyak remaja di seluruh dunia, termasuk Indonesia. K-POP adalah singkatan dari Korean POP, adanya istilah ini mengacu pada musik populer dari Korea Selatan yang mencakup dari berbagai genre musik. K-POP ini juga merupakan ungkapan yang sering digunakan untuk mendeskripsikan jenis musik, lagu, dan tarian yang diproduksi oleh seorang idol dari Korea Selatan, termasuk girl grup, boy band, dan artis solo. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara kualitatif pengaruh positif budaya K-Pop terhadap remaja. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dan didukung oleh survei literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya K-Pop memiliki pengaruh positif terhadap remaja yaitu membuat remaja menguasai bahasa korea, memiliki banyak teman, termotivasi, memiliki usaha dari K-Pop, menjadi Inspirasi di dunia fashion, dan dapat mengetahui citra diri.
Mengeksplor 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Untuk Mendukung Indonesia Emas 2045 Fitri Rohmah; Fathiyah Rahmah; Jessika Nacha Sari; Alia Amalia; Shahibah Yuliani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.3810

Abstract

Generasi muda Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan akibat arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi digital, seperti kemerosotan moral, hoaks, ketergantungan media sosial, gaya hidup konsumtif, hingga ancaman privasi. Menyikapi hal ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah meluncurkan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat untuk menanamkan tujuh kebiasaan positif sejak dini. Artikel ini bertujuan mengkaji kontribusi gerakan tersebut dalam membangun karakter anak menggunakan pendekatan kajian literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, secara signifikan membentuk karakter anak yang sehat, disiplin, spiritual, dan tangguh. Namun, implementasi menghadapi kendala seperti minimnya peran orang tua, pengaruh digitalisasi, dan ketimpangan fasilitas.  Meski begitu, kebiasaan ini tetap berkontribusi terhadap pencapaian SDG 2, 3, 4, 16, dan 17. Temuan juga menegaskan bahwa sinergi antar stakeholder, termasuk keluarga, sekolah, pemerintah, masyarakat, dan media menjadi kunci keberhasilan program ini.