Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Budaya Sekolah Dalam Program Kunjungan Supervisi Akademik Di Mtsn Palopo Muhammad Reyhan Khaliq Machfud; Andi Arif Pamessangi; Erwatul Efendi
Educate : Journal of Education and Learning Vol. 4 No. 1 (2026): Educate : Journal of Education and Learning
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/educate.v4i1.1640

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana budaya sekolah membentuk sikap dan respons warga sekolah dalam menerima kunjungan supervisi akademik di MTsN Palopo. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah tercermin dalam disiplin administratif, pola komunikasi yang terstruktur antara kepala madrasah, guru, dan pengawas, serta praktik kolaboratif dalam mempersiapkan proses pembelajaran. Dalam konteks ini, supervisi akademik dipahami bukan sekadar sebagai mekanisme kontrol administratif, tetapi sebagai proses pembinaan profesional yang mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. Selain itu, nilai lokal sipakatau yang menekankan prinsip saling menghargai berperan dalam membentuk interaksi yang konstruktif antara pengawas dan warga sekolah, sehingga menciptakan penerimaan yang lebih positif terhadap kegiatan supervisi. Faktor pendukung meliputi tanggung jawab profesional guru, komunikasi yang baik dengan pengawas, serta pembinaan internal yang berkelanjutan. Adapun faktor penghambat berkaitan dengan variasi kesiapan individu guru, ketidakhadiran pada jadwal supervisi tertentu, dan keterbatasan tindak lanjut pendampingan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian manajemen pendidikan dengan menunjukkan bahwa integrasi budaya sekolah dan nilai lokal dapat memperkuat praktik supervisi akademik yang lebih reflektif, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan profesional guru.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM TERHADAP PEMBINAAN KUALITAS BACA TULIS AL-QUR’AN SANTRI PADA TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN MASJID JAMI’ TUA KOTA PALOPO Mega Lestari J; Alauddin Alauddin; Erwatul Efendi; Aimuddin Aimuddin; Sarmila Sarmila
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4490

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Implementasi Manajemen Pendidikan Islam Terhadap Pembinaan Kualitas Baca Tulis Al-Qur’an Santri di Taman Pendidikan Al-Qur’an Masjid Jami’ Tua Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk: menemukan, menganalisis dan mendeskripsikan Implementasi manajemen pendidikan Islam terhadap pembinaan kualitas baca tulis Al-Qur’an santri di Taman Pendidikan Al-Qur’an Masjid Jami’ Tua Palopo; menemukan, menganalisis, dan mendiskripsikan Tantangan implementasi manajemen pendidikan Islam terhadap pembinaan kualitas baca tulis Al-Qur’an santri di Taman Pendidikan Al-Qur’an Masjid Jami’ Tua Palopo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif penelitian ini termasuk penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek atau informan penelitian ini yaitu guru ustadz/ustadzah TPA dan kepala TPA Masjid Jami’ Tua Palopo. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data adalah data collection, data condensation, data display, verification.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Implementasi manajemen pendidikan Islam terhadap pembinaan kualitas baca tulis Al-Qur’an santri di TPA Masjid Jami’ Tua Palopo mencakup 4 aspek penting berdasarkan fungsi manajemen menunjukkan bahwa implementasi manajemen pendidikan Islam terhadap pembinaan kualitas baca tulis Al-Qur’an santri dilakukan dengan terstruktur, yang didukung oleh penerapan metode An-Nahidyah yang efektif. 2) Tantangan implementasi manajemen pendidikan Islam terhadap pembinaan kualitas baca tulis Al-Qur’an santri di TPA Masjid Jami’ Tua Palopo terbagi menjadi dua, yaitu: Tantangan internal, perbedaan kecepatan belajar santri dan perubahan motivasi serta semangat belajar santri. Tantangan eksternal, faktor sosial kurangnya partisipasi aktif orang tua dalam mendukung pembelajaran santri di rumah, faktor budaya maraknya budaya popular yang tidak sesuai dengan ajaran Islam, faktor ekonomi keterbatasan ekonomi orang tua santri.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARA MICROLEARNING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 585 PADANG MA’BUD KABUPATEN LUWU Karmila Karmila; Makmur Makmur; Erwatul Efendi
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7975

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Penerapan Metode Pembelajaran Microlearning dalam Meningkatkan Motivasi Peserta Didik pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas V Sekolah Dasar Negeri 585 Padang Ma’bud Kabupaten Luwu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti melalui penerapan metode pembelajaran berbasis microlearning. Penelitian dilakukan di SDN 585 Padang Ma’bud Kabupaten Luwu dengan subjek peserta didik kelas V. Jenis penelitian yang digunakan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan mengacu pada model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengumpulan data, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik secara signifikan. Persentase motivasi belajar meningkat dari 48,27% (kategori rendah) pada pra siklus menjadi 62,60% (kategori sedang) pada siklus I, dan mencapai 88,53% (kategori tinggi) pada siklus II. Penerapan microlearning melalui penyajian video pembelajaran singkat, infografis, serta kuis interaktif terbukti efektif dalam menumbuhkan motivasi, semangat, dan partisipasi aktif peserta didik. Peserta didik mengungkapkan bahwa pembelajaran terasa lebih menarik, mudah dipahami, dan menyenangkan. Metode microlearning terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik baik secara kuantitatif maupun kualitatif, sekaligus memperkuat implementasi nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.